7 Cara Mempercepat Loading Website Dengan Mudah

7 Cara Mempercepat Loading Website Dengan Mudah

Sebagian besar pengunjung tidak betah menunggu website yang loading-nya lama. Paling lama penungguan mereka adalah 4 sampai 5 detik.

Lebih dari ukuran itu, mereka berpindah ke website lain. Hal inilah akibat dari loading website terlalu lama.

Namun, blogger tidak perlu khawatir dengan hal ini. Karena saat ini sudah banyak cara mempercepat loading website hingga ke ukuran kurang dari 3 detik.

Tentunya, teknik ini bisa membuat website lebih disukai pengunjung yang efeknya peluang mendapatkan ajakan bisnis dari pengiklan juga besar.

Cara Mempercepat Loading Website

Pada artikel berikut ini, kami akan memberikan tutorial cara mempercepat loading website khususnya di Wordpres. Teknik ini tidak sulit dan blogger tidak perlu ahli programming untuk bisa melakukannya.

Artikel ini memang dikhususkan untuk blogger pemula yang tidak hanya ingin website-nya di boost retensi oleh pengunjung. Tetapi lebih jauh dari itu, tutorial ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan optimasisasi SEO. Ini dia tutorial-nya silakan di simak.

1). Mengetes Kecepatan WordPress

Cara yang pertama dan yang paling mendasar adalah melakukan pengecekan pada website. Jika hasilnya sudah memuaskan, maka tidak perlu lagi blogger melakukan aktivitas programming apapun. Namun, jika sebaliknya, maka tindakan percepatan harus dilakukan.

Ada banyak sekali fitur yang bisa digunakan untuk mengetes kecepatan loading website. Diantaranya adalah Google Page speed Insights dan Yslow Results. Mengombinasikan keduanya juga bisa dilakukan.

2). Menghapus Plugin dan Tema

Melakukan bongkar pasang plugin dan tema di Wordpres merupakan hal yang wajar. Karena dengan aktivitas ini, tampilan website lebih menarik, modern dan elegan. Apalagi jika fitur yang diunduh mengusung konsep kekinian.

Namun terkadang yang tidak diperhatikan oleh para blogger adalah fungsi dari plugin baru ternyata sama dengan plugin yang diunduh lebih dahulu.

Yang membedakan paling ikon atau gambarnya saja. Akibatnya, plugin menumpuk dan membuat loading website menjadi terhambat.

Maka dari itu, pastikan ketika blogger melakukan optimasisasi WordPress, rilis terlebih dahulu plugin yang digunakan dan yang tidak.

Selanjutnya non aktifkan plugin yang tidak dibutuhkan tadi supaya kecepatan loading Wordpres kembali normal.

3). Minify CSS, HTML, dan Java Script

Salah satu cara meningkatkan kecepatan loading Wordpres yang juga manjur adalah menggunakan minify. Fungsi dari fitur ini adalah mengurangi kapasitas file front-end dan script.

Caranya adalah minify melakukan penghapusan terhadap karakter yang tidak dibutuhkan baik seperti space maupun komentar yang ada pada file blog.

Hasil dari aktivitas di atas adalah loading web lebih cepat sekalipun blogger tidak menggunakan bulk yang baru. Untuk mendapatkan hasil maksimal, minify harus yang update seperti autoptimize maupun Total Cache.

4). Mengaktifkan Gzip Compression

Cara keempat ini hampir sama dengan minify file. Namun, untuk yang satu ini sistemnya berbentuk compression dengan menggunakan fitur Gzip.

Konsep ini bermakna, file tidak berada di dalam website tetapi disimpan di server tertentu. Jika ada yang mengakses, maka file baru bisa dikeluarkan dan ditampilkan di website.

Perlu diketahui, semakin banyak data resource yang tersimpan di website, loading web akan bermasalah. Maka dari itu, jika Gzip compression diaktifkan, resource akan berkurang. Tetapi tidak hilang melainkan hanya dipindahkan saja.

5). Mengoptimasi Gambar

Gambar diam dan jumlahnya sedikit tidak akan mengganggu website. Namun jika ukuran gambar besar-besar, sekalipun tidak banyak, efeknya tetap bisa melemahkan kecepatan loading. Apalagi jika resolusi gambarnya cukup tinggi.

Maka dari itu, jika blogger tidak bisa menghindari penggunaan gambar jenis di atas, lebih baik lakukan optimasisasi semua image. Perangkat pendukungnya juga sudah ada seperti Smush Image Compression. Dengan aplikasi milik plugin Wordpres ini, loading web lebih cepat tetapi tidak perlu menghapus gambar.

6). Membagi Konten yang Panjang Menjadi Halaman Kecil

Para blogger tentu sudah kenal dengan istilah pagination. Sistem ini merupakan teknik mempercepat loading web dengan cara membagi artikel yang panjang menjadi beberapa halaman. Nantinya, interface akan dimunculkan satu persatu di halaman depan website.

Biasanya sistem ini dilakukan blogger untuk mencegah masuknya ribuan komentar secara bersamaan di halaman website. Karena efeknya jika dibiarkan, bandwith akan kacau dan website menjadi lemot.

Nah dengan sistem ini, blogger bisa mengelola secara mandiri jumlah komentar yang masuk ke dalam web di setiap satu publish. Sehingga, tampilan web lebih bersih, minimalis, kecepatan peralihan web juga lebih tinggi.

7). Meng-upgrade Versi PHP

Tutorial cara mempercepat loading Wordpres yang terakhir adalah meng-upgrade web ke versi PHP. Seperti diketahui performa Wordpres dinamis bergerak. Artinya web masih bisa diupgrade agar performanya lebih tinggi.

Jika di perbarui ke PHP lebih baik gunakan PHP 7 karena loading prosesnya lebih cepat 100% dibandingkan PHP 5.

Itulah beberapa cara mempercepat loading di Wordpres. Silakan lakukan jika ingin website bebas lemot sehingga pengunjung semakin suka berlama-lama selancar di sana.

Tinggalkan komentar