Cara Optimasi Off Page untuk Website Baru (Bagi Pemula)

Cara Optimasi Off Page untuk Website Baru – Bagi seorang blogger tentu menginginkan website atau blognya berada di posisi teratas dalam mesin pencarian seperti Google.

Salah satu cara meningkatkan trafik website yaitu dengan melakukan optimasi offpage pada situs Anda.

Berbeda dengan optimasi onpage yang berkaitan dengan konten website, optimasi offpage berkaitan tindakan mengoptimalkan situs di luar website itu sendiri, seperti backlink.

Ada beberapa cara optimasi offpage untuk website yang bisa Anda lakukan. Apa saja yang harus dilakukan? Simak ulasannya berikut ini!

Mengapa Optimasi Offpage pada Website Baru Penting?

Melakukan optimasi offpage sangatlah penting, khususnya bagi website baru sehingga bisa berkembang dan memiliki trafik yang tak kalah tinggi dengan website-website berumur.

Optimasi offpage bertujuan untuk membangun audiens dan menarik pengguna internet agar mengunjungi situs Anda. Berikut ini pentingnya melakukan SEO offpage pada website Anda.

  • Membantu meningkatkan peringkat SERP (Search Engine Result Page). Artinya membantu halaman website Anda muncul di halaman pencarian esuai kata kunci yang dimasukkan.
  • Meningkatkan page rank. Page range merupakan algoritma yang berfungsi menentukan situs mana yang populer sehingga muncul di pencarian teratas.
  • Untuk mendapatkan unique visitor pada website. Unique visitor adalah pengunjung unik atau berbeda yang mengunjungi website Anda.
  • Membantu meningkatkan reputasi website. Optimasi offpage akan membantu meningkatkan reputasi website Anda oleh mesin pencari.

Faktor yang Mempengaruhi SEO Offpage

SEO offpage berfokus pada tindakan membangun jaringan link untuk meningkatkan halaman website Anda.

Artinya, untuk melakukan optimasi offpage, Anda diharapkan mampu membangun backlink yang berkualitas. Dalam hal ini, ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi SEO offpage, diantaranya sebagai berikut:

1). Reputasi Website

Jika ingin memasang website dalam situs Anda, pilih website yang memiliki reputasi yang baik di mata Google.

Anda bisa menilai dan mempertimbangkan dari konten dan interaksi yang terjadi di dalam website tersebut.

Jika banyak stigma negatif di dalamnya, bahwa mengandung unsur plagiarisme, sebaiknya pertimbangkan kembali dan berhati-hati jika memasang website dalam halaman Anda.

2). Anchor Backlink

Anchor merupakan teks yang disisipkan link ke website itu sendiri. Teks yang digunakan tersebut biasanya merupakan kata kunci (keyword) dari artikel yang berkaitan.

Namun, jangan gunakan teks anchor secara berulang-ulang, karena tidak akan berdampak positif bagi website Anda. Google hanya akan menggunakan anchor pertama yang Anda buat dalam konten artikel.

3). Kualitas Backlink

Perhatikan juga backlink yang ingin Anda gunakan, mulai dari umur domain, keaktifan situs reputasi website, dan kualitas konten yang ada di halaman tersebut.

Kualitas backlink juga bisa dilihat dari penempatan backlink itu sendiri. Backlink yang baik ditanamkan dalam sebuah teks atau dikenal dengan istilah contextual link.

Baca Juga : Ciri Backlink Berkualitas

4). Keunikan Backlink

Penting juga untuk memperhatikan keunikan backlink yang Anda gunakan. Menanamkan backlink dari domain saja tidaklah cukup, bahwa bisa juga dianggap sebagai spam.

Anda perlu menanamkan beberapa link untuk menjaga keberagaman (keunikan) backlink.

5). Aktivitas Sosial

Selanjutnya, aktivitas sosial website juga berpengaruh pada optimasi offpage. Aktivasi sosial dapat diukur dengan seberapa banyak postingan yang telah di share ke media sosial secara positif. Artinya tidak mengandung hal-hal negatif maupun melakukan spam.

Optimasi SEO offpage dapat mencakup berbagai aspek, bukan hanya kualitas konten di dalam website tersebut.

Namun, mencangkup pula bagaimana blogger mengarahkan satu artikel ke artikel lain secara berkesinambungan.

Bagaimana Cara Optimasi Offpage Website Baru yang Tepat?

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan trafik blog dengan cara optimasi offpage.

1). Membuat Link Building dan Guest Blogging

Link building merupakan membangun tautan dari situs website lain ke website Anda.

Mesin pencari seperti Google akan mendeteksi tautan atau link yang mengarah ke website Anda.

Adanya link yang mengarah ke website Anda, menandakan bahwaa situs Anda cukup relevan dan bernilai karena digunakan sebagai tautan website lain.

Namun, Anda perlu berhati-hati dalam membangun tautan tersebut. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, diantaranya:

  • Adanya relevansi konten dan website lain dengan konten dalam website Anda.
  • Adanya anchor text link yang diarahkan ke situs Anda.

Tak hanya link building, Anda juga perlu membuat guest blogging. Apa itu guest blogging?

Guest blogging merupakan suatu teknik melakukan optimasi SEO offpage dengan cara membuat postingan di halaman web lain.

Website tersebut berfungsi untuk mengarahkan link ke situs pribadi Anda. Untuk menuliskan guest blogging, Anda bisa menggunakan tool khusus sekaligus melakuan link building yang tepat.

2). Memanfaatkan Social Media dan Social Bookmark

Gunakan sosial media yang Anda miliki untuk membangun backlink website Anda.

Cantumkan domain website Anda di profil akun media sosial yang Anda miliki. Anda juga bisa menyertakan domain website pada setiap postingan.

Beberapa media sosial yang berpotensi untuk melakukan optimasi website yaitu Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, dan sebagainya.

Google akan mendeteksi link yang Anda sebarkan di media sosial, sebagai total link yang terhubung dengan website Anda.

Anda juga bisa memanfaatkan social bookmark agar optimasi offpage website lebih maksimal.

Caranya, Submit artikel website Anda dengan menggunakan sit generated konten, misalnya Kompasiana, Medium, maupun Slidshare.

Hal tersebut untu memasukkan konten artikel yang sudah Anda tulis dan mengarahkan ke domain website pribadi Anda.

Baca Juga : Fungsi Internal Linking

3). Menggunakan Bantuan Situs Penyedia Backlink

Tidak ada salahnya memanfaatkan situs penyedia backlink untuk membantu optimasi offpage website baru Anda.

Beberapa situs backlink yang bisa Anda manfaatkan adalah Folkd.com dan Yelp.com.

Daftarkan website Anda ke dalam situs tersebut, sehingga website Anda akan menjadi bagian dari website mereka.

Folkd.com dan Yelp.com merupakan situs backlink gratis sehingga cocok digunakan oleh blogger pemula.

4). Meninggalkan Komentar dalam Blog

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah berkomentar dalam situs website lain.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat meninggalkan komentar disana. Jangan sampai komentar Anda dianggap spam oleh Google sehingga merusak reputasi Anda. Berikut prinsip berkomentar di blog atau website agar tidak masuk dalam kategori spam:

  • Berikan komentar yang sesuai dengan isi artikel.
  • Jangan menyertakan URL di komentar.
  • Pasang gravatar jelas pada profil yang Anda gunakan.

Ketiga cara tersebut akan membantu meningkatkan reputasi Anda dimata Google tanpa terindikasi sebagai spam.

5). Aktif dalam Forum

Cobalah mencari forum-forum yang relevan dengan konten website Anda. Hal ini memberikan kesempatan kepada Anda untuk membagikan konten artikel website Anda yang dibutuhkan oleh anggota forum.

Tak hanya sekedar membagikan konten, Anda juga perlu aktif berinteraksi dan bahkan menjalin kerja sama yang baik dengan mereka. Dengan demikian, secara bertahap akan meningkatkan visitor website Anda.

Nah, itulah beberapa cara optimasi offpage untuk website baru Anda. Lakukan optimasi onpage maupun offpage pada situs Anda, sehingga mampu memiliki rating yang tinggi dalam mesin pencarian.

Baca Juga : Cara Menulis Artikel SEO Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *