Panduan dan Cara Budidaya Jagung Manis

Cara Budidaya Tanaman Jagung Manis – Jagung merupakan salah satu tanaman yang sangat berperan penting secara komersial bagi masyarakat Indonesia. Sehingga, tanaman jagung dijadikan sebagai tanaman yang paling banyak dibudidayakan bagi para pelaku budidaya.

Panduan dan Cara Budidaya Jagung Manis

Panduan dan Cara Budidaya Jagung Manis

Pada umumnya, jagung yang sering dibudidayakan adalah jagung manis atau dalam bahasa latin dikenal dengan istilah Zea mays.

Perbedaan jagung manis dengan jagung lainnya adalah rasa manis yang diberikan karena terbentuk dari rantai polisakarida sehingga membuat butir biji pada jagung berkeriput.

Namun, rasa manis pada jagung manis tidak akan bertahan lebih dari empat hari. Jagung manis biasa dimanfaatkan dalam bentuk olahan seperti jagung bakar, rebus, bubur, dan lainnya.

Sebelum melakukan budidaya jagung manis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar budidaya jagung manis dapat berhasil hingga memasuki masa panen. Berikut adalah panduan teknik dan cara budidaya jagung manis yang dapat dijadikan sebagai pedoman budidaya.

Varietas Jagung Manis

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa verietas atau jenis jagung manis yang dapat dijadikan bibit budidaya. Beberapa verietas tersebut dapat diperoleh di toko-toko pertanian.

  • Sweet Boy

Varietas jagung manis sweet boy memiliki beberapa keunggulan seperti tahan terhadap berbagai serangan hama dan dapat tumbuh dengan sangat baik.

  • Bisi Sweet 2

Merupakan varietas jagung manis yang juga tahan terhadap serangan penyakit, namun hasil panen yang dihasilkan tidak maksimal.

  • Master Sweet

Merupakan jenis jagung manis yang memiliki tingkat rasa manis yang tinggi dengan hasil panen yang optimal.

  • Bicolour Sweet

Merupakan jenis jagung manis yang memiliki kombinasi warna yang unik dengan tingkat pertumbuhan yang sama antara satu dan lainnya.

  • Bonanza

Varietas jagung meenis bonanza memiliki daya simpan yang tinggi sehingga jenis jagung manis yang satu ini sangat banyak digunakan dalam budidaya jagung manis.

  • Talenta

Merupakan jenis jagung manis yang memiliki kadar gula rendah. Meskipun demikian, jenis jagung manis talenta dapat kebal terhadap penyakit.

  • Sweet Lady

Merupakan jenis varietas jagung manis yang memiliki kadar gula yang sangat tinggi.

Baca Juga : Klasifikasi Tanaman Jagung

Pengolahan Area Budidaya

Jagung manis merupakan jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan kondisi tanah yang gembur dengan kandungan unsur hara yang tinggi. Derajat keasaman tanah yang tepat untuk area budidaya jagung manis adalah 5.6 hingga 7.5.

Jagung manis dapat tumbuh dengan baik apabila berada pada ketinggian 1.000 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut dengan ketinggian optimal yaitu 50  hingga 600 meter di atas permukaan laut.

Suhu yang baik dalam budidaya jagung manis berada diantara 23°C hingga 30°C dengan curah hujan sekitar 85 hingga 200 mm per bulan.

Budidaya jagung manis ditata dengan pembuatan bedengan yang sudah dicampurkan dengan pupuk kandang sebagai pupuk awal.

Penanaman Bibit Jagung

Penanaman bibit dapat dilakukan secara langsung pada bedengan yang telah dibuat lubang dengan kedalaman 3 hingga 5 cm. Pada setiap lubang diberikan dua butir bibit jagung manis. Dalam melakukan budidaya jagung manis, pastikan sudah mengatur jarak antar tanaman seluas 100cm x 40 cm.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan dan pemeliharaan budidaya jagung manis meliputi penyiraman, penyiangan, penjarangan, pemupukan lanjutan, dan pemberantasan hama.

  • Pengairan

Jagung manis merupakan tanaman yang membutuhkan air dengan intensitas tinggi, apalagi pada masa penanaman bibit jagung. Sehingga, penyiraman harus rutin dilakukan setiap hari demi menjaga nutrisi dan kelembaban area budidaya jagung manis.

  • Penyulaman

Penyulaman dapat dilakukan setelah satu minggu pasca penanaman bibit jagung manis. Proses penyulaman ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan bibit jagung manis, apakah mampu tumbuh atau tidak.

  • Penjarangan

Penjarangan tanaman jagung manis sudah dapat dilakukan ketika tanaman tersebut sudah berusia satu minggu.

  • Pemupukan Lanjutan

Pemupukan lanjutan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan budidaya jagung manis dengan memberikan pupuk kompos atau pupuk kandang.

  • Hama dan Penyakit Tanaman Jagung Manis

Mengetahui beberapa jenis hama dan penyakit yang meyerang tanaman jagung manis berguna untuk melakukan pencegahannya. Beberapa hama dan penyakit tersebut adalah ulat daun, ulat tanah, lalat bibit, hama lundi, dan lainnya.

Sementara itu, penyakit yang dapat menyerang tanaman jagung manis diantaranya adalah cendawan, karat, dan bercak ungu.

Pemanenan

Budidaya jagung manis dapat dilakukan setelah berusia 86 hingga 96 hari pasca penanaman.

Pemanenan tersebut dikategorikan sesuai kebutuhan konsumen seperti baby corn dapat dipanen apabila diameter sudah berukuran 1 hingga 2 cm, jagung rebus atau jagung bakar dapat dipanen setelah matang susu, dan jagung untuk konsumsi dan bahan pangan dapat dipanen apabila telah dinyatakan matang secara fisiologis.

Pemanenan budidaya jagung manis dapat dilakukan dengan mematahkan tangkai buah. Setelah pemanenan dilakukan, beberapa hal yang mesti diperhatikan adalah pengupasan, pengeringan, pemipilan, dan penyortiran.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *