Cara Pengendalian Hama dan Penyakit pada Ubi Jalar

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit pada Ubi Jalar – Ubi jalar (Ipomoea batatas), adalah tumbuhan yang tergolong keluarga Convolvulaceae yang ditanam untuk akar penyimpanannya yang dapat dimakan.

Tanaman ubi jalar bercabang-cabang, merambat dengan daun yang berbentuk spiral, berbentuk hati, dan bunga berwarna putih atau lavender.

Tanaman ini memiliki akar yang membesar yang disebut umbi-umbian yang bertindak sebagai penyimpan energi untuk tanaman. Umbi-umbian bisa bervariasi dalam bentuknya dan dapat berwarna merah, kuning, coklat, putih atau ungu.

Tanaman merambat ubi jalar bisa mencapai panjang 4 m (13 kaki) dan tanaman biasanya ditanam secara tahunan, dipanen setelah satu musim tanam. Ubi jalar juga bisa disebut ubi atau kentang Spanyol dan berasal dari Amerika Tengah.

Hama dan Penyakit Umum

1). Bintik daun Alternaria dan busuk daun & batang

Penyebab : Jamur Alternaria spp.

Gejala :

  • Lesi (semacam luka) coklat pada daun dengan bentuk lingkaran
  • Lesi biasanya terbatas pada daun yang lebih tua dan terkadang dikelilingi oleh lingkaran kuning
  • Lesi oval kecil abu-abu-hitam dapat terjadi pada batang dan tangkai daun, terkadang ada pada dedaunan juga
  • Lesi pada batang dan tangkai daun membesar dan sering menyatu mengelilingi batang
  • Kerontokan juga dapat terjadi

Uraian :

  • Busuk daun & batang jauh lebih merusak daripada bintik-bintik daun yang disebabkan oleh Alternaria
  • Busuk daun & batang adalah penyakit parah ubi jalar di Afrika Timur dan juga telah dilaporkan ada di Asia, Amerika Selatan, dan Kuba

Pengendalian :

  • Hancurkan semua sisa tanaman ubi jalar yang terjangkiti segera setelah panen
  • Tanam varietas ubi jalar yang resisten jika tersedia
  • Tanamkan benih ubi jalar yang bebas penyakit.

2). Busuk hitam

Penyebab : Jamur Ceratocystis fimbriata

Gejala :

  • Tanaman kerdil
  • Tanaman layu
  • Tanaman menguning
  • Daun gugur
  • Tanaman mati
  • Lingkaran bercak coklat-hitam membusuk pada umbi

Uraian : Kebusukan terus berkembang pada umbi yang disimpan

Pengendalian :

  • Hanya benih bebas penyakit yang harus ditanam
  • Ubi jalar tidak boleh ditanam di tempat di mana ubi jalar telah tumbuh selama 3-4 tahun sebelumnya
  • Bahan transplantasi harus dikumpulkan dari tanaman dengan membuat potongan di atas tanah
  • Benih harus disemprot dengan fungisida yang sesuai sebelum penanaman.

3). Busuk akar dan batang Fusarium

Penyebab : Jamur Fusarium solani

Gejala :

  • Dasar batang bengkak dan terdistorsi
  • Kebusukan yang dalam dan gelap memanjang jauh ke dalam umbi dan membentuk rongga elips
  • Pertumbuhan jamur putih

Uraian : Penyakit dapat disebarkan oleh transplantasi yang terinfeksi

Pengendalian :

  • Penyakit umumnya tidak menjadi masalah jika sanitasi yang baik diterapkan
  • Hanya menggunakan akar bebas penyakit untuk benih
  • Tanam dengan metode transplantasi daripada cangkok
  • Praktekkan rotasi tanaman (crop rotation)
  • Semprotkan akar benih dengan fungisida yang sesuai sebelum penanaman.

4). Busuk lunak bakteri

Penyebab : Bakteri Erwinia chrysanthemi

Gejala :

  • Lesi berwarna coklat sampai hitam pada batang dan tangkai daun yang meluas dengan cepat dan menyebabkan area besar pembusukan lunak pada batang
  • Batang dapat roboh sehingga menyebabkan tanaman layu
  • Tanaman keseluruhan bisa mati
  • Akar penyimpanan dapat mengembangkan area pembusukan lunak yang awalnya tidak berwarna, tetapi akhirnya berubah menjadi coklat dengan pinggiran hitam

Uraian : Gejala berkembang setelah cuaca panas dan dapat mempengaruhi umbi yang disimpan

Pengendalian :

  • Hindari melukai akar penyimpanan di semua tahap pertumbuhan
  • Hanya menanam benih bebas penyakit
  • Buang akar penyimpanan yang terinfeksi penyakit
  • Sulur untuk transplantasi harus dipotong di atas permukaan tanah
  • Tanam varietas ubi jalar yang tahan terhadap penyakit.

5). Layu bakteri

Penyebab : Bakteri Ralstonia solanacearum

Gejala :

  • Kecambah baru layu dan memiliki basis rendaman air warna kuning kecokelatan yang berubah menjadi warna coklat gelap
  • Sistem vaskular dari kecambah berwarna coklat
  • Infeksi pada transplantasi yang sehat menyebabkan bagian bawah batang menjadi basah dan berubah warna menjadi kecambah yang terinfeksi
  • Garis-garis kuning-cokelat dapat berkembang di dalam akar penyimpanan dan jika infeksi sudah parah, lesi berwarna abu-abu coklat mungkin ada di permukaan akar

Uraian :

Bakteri yang menyebabkan penyakit ini merupakan patogen penting dari tanaman lain tetapi pada ubi jalar ia menyebabkan penyakit parah terutama di daerah-daerah tertentu di Cina dimana ia dapat menyebabkan pengurangan 70-80% dalam hasil panen

Pengendalian :

  • Prosedur karantina telah diberlakukan di wilayah Cina tempat dimana penyakit ini menyerang dengan parah
  • Hanya akar penyimpanan bebas penyakit yang harus digunakan untuk penanaman dan penanaman hanya boleh dilakukan di tempat yang bebas dari penyakit
  • Rotasi ubi jalar dengan tanaman seperti padi, jagung, atau gandum
  • Tanam ubi jalar selama periode dingin memungkinkan beberapa penghindaran penyakit.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *