Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pepaya

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pepaya – Ketika melakukan budidaya tanaman pepaya, Anda pasti harus menghadapi berbagai jenis hama yang akan menyerang tanaman Anda.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pepaya

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pepaya

Apabila Anda sudah bersusah payah untuk merawat tanaman Anda, akan sangat buruk jika tanaman Anda diserang hama sebelum Anda bisa menikmati hasil panen dari tanaman Anda tersebut.

Pepaya merupakan salah satu buah yang manis dan memiliki banyak vitamin. Untungnya, buah ini mudah tumbuh di Indonesia sehingga mudah dibudidayakan.

Akan tetapi, cuaca dan iklim yang hangat di Indonesia juga menyebabkan hama dan penyakit mudah tumbuh dan berkembang menyerang tanaman pepaya Anda.

Berikut beberapa cara mudah untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman pepaya.

1). Menjaga kebersihan kebun Anda

Cara sederhana yang paling mudah namun sering dilupakan adalah menjaga lingkungan tumbuh pepaya.

Kebun yang kotor akan menjadi tempat yang nyaman bagi hama untuk berkembangbiak.

Sebaliknya, kebun yang bersih dapat mencegah tumbuhnya berbagai hama dan penyakit.

Cara menjaga kebersihan kebun Anda cukup mudah. Anda hanya perlu membersihkan daun-daun pepaya Anda yang telah gugur, lalu membakarnya atau menguburkannya.

Ketika Anda memilih cara pembakaran, maka dapat menimbulkan polusi udara. Sebaliknya dengan menguburkan daun-daun pepaya kering, Anda dapat memanfaatkannya secara lebih lanjut sebagai pupuk untuk tanaman pepaya Anda.

2). Pengendalian hama dengan mengoptimalkan teknik budidaya

Cara terbaik untuk mengendalikan hama adalah dengan mencegah hama tersebut muncul dan menyerang tanaman pepaya Anda.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan memastikan bahwa teknik budidaya yang Anda lakukan telah mengikuti pedoman yang ada, diantaranya dengan menggunakan bibit unggul bermutu tinggi dan tidak terjangkit penyakit, melakukan pengolahan tanah yang baik, dilakukan pemupukan secara optimal, dilakukannya pergiliran tanam hingga memberikan jarak yang memadai antara tanaman Anda yang satu dan tanaman Anda yang lainnya.

3). Pengendalian hama secara fisik atau mekanis

Selain usaha preventif, Anda dapat menyingkirkan hama yang menyerang tanaman pepaya Anda.

Caranya mudah dan sederhana, Anda hanya perlu mengumpulkan hama dengan menggunakan perangkat berupa umpan, lalu memusnahkan hama-hama tersebut, baik dengan pembakaran maupun cukup dengan menyingkirkannya dari kebun Anda saja.

Selain itu, untuk bagian tanaman pepaya Anda yang terjangkit penyakit, Anda perlu memotongnya dan menyingkirkannya juga karena dapat beresiko menjangkit tanaman Anda yang sehat.

4). Pengendalian hama dengan menggunakan bahan kimia

Mengendalikan hama dengan menggunakan obat-obatan mengandung bahan kimia merupakan cara yang paling efektif untuk memberantas hama.

Namun, cara ini sebaiknya hanya dilakukan ketika hama atau penyakit yang menyerang tanaman pepaya Anda sudah sangat parah karena bahan kimia dapat menyisakan residu pada tanaman pepaya dan tidak baik bagi kesehatan ketika buah atau daun pepaya tersebut Anda konsumsi.

Selain itu, jika Anda menggunakannya terlalu sering maka dapat membangun kekebalan pada hama yang bersangkutan, sehingga menyebabkan hama tersebut semakin sulit untuk dibasmi.

Beberapa bahan yang dapat Anda gunakan untuk membasmi hama secara kimiawi adalah dengan menggunakan bubuk atau air tembakau, larutan akar tuba atau larutan biji bengkuang untuk mengendalikan hama dan penyakit secara umum.

Sementara secara khusus, Anda dapat menggunakan Akarisida 0,1%-0,2% atau Tepung belerang untuk memberantas hama tungau merah (ciri-cirinya, daun pepaya akan berubah warna menjadi kekuningan, serta terdapat bintik-bintik cokelat pada permukaan daun bagian atas), Tamaron 0,1% – 0,2% atau Hostation 0,1%-0,2% untuk memberantas kutu daun (ciri-cirinya, terdapat bercak-bercak pada daun, serta timbul keriput pada daun), Dithane 0,2% untuk memberantas penyakit cendawan (ciri-cirinya muncul bintik-bintik putih pada kulit buah pepaya, sementara warna buah bagian dalamnya akan berubah menjadi hitam dan mengeras.

Pohon pepaya juga menjadi mudah roboh), formalin 4% atau gas fumigan basamid untuk memberantas rebah semai (ciri-cirinya adalah bagian akar pepaya akan berair dan rusak. Biasanya terjadi pada tanaman pepaya yang masih muda), Daconil atau Dithane 0,1%-0,2% untuk memberantas penyakit antraknosa (ciri-cirinya timbulnya bercak cokelat kemerahan berbentuk bulat kecil pada kulit buah pepaya hingga menyebabkan busuk pada buah), atau Vapam untuk memberantas penyakit yang disebabkan nematoda (ciri-cirinya, terdapat benjolan pada akar pepaya, serta daun-daun pepaya yang mudah gugur).

5). Pengendalian hama secara alamiah dengan musuh alami

Pengendalian jenis ini termasuk salah satu cara yang cukup sulit namun tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya seperti ketika menggunakan bahan kimia. Pertama-tama, Anda harus mengidentifikasi jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman pepaya Anda.

Setelah itu, Anda bisa menyiapkan agen yang merupakan musuh alami dari hama tersebut, diantaranya parasit, predator hingga cendawan.

Misalnya, apabila tanaman pepaya Anda diserang oleh hama ulat, maka Anda dapat menggunakan burung sebagai predator alaminya untuk membasmi ulat tersebut.

Itu dia 5 cara efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang tanaman pepaya Anda. Cukup mudah, bukan?

Baca Juga : Klasifikasi Tanaman Pepaya

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..