33 Manfaat Buah Delima : Kandungan dan Efek Samping

Diposting pada

Manfaat Buah Delima : Kandungan dan Efek Samping Buah Delima – Delima atau dalam bahasa latin disebut dengan Punica granatum merupakan jenis buah-buahan yang berasal dari Iran.

Seiring dengan perkembangan waktu, buah ini sudah tersebar dan dikembangbiakkan hingga ke daerah Mediterania, Cina, bahkan Indonesia.

Tanaman ini sendiri merupakan tanaman yang dapat beradaptasi di daerah tropis maupun subtropis dengan keadaan tanah yang gembur. Pada umumnya, delima dimanfaatkan sebagai tanaman obat maupun tanaman hias.

Pohon delima dapat tumbuh dan berkembang hingga lima meter dengan ditumbuhi cabang-cabang pada pohonnya.

Selain itu, pohon delima merupakan jenis pohon bercabang banyak yang ditumbuhi duri halus pada ketiak daun dan berdaun tunggal namun tumbuh rapi secara berkelompok.

Sebelum delima menghasilkan buah, pohon delima akan berbunga terlebih dahulu. Jenis bunga pohon delima itu sendiri adalah bunga tunggal yang tumbuh pada ketiak daun bagian atas.

Apabila telah berbuah, ukuran diameter buah delima akan berkembang mencapai 5 hingga 12 cm. Buah delima tersebut akan dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan dan keluhan tubuh.

Mengapa demikian?

Hal itu disebabkan oleh kandungan-kandungan gizi dan senyawa yang terdapat pada buah delima akan berfungsi sebagai penyembuh ataupun pencegah penyakit.

Manfaat Buah Delima

Buah delima merupakan buah yang kaya akan manfaat yang berasal dari kandungan yang terdapat di daalamnya. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah:

1). Mencegah dan Mengobati Peradangan

Sama seperti Manfaat Buah Jeruk Bali ternyata Buah Delima memiliki kandungan antioksidan yang cukup besar. Kandungan antioksidan tersebut berfungsi untuk mencegah dan mengobati peradangan yang mampu menyebabkan berbagai macam penyakit serius seperti kanker, diabetes, dan obesitas.

Lebih lagi, uji laboratorium menunjukkan bahwa delima mengandung zat yang mampu memperlambat hingga membunuh sel kanker khususnya bagi sel kanker prostat, kanker kulit, kanker paru-paru, dan kanker payudara.

Cara Mengatasi kanker lainnya : Manfaat Buah Pepaya

2). Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Buah delima kaya akan kandungan vitamin C yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh begitu juga dengan Manfaat Buah Cempedak.

Selain itu, kandungan tersebut dapat membantu memperbaiki sistem imunitas yang terganggu.

3). Mengatur Keseimbangan Tekanan Darah

Terganggunya tekanan darah dapat mengakibatkan penyakit penyebab kematian seperti jantung.

Akan tetapi, hal tersebut dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi buah delima atau minyak biji delima.

Kandungan polifenol yang terdapat di dalamnya akan membantu pencegahan penyakit jantung, memperlancar aliran darah, dan menekan kadar kolesterol dalam tubuh. Hal lainnya yang bisa mengatasi penyakit jantung adalah manfaat buah alpukat.

4). Mengatasi Berbagai Keluhan Pencernaan

Buah delima merupakan buah yang kaya akan serat yang berfungsi untuk melancarkan metabolisme tubuh.

Bahkan, mengonsumsi satu buah delima di setiap harinya akan melengkapi kebutuhan serat harian sebanyak 45%.

Selain itu, kandungan serat yang terdapat pada buah delima tersebut akan bermanfaat bagi mereka yang sedang melakukan program diet tanpa mengganggu menu utama mereka. Hal lainnya yang bisa mengatasi keluhan : Manfaat Buah Kiwi

5). Membantu Memelihara Kesehatan dan Memperbaiki Kinerja Otak

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hartman beserta rekan-rekannya menunjukkan bahwa jus delima mampu menanggulangi perkembangan amyloid sebanyak 50%.

Seperti yang diketahui bahwa amyloid adalah penyebab alzheimer yang menyerang hipokampus otak. Lebih lagi, studi lanjutan juga dilakukan untuk membuktikan bahwa ekstrak delima mampu mengatasi penurunan daya ingat pasca operasi.

Selanjutnya, mengonsumsi buah delima sebanyak 8 ons bagi mereka yang sudah menginjak usia lanjut akan meningkatkan kualitas daya ingat visual maupun audio. Selain itu, kandungan kortisol buah delima yang rendah mampu mengurangi tingkat stress.

6). Merawat Kesehatan Tubuh

Kadar antioksidan dan polifenol yang tinggi pada buah delima mampu menghambat penuaan dini sehingga dapat mencegah keriput pada kulit.

Kandungan vitamin E yang terdapat pada buah delima dapat menjaga kulit agar tetap terawat dan tidak kusam.

Selain itu, delima juga mengandung elastin dan kolagen yang bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit.

7). Meningkatkan Kesuburan

Menurut penilitian yang dilakukan oleh para peneliti Queen Margaret University menyatakan bahwa jus delima mampu meningkatkan hormon testosteron pada pria dan progesteron pada wanita.

8). Mengatasi Masalah Persendian

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi delima mampu membatasi enzim yang mampu merusak persendian hingga menyebabkan peradangan.

Tentu saja ekstrak buah delima tersebut harus dikonsumsi secara rutin dan sesuai dengan aturan.

9). Membantu Memperkuat dan Merawat Gigi

Selain mampu mengatasi masalah persendian, buah delima juga berfungsi sebagai antibacteria, antijamur, dan antiplak alami karena mengandung zat fitonutrien.

Kedua unsur tersebut mampu mencegah pertumbuhan plak dan bakteri yang dapat merusak gigi dan menyebabkan peradangan mulut. Untuk mendapatkan kesehatan mulut yang maksimal, gunakan ekstrak delima sebagai mouthwash secara rutin.

Hal tersebut juga sudah dibuktikan oleh penelitian yang menyatakan bahwa antiplak pada buah delima dapat mengatasi plak hingga 84%.

Kandungan Buah Delima

Buah delima memiliki kandungan yang sangat baik bagi kesehatan. Beberapa diantaranya adalah energi, vitamin, mineral, serat, karbohidrat, protein, lemak, dan gula.

Kandungan-kandungan tersebut dirangkum dalam 100 gram buah delima, yaitu:

  1. Energi sejumlah 346 Kilo Joule
  2. Karbohidrat sejumlah 18,7 gram
  3. Lemak sejumlah 1,2 gram
  4. Protein sejumlah 1,7 gram
  5. Serat sejumlah 4 gram
  6. Gula sejumlah 13,7 gram
  7. Vitamin B1 (Thiamine) sejumlah 0,07 mg.
  8. Vitamin B2 (Riboflavin) sejumlah 0,05 mg.
  9. Vitamin B3 (Niacin) sejumlah 0,29 mg.
  10. Vitamin B5 (asam pantotenat) sejumlah 0,38 mg.
  11. Vitamin B6 sejumlah 0,08 mg.
  12. Vitamin B9 (folat) sejumlah 38 mg.
  13. Vitamin C sejumlah 10 mg.
  14. Kalsium sejumlah 10 mg.
  15. Zat besi sejumlah 0,3 mg.
  16. Seng sejumlah 0,35 mg.
  17. Fosfor sejumlah 36 mg.
  18. Kalium 236 mg.
  19. Magnesium 12 mg.

Selain sejumlah kandungan di atas, buah delima juga mengandung beberapa kandungan dan senyawa lainnya seperti antioksidan, vitamin K, dan fitonutrien.

Kandungan-kandungan nutrisi tersebut berfungsi untuk memberikan perlindungan dari berbagai toxin, mencegah penyakit berbahaya seperti gagal ginjal, dan menjaga kekokohan tulang.

Efek Samping Buah Delima

Selain memberikan berbagai manfaat bagi tubuh dikarenakan kandungannya, ternyata kandungan delima tersebut tidak selalu memberikan efek baik bagi tubuh.

Terdapat beragam efek samping jika mengonsumsi buah delima dalam jumlah berlebih atau bagi penderita tertentu, seperti diantaranya:

1). Pemicu Penyakit Hati

Konsumsi buah delima yang berlebih dapat menyebabkan kinerja enzim menjadi tidak stabil.

Hal tersebut dapat menjadi pemicu penyakit hati karena membuat beberapa enzim berbalik menyerang hati.

2). Menyebabkan Alergi

Sebenarnya, penyebab alergi dari mengonsumsi buah delima disebabkan oleh pestisida atau zat kimia yang terlibat dalam proses penanaman buah delima itu sendiri.

Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya disarankan memilih buah delima organik untuk dikonsumsi.

3). Menyebabkan Masalah Pencernaan

Meskipun buah delima mengandung berbagai zat yang mampu mengendalikan masalah obesitas karena mengandung serat, namun ternyata buah delima sama seperti manfaat buah pisang sangat beresiko bagi pencernaan.

Mengonsumsi buah delima secara berlebih dapat mengakibatkan iritasi pada usus besar dan gas usus.

4). Hipoglikemia

Penyakit yang dapat disebabkan oleh konsumsi buah delima secara berlebih adalah hipoglikemia.

Jenis penyakit ini sendiri merupakan kondisi menurunnya kadar gula darah yang mengakibatkan kadar gula tersebut menjadi tidak normal.

Sebelumnya, hipoglikemia ditandai dengan berbagai gejala seperti detak jantung yang tidak stabil, sakit kepala, perubahan mood secara tiba-tiba, dan penglihatan menjadi buram.

5). Hipotensi

Hipotensi merupakan keadaan di mana darah mengalami penurunan yang ditandai dengan depresi, pusing, mual, dan lainnya.

Delima atau pomegranate merupakan jenis buah-buahan yang memiliki berbagai macam kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Namun, konsumsi delima secara tidak terkontrol akan memicu berbagai efek samping.

Oleh karenanya, untuk tetap dapat merasakan manfaat delima secara baik, diharapkan untuk mengontrol jumlah asupan nutrisi delima secara cermat.

Baca Juga : Manfaat Buah Jernang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *