Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Genjer

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Genjer – Pernah ga sih kalian mendengar nama tanaman ini? Atau mungkin pernah dari kalian yang menjadikan makanan ini menjad sayur tumisan favorit anda selain kangkung?

Tanaman genjer merupakan salah satu tanaman favorit saya loh pembaca, hehehe. Karena tanaman ini memiliki rasa yang cukup lezat apabila ditumis dengan sedikit cabe.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Genjer

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Genjer

Wah, gurih sekali dan enak rasanya, dan saya merekomendasikan makanan ini untuk dicicipi oleh teman – teman semua.

Sayangnya , harganya tidak seterjangkau sayuran favorit lain seperti bayam ataupun kangkung, dan lagi tidak mudah menemukan tanaman genjer di pasar – pasar favorit anda. Baca Juga :

Faktor kelangkaan di beberapa tempat menaikkan harga tanaman ini. Kalau begitubuat yang jarang mengenal tanaman ini, mari sama – sama kita belajar klasifikasi dan morfologi pada tanaman yang satu ini.

Klasifikasi tanaman Genjer

Nah sebelum masuk pada morfologi , mari kita sedikit belajar tentang klasifikasi pada tanaman genjer.

  • Regnum : Plantae
  • Divisi : Magoliophyta
  • Subdivisi : Angiospermae
  • Class : Monocotyledonae
  • Ordo : Alismatales
  • Familia : Limnocharitaceae
  • Genus : llmnocharis
  • Spesies : Limnocharis flava

Tanaman genjer ini pada umumnya akan hidup di sekitar persawahan , biasanya dapat tumbuh hidup dengan baik di daerah lumpur dan berair serta biasanya hidup berdampingan dengan tanaman eceng gondok.

Dulunya, tanaman genjer ini dikatakan sebagai sayuran bagi orang miskin loh pembaca.

Dikarenakan bagi orang miskin, daun genjer muda bisa diolah sebagai bahan makanan (lalap, pecel, tumisan) bagi kaum yang kurang mampu.

Dewasa ini, sudah mulai banyak permintaan akan makanan ini (termasuk saya loh hehe) sehingga para petani ada yang sudah mulai melakukan pembudidayaan pada tanaman ini.

Morfologi tanaman Genjer

Pada daun tanaman genjer, daun genjer merupakan tanaman yang lengkap, yaitu memiliki akar, tangkai, dan daun.  Tanaman genjer juga merupakan tanaman yang memiliki kategori daun tunggal.

Daun pada tanaman ini tersusun pada tulang daun yang melengkung, bagian tengah pada daun genjer ini melebar pada setiap helaian daunnya. Bagian pada ujung daun tanaman genjer ini meruncing (acuminatus).

Bentuk daun adalah tunggal dan memiliki tangkai yang berbentuk persegi. Daun tanaman genjer berbentuk tipis dan berwarna hijau, zar yang bernama klorofil dan berfungsi penting bagi kelangsungan tanaman.

Tanaman genjer hidup dengan akar yang masuk ke lumpur dengan tinggi tanaman dapat mencapai setengah meter.

Daun genjer berbentuk tegak dan terkadang miring, serta tidak bisa mengapung. Tangkai pada tanaman genjer panjang dan berlubang .

Serta memiliki mahkota bunga yang berwarna kuning dengan diameter kurang lebih sebesar 1,5 cm serta memiliki kelopak bunga yang berwarna hijau.

Berdasarkan ada tidaknya batang, tanaman genjer merupakan tanaman yang berbatang jelas, karena batangnya dapat kita lihat secara jelas. Serta apabila dilihat melalui jenis akar , tanaman ini jelas memiliki akar, serta memiliki akar berjenis serabut. 

Pada fase selanjutnya, akar ini akan mati dan kemudian disusul oleh sejumlah akar yang kurang lebih sama besar dan semua akar yang baru akan keluar dari pangkal batang . Akar – akar ini berbentuk serabut. Baca Juga :

Genjer memiliki bunga yang mempunyai sifat seperti daun dan berdasarkan kelengkapan bunga, genjer dikatakan  sebagai bunga lengkap.

Dikatakan bunga lengkap karena memiliki mahkota bunga, kelopak, benang sari dan putik. Inilah klasifikasi dan morfologi pada tanaman genjer. Semoga bermanfaat bagi para pembaca yang telah mampir ya!

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *