Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah – Tanaman Nipah merupakan tanaman sejenis palem-paleman yang berasal dari pesisir Samudera Hindia di bagian timur dan di bagian barat laut Samudera Pasifik yang hidup di perairan payau, rawa, maupun di sekitar area pasang surut pantai.

Tanaman nipah merupakan tumbuhan tropis yang memiliki suhu pertumbuhan yang berkisar antara 20°C hingga 35°C.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nipah

Kini, tanaman nipah dapat ditemui di berbagai negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, China khususnya di pulau Hainan, India, Jepang khususnya di pulau Iriomote, Kamboja, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Vietnam, bagian barat laut dan timur laut Australia, Palau, Kepulauan Solomon, Papua, hingga ke Indonesia. Namun, penyebaran tanaman nipah di Singapura tergolong kategori langka dan perlu dilestarikan.

Baca Juga :

Di Indonesia sendiri, tanaman nipah memiliki berbagai macam nama seperti Daonan (Sunda), Buyuk (Bali), Bhunyok (Madura), Bobo (Tidore), Boboro (Halmahera), dan Parenga (Maluku).

Tanaman nipah memiliki beragam manfaat secara keseluruhan meliputi daun, pelepah, tangkai, bunga, umbi, hingga getah tanaman ini.

Daun tanaman nipah yang sudah tua dimanfaatkan sebagai bahan atap rumah sementara daun muda dimanfaatkan sebagai janur pengantin dan bahan baku kerajinan seperti tas, tikar, dan lainnya.

Pelepah dan lidi yang juga merupakan bagian dari daun tanaman nipah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas, perabotan rumah tangga, dan lainnya.

Tanaman ini juga dapat dikategorikan sebagai tanaman seribu guna karena seluruh komponen tanaman nipah ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Nira yang terdapat pada tanaman ini dimanfaatkan untuk membuat gula nipah atau yang biasa disebut dengan palm sugar.

Ditambah lagi, umbi tanaman ini dapat diolah sebagai tepung yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku beberapa jenis makanan.

Klasifikasi Tanaman Nipah

Seluruh tanaman tergolong dalam kingdom plantae, namun terdapat klasifikasi khusus pada sub kingdom, infra kingdom, super divisi, divisi, kelas, sub kelas, ordo, family, genus, dan spesies. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah klasifikasi tanaman nipah.

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Kelas : Spematophytina
  • Sub Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Lilianae
  • Famili : Arecaceae
  • Genus : Nypa
  • Spesies : Nypa fruticans Wurmb

Morfologi Tanaman Nipah

Tanaman nipah tersusun atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Beberapa morfologi tersebut dijabarkan lebih rinci melalui ulasan berikut ini.

  1. Akar

Tanaman nipah memiliki akar serabut yang dapat tumbuh hingga 13 meter. Akar tersebut dapat tumbuh menembus lumpur. Pada akar tersebut akan terdapat rimpang-rimpang yang menjadi tempat tumpuhnya daun-daun nipah.

  1. Batang

Tanaman nipah merupakan tanaman yang dapat hidup di air dengan kondisi batang terendam di area perairan tersebut. Batang tanaman nipah memiliki tebal batang sekitar 60 cm.

  1. Daun

Dedaunan pada tanaman nipah dapat tumbuh mencapai hingga tujuh meter. Daun tersebut memiliki warna kuning bagi daun muda dan warna hijau apabila daun tersebut sudah tua.

Daun tanaman nipah menempel pada sebuah pelepah dimana  setiap pelepah tersebut akan tumbuh anak daun sebanyak 25 hingga 100 helai daun.

  1. Bunga

Bunga pada tanaman nipah merupakan bunga majemuk yang akan tumbuh melekat pada ketiak daun melalui tangkai bunga. Tangkai bunga tersebut dapat tumbuh hingga mencapai satu meter.

Meskipun strukturnya keras di luar, namun begitu lembut di bagian dalam. Tangkai tersebut memiliki warna hijau hingga cokelat tua.

Bunga jantan pada tanaman nipah tersusun pada malai dengan memiliki warna kuning, jingga, merah, maupun ungu. Bentuk bunga betina pada tanaman ini sangat berbeda dengan bunga jantan dimana bunga tersebut tersusun dalam posisi melingkar.

  1. Buah

Buah tanaman nipah tersusun dalam bentuk tandan dimana tandan tersebut  berbentuk bulat, bersifat kaku, dan bewarna cokelat.

Pada setiap tandannya terdapat 30 hingga 50 butir buah tanaman nipah. Tanaman nipah memiliki tipe buah batu yang mencakup tiga lapisan yaitu permukaan eksokarp yang halus, mesokarp berupa serabut, dan bagian endokarp yang keras berupa tempurung. Kulit yang menyelimuti buah tanaman nipah mengandung 50.5% serat, 9.77% air, dan 0.6% lemak.

Beberapa kandungan gizi buah tanaman nipah dapat dilihat dari tabel berikut ini dalam tingkat konsumsi per 100 gram.

Kandungan Satuan Besarnya nilai
Kadar air g/100 g 38,96
Kadar abu g/100 g 0,98
Kadar lemak g/100 g 0,70
Kadar protein g/100 g 2,95
Kadar karbohidrat g/100 g 56,41
Total gula g/100 g 27,22
Vitamin C g/100 g 0,60
Vitamin E mg/100 g 0

Source: media.neliti.com

  1. Biji

Biji tanaman nipah terletak pada bagian dalam buah yang terlindungi oleh tempurung. Biji tersebut berbentuk kerucut yang memiliki panjang sekitar 8 hingga 13 cm.

Baca Juga :

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *