Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Talas

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Talas – Tanaman talas memiliki nama latin Colocasia esculenta (L) Schoot, adalah tanaman yang termasuk kedalam famili Araceae atau suku talas-talasan, yang terdiri dari 100 lebih genus dan lebih dari 1500 spesies.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Talas

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Talas

Asal mula penyebaran tanaman talas berawal dari daerah Asia Tenggara, yang diduga berasal dari India dan menyebar ke China, Jepang, serta ke daerah Asia Tenggara lainnya, serta ke beberapa pulau di Samudra Pasifik, yang terbawa oleh migrasi penduduk.

Sebagian besar tanaman ini ditanaman pada daerah tropik dan sub tropik.

Saat ini tanaman talas atau lebih tepatnya umbi pada tanaman talas merupakan salah satu olahan makanan yang sangat populer dikonsumsi oleh masyarakat.

Akan tetapi umbi tanaman talas mengandung getah yang gatal, ketajaman getahnya berbeda-beda semua itu tergantung jenisnya, sehingga untuk mengkonsumsi tanaman talas disarankan untuk dimasak terlebih dahulu dengan cara dibakar, digoreng, direbus dan lain-lain.

Pada beberapa daerah di Indonesia yang dimana padi tidak dapat tumbuh pada daerah tersebut, antara lain di Kepulauan Mentawai dan Papua, umbi talas digunakan sebagai makanan pokok sumber karbohidrat selain sagu dan ubi jalar.

selain sebagai sumber pangan, tanaman talas juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri, beberapa contoh misalnya sebagai bahan baku kosmetik dan plastik.

Selain itu Di Hawaii dan beberapa Kepulauan Polinesia, umbi talas biasanya diolah dengan cara di kukus terlebih dahulu dan kemudian ditumbuk untuk dibuat pasta lalu yang selanjutnya dapat difermentasi untuk menghasilkan puding.

Karena tanaman talas memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, saat ini tidak sedikit orang yang sengaja budidaya tanaman talas.

Biasanya, umbi talas dijual dalam bentuk buah segar ataupun sudah menjadi berbagai olahan makanan, seperti keripik dan lain sebagainya.

Sementara bagian daun dan batangnya dapat diolah dan dijadikan pakan ternak.

Sentra budidaya talas yang paling terkenal di Indonesia, salah satunya adalah Kota Bogor.

Klasifikasi Tanaman Talas

Setelah mengetahui sejarah singkat dan manfaat pada tanaman talas, agar mengetahui tanaman ini secara mendetail, berikut adalah klasifikasi tanaman talas :

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Sub Divisi : Magnoliopsida
  • Kelas : Liliopsida
  • Ordo : Arales
  • Famili : Araceae
  • Genus : Colocasia
  • Spesies :Colocasia esculenta (L.) Schott

Klasifikasi Tanaman lainnya :

Morfologi Tanaman Talas

Morfologi tanaman talas terdiri atas morfologi akar, batang, daun, dan bunga. Untuk lebih mendetail berikut adalah morfologi tanaman talas.

  • Akar Tanaman Talas

Akar tanaman talas ini termasuk ke dalam sistem perakaran serabut yang dangkal, dimana akar tanaman talas berasal atau tersusun atas sekelompok akar adventif yang terletak pada batang yang sangat pendek dan berbentuk menyerupai benang.

  • Batang Tanaman Talas

Tanaman talas termasuk tanaman herba bergetah, batang tanaman berada di bawah tanah yang berbentuk umbi.

Bentuk dari batang talas berbentuk bulat silinder, memiliki warna coklat agak kehitaman yang dilengkapi dengan kuncup ketiak yang terdapat diatas lampang daun tempat munculnya umbi baru.

Tunasnya terkadang diseliputi oleh bulu-bulu yang halus. Jarak antar ruas batang sangat pendek.

Tinggi tanaman talas sendiri hanya berkisar antara 0,5-1,5 meter serta memiliki daun dengan jumlah 2 sampai 5 helai daun pada tiap tanaman.

  • Daun Tanaman Talas

Daun tanaman talas merupakan daun lengkap dan daun tunggal. Tangkai daun tanaman ini berwarna hijau, bertekstur lembut, dengan panjang kurang lebih 20-60 senti meter, padat berisi, tetapi memiliki banyak rongga udara yang memungkinkan tanaman beradaptasi terhadap kondisi tergenang.

Sifat umum yang dimiliki tanaman talas adalah terdapat cairan getah menggigit yang dapat ditemukan di seluruh jaringan tanaman.

Daun tanaman talas memiliki bentuk perisai, berwarna hijau namun terkadang ada juga yang berwarna agak kekuning-kuningan.

Panjang daun berkisar antara 20-50 sentimeter. Pangkal daun berlekuk dan ujungnya meruncing.

Daun pada tanaman ini memiliki ibu tulang daun besar dan dapat dibedakan dengan jelas dengan anak-anak tulang daun lainnya.

Sementara pada bagian  tepi daun memiliki bentuk yang rata, dengan struktur pertulangan daun menjari dan tipe peruratan daun memata jala.

Daging daunnya sendiri seperti kertas tipis tetapi kuat. Permukaan daun pada bagian bawahnya memiliki lapisan lilin.

Sedangkan bagian atas daun berwarna lebih cerah dibanding bagian bawahnya.

Memiliki batang yang sangat pendek dan biasanya terbungkus oleh pelepah daun yang nantinya akan berbentuk umbi yang seringkali dikonsumsi.

  • Bunga Tanaman Talas

Bunga tanaman talas merupakan Perbungaan yang terdiri atas tongkol, seludang dan tangkai.

Bunga berkelamin jantan dan bunga berkelamin betina terpisah. Untuk bunga betina berada di bawah, sementara bunga jantan terdapat di bagian atasnya.

Morfologi Tanaman Lainnya :

Selain itu tanaman ini juga memiliki bunga mandul terdapat diantara bunga jantan dan bunga betina.

Buah bertipe buah buni. Memiliki biji yang banyak yang bebentuk bulat telur atau oval dengan panjang sekitar 2 milimeter atau lebih.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *