Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Fungsi NAS (Network Attached Storage)

Pengertian dan Fungsi NAS  – Sekarang adalah jaman digital. Jaman dimana perkembangan teknologinya lebih tinggi daripada yang disebut dengan jaman modern.

Pengertian dan Fungsi NAS (Network Attached Storage)

Pengertian dan Fungsi NAS (Network Attached Storage)

Tidak bisa dipungkiri, kalau kita yang hidup dijamin ini, secara otomatis dan wajar kalau kita pasti berinteraksi dengan yang namanya alat alat digital yang super canggih.

Paling tidak kita tahu yang namanya internet, android, hard disk eksternal, laptop dan yang lainnya.

Akan tetapi terkadang kita sebagai pelaku dan pemakai alat alat digital tidak memahami arti dari perangkat yang kita gunakan. Seperti, pengertian Penyimpanan data eksternal,

Jaringan penyimpan data, Server data dll yang kesemuanya terangkum pada satu perangkat disebut NAS atau Network Attached Storage.

Nah, maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan pengertian NAS yang akan kami ikuti dengan list fungsi fungsi nya bagi pekerjaan kita.

Terutama untuk menjaga keamanan data data penting dengan berbagai ring atau sistem keamanan berlapis yang berbasis digital.

Pengertian NAS

NAS atau istilah asingnya Network Attached Storage adalah perangkat atau alat yang digunakan untuk menyimpan data. Biasanya  sistem operasi yang digunakan eksklusif untuk menyiapkan dua instrumen yaitu back up data yang disertai dengan menyebarkan atau share data.

Uniknya, perangkat NAS tidak dibuat dengan sandi sandi yang rumit. Bahkan untuk koneksinya saja bisa menggunakan protokol jaringan berbasis TCP/IP.

NAS termasuk hardware yang sangat komplit. Bahkan, NAS juga memiliki software atau aplikasi bawaan yang bisa digunakan untuk menyimpan, back up dan share data. Jadi dengan alat ini anda tidak lagi membutuhkan aplikasi ketiga karena aplikasi bawaannya sendiri sudah tersedia.

Network Attached Storage memang layak dimiliki utamanya oleh perusahan perusahaan atau lembaga yang berbasis data. Penyimpanan data berbasis jaringan inilah yang bisa mengamankan data sekaligus bisa menginformasikan data secara cepat.

Luar biasanya, semua data bisa dimasukkan ke dalam perangkat ini karena kapasitas penyimpanannya memang cukup besar.

Nah anda tinggal menunjuk orang terpercaya untuk menjadi operator pada aplikasi tersebut untuk mencegah kebocoran data dan hal hal yang tidak diinginkan lainya.

Fungsi NAS

NAS atau Network Attached Storage bukan hanya perangkat penyimpan data yang tidak memilki fungsi penting.

Justru perangkat inilah yang memegang peran penting dalam menjaga data data perusahaan tetap akurat, aman dan privacy.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kami list fungsi NAS yang mungkin dengan list ini anda malah tergerak untuk memiliki dan menggunakannya sebagai penyimpan data anda yang paling terpercaya.

  1. Mengakses Data Lebih Cepat

Jika menggunakan NAS, proses akses data bisa lebih cepat. Karena hardware ini sudah progress dengan LAN atau Local Area Network. Sehingga NAS membantu anda dalam mengelola data tanpa meluangkan atau menyita waktu yang cukup banyak.

  1. Minim Biaya dan Perawatan Mudah

Selain sudah ada instruktur untuk perawatan dan perbaikan, NAS dibuat dengan simple dan ringan. Sehingga anda juga bisa merawatnya sendiri. Tentunya ini menghemat biaya perusahaan daripada harus membeli hardware data yang biaya maintenance nya saja begitu mahal dan besar.

  1. Ada Softwer Open Source

Dengan NAS, anda tidak perlu lagi menginstal software dari pihak ketiga karena software ini sudah terinstal secara otomatis di dalam perangkat. Jadi, NAS bisa dibilang sistem penyimpanan data berbasis jaringan yang cukup lengkap.

  1. Progres Untuk Semua Format Data

Perangkat NAS tidak hanya progress untuk data kerja yang berformat word, PowerPoint atau aplikasi yang berbasis arsip dan berkas saja. Tetapi perangkat Network Attached Storage juga bisa dijadikan sarana penyimpan data kerja yang berformat video, Lagu, Image dan lain lain.

  1. Bisa Untuk Back Up Data

Perangkat penyimpan data NAS ternyata juga bisa digunakan untuk back up data. Sehingga kekhawatiran kita jika suatu saat data yang tersimpan mengalami masalah, maka masih ada penyimpan data lainnya yang masih bisa diselamatkan.

Selain itu, dengan kemampuan back up data ini, kita tidak perlu riskan dan was was kalau data kita akan dicuri, diretas atau dirusak oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.

  1. Terdapat Fitur DataShare Media

NAS memiliki fitur data share media. Fungsi dari aplikasi ini adalah memungkinkan pengiriman data terhadap perangkat yang berbeda beda dalam waktu yang sangat cepat.

Jadi, dengan adanya NAS ini, pihak operator bisa men share data yang tersimpan ke seluruh komputer yang ada di dalam ruangan tersebut secara bersamaan.

Tentu, ini sangat menguntungkan dan efisiensi proses kerja menjadi lebih terjaga. Itulah pengertian NAS atau Network Attached Storage beserta fungsi fungsinya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda sehingga anda bisa memaksimalkan jaman digital ini beserta perangkat perangkatnya sebagai pembantu anda melakukan aktivitas aktivitas kerja demi tujuan keberhasilan, kecepatan dan keuntungan yang anda inginkan.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018