Pengertian Hukum Dagang Adalah : Ruang Lingkup dan Contoh

Diposting pada

Pengertian Hukum Dagang Adalah : Ruang Lingkup dan Contoh Hukum Dagang – Dalam menjamin kelancaran kegiatan perdagangan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, perlu ditetapkan sebuah hukum yang mengatur hubungan antar pemasok, distributor, dan konsumen.

Pengertian Hukum Dagang Adalah : Ruang Lingkup dan Contoh
Pengertian Hukum Dagang Adalah : Ruang Lingkup dan Contoh

Hukum tersebut disebut sebagai hukum dagang. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Hukum Dagang

Secara etimologis, hukum dagang berasal dari dua kata, yaitu hukum dan dagang. Hukum berarti himpunan peraturan yang bersifat memaksa dan disertai pemberian sanksi apabila ada yang melanggarnya.

Sementara, dagang adalah suatu kegiatan membeli barang dari suatu tempat pada waktu tertentu dan menjual barang tersebut di waktu yang lain untuk memperoleh keuntungan.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hukum dagang merupakan peraturan yang mengatur hubungan hukum antar individu satu dan individu yang lain dalam melakukan perdagangan untuk memperoleh keuntungan.

Beberapa ahli berusaha mengartikan hukum dagang. Berikut penjelasannya.

  • Kansil

Hukum dagang merupakan hukum yang mengatur hubungan hukum antar manusia dan badan hukum dalam lapangan perdagangan

  • M.N. Purwosutjipto

Hukum dagang merupakan hukum perikatan yang muncul secara khusus dari lapangan hukum perusahaan

  • Sri Redjeki Hartono

Hukum dagang apabila dipandang secara konvensional merupakan salah satu contoh hukum perdata.

  • Soekardano

Hukum dagang mengatur perjanjian antara satu orang dengan orang yang lain dalam kegiatan perusahaan, serta dunia usaha dalam perdagangan.

  • Fockema Andreae

Hukum dagang merupakan aturan hukum yang membahas mengenai lalu lintas perdagangan yang diatur dalam KUHD dan undang-undang tambahan lainnya.

  • Munir Fuadi

Hukum dagang merupakan segala perangkat yang mengatur tata cara pelaksanaan kegiatan perdagangan dan industri yang berhubungan dengan kegiatan produksi maupun tukar-menukar barang.

  • N. Tirtaamidjaja

Hukum dagang sebagai hukum yang mengatur tingkah laku orang-orang ketika melakukan perdagangan.

  • Achmad Ihsan

Hukum dagang berfungsi untuk mengatur segala hal mengenai perdagangan, termasuk berbagai tingkah laku manusia ketika melakukan perdagangan tersebut.

  • Van Kan dan J. H. Beekhuis

Hukum perdagangan merupakan kumpulan kaidah yang mengatur segala perilaku manusia yang berkaitan dengan perdagangan.

Sementara itu, perdagangan adalah seluruh kegiatan menjual dan membeli, mengadakan perjanjian jual-beli, dan lain sebagainya.

  • R.M.T. Titodiningrat

Hukum dagang merupakan contoh hukum perdata yang dapat ditemukan aturannya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) dan undang-undang lain.

  • Anonim

Hukum dagang mengatur tingkah laku manusia yang terlibat dalam perdagangan guna memperoleh sejumlah keuntungan.

Berdasarkan beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa hukum dagang merupakan keseluruhan aturan hukum yang berlaku dalam lalu lintas perdagangan maupun dunia usaha dan bersumber dari aturan hukum baik yang telah dikodifikasi maupun di luar kodifikasi.

Sumber hukum dagang di Indonesia berasal dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), dan undang-undang lain di luar kodifikasi, diantaranya adalah UU Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, UU Nomor 9 tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan, UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan, UU Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang, UU Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten, UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Miliki Negara, UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Ruang Lingkup Hukum Dagang

Beberapa ruang lingkup dari hukum dagang adalah sebagai berikut.

  • Kontrak Bisnis
  • Jual Beli
  • Penyelesaian Sengketa Bisnis
  • Bentuk-Bentuk Perusahaan
  • Perusahaan Pasar Modal
  • Bisnis Internasional
  • Penanaman Modal Asing
  • Surat Berharga
  • Kepailitan dan Likuidasi
  • Merger dan Akuisisi
  • Perkreditan dan Pembiayaan
  • Jaminan Hutang
  • Anti Monopoli
  • Perlindungan Konsumen
  • Perburuhan
  • Hak atas Kekayaan Intelektual
  • Agen dan Distribusi
  • Asuransi
  • Perpajakan
  • Hukum Pengangkutan (Darat, Laut, Udara, dan Multimoda)

Contoh Hukum Dagang

Contoh hukum dagang bisa Anda lihat di bawah ini.

Sebuah warung yang menjual barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, kecap, minyak goreng, sabun, dan lain sebagainya.

Warung tersebut memperoleh stok barang dari banyak pemasok dengan harga yang relatif murah.

Lalu, warung tersebut menjual barang dagangannya dengan harga yang lebih mahal dari harga beli untuk memperoleh keuntungan atau laba.

Dalam hal ini, warung tersebut merupakan usaha dagang, sehingga segala kegiatan perdagangan yang dilakukannya akan diatur oleh hukum dagang.

Baca Juga :

Hal ini termasuk hubungan antara warung tersebut dan pemasok barang dagangannya.

Laba warung akan disesuaikan dengan permintaan masyarakat, yang mana jika permintaan barang tersebut tinggi, maka jumlah laba juga akan meningkat, begitu juga sebaliknya.

Itu dia pengertian, ruang lingkup, dan contoh hukum dagang. Bagaimana, apakah Anda sudah lebih memahami mengenai hukum dagang?

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *