Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Struktur Dan Fungsi Inti Sel (Nukleus)

Pengertian Inti Sel : Struktur Dan Fungsi  Inti Sel (Nukleus) – Sel merupakan satu kesatuan struktur dan fungsional pada makhluk hidup yang mepunyai pengertian, dimana menyusun makhluk hidup dan juga melaksanakan semua fungsi-fungsi dari kehidupan.

Pengertian, Struktur Dan Fungsi Inti Sel (Nukleus)

Pengertian, Struktur Dan Fungsi Inti Sel (Nukleus)

Berdasarkan dari jumlah sel yang akan disusun pada makhluk hidup di buat golongan uniseluler dan multuseluler.

Baca Juga :

Pengertian dari makhluk hidup uniseluler ialah makhluk hidup yang mempunyai satu sel tunggal saja, dan pengertian dari multiseluler ialah makhluk hidup yang mempunyai lebih dari satu sel.

Sel mempunyai dinding luar yang sangat tipis yang bisa ditembus oleh zat-zat kimia. Dinding sel didalamnya terdapat cairan yang hampir seperti selai disebut dengan Sitoplasma, Sitoplasma ini menampung struktur-struktur kecil dari organ kecil yang dikenal dengan organel yang berfungsi menjalankan kegunaannya masing-masing.

Nukleus merupakan sumber pusatnya yang menampung gen yang dapat menjadi penentu bentuk dan fungsi dari suatu sel.

Inti sel (nukleus) adalah salah satu dari tiga bagian utama yang ada pada sel.

Organ-organ yang ada didalamnya dapat ditemukan pada semua organisme eukariotik. Inti sel mempunyai kandungan dari banyak materi gen semacam jenis DNA, kromosom dan protein.

Hampir semua sel wajib mempunyai satu nukleus, tapi ada juga yang mempunyai dua atau bisa juga lebih nukleus dan ada juga yang tidak mempunyai nukleus sama sekali. Nukleus mempunyai fungsi yang paling utama yaitu sebagai pengatur didalam kegiatan sel.

Fungsi mengatur kegiatan tersebut dapat dijalani dengan dikelolanya ekpresi genetik dan mereka dapat mengatur kapan dan dimana ekpresi gen akan dimulai, diproses sampai diakhiri ekspresi gen tersebut.

Sel mempunyai bagian-bagiannya, dan dibagi menjadi tiga bagian yaitu antara lain:

1. Membran sel (Hewan) dan dinding sel (tumbuhan)

Membran sel adalah bagian yang paling berada diluar sel dan sitoplasma yang memiliki fungsi sebagai pengatur adanya pertukaran zat dan dapat memberikan perlindungan pada bagian dalam suatu sel.

Dan pada tumbuhan terdapat dinding sel yang mempunyai fungsi untuk melindungi bagian sel yang ada paling dalam, berfungsi untuk memperkuat sel, mencegah sel agar tidak dapat pecah, sebagai tempat keluar masuknya air dan mineral.

2. Sitoplasma

Sitoplasma berada didalam sel antara membran dan nukleus. Sitoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian luar yang disebut dalam bahasa biologiektoplasma dan bagian dalam yang disebut dalam bahasa biologi adalah endoplasma.

Bentuk dari sitoplasma ada yang cair dan ada yang berbentuk seperti jelly, sitoplasma mempunyai peran yang sangat penting didalam mentransport zat-zat makanan.

3. Organel

Organel ialah suatu bagian yang berada didalam sel yang mempunyai tugas tertentu organel dapat ditemukan didalam sel yaitu inti sel, plastida, vakuola, ribosom, mikro, mikrotubulus, lisosom.

Sel mempunyai beberapa struktur, berikut adalah struktur-struktur sel yaitu, sel prokariota dan sel eukariota. Pada kedua sel ini terdapat dua jenis perbedaan yaitu ada dalam posisi DNA didalam sel tersebut.

  • Sel prokariota adalah sel yang tidak mempunyai nukleus, maka DNA nya tidak tertutup oleh membran organel.
  • Sel eukariota adalah sel yang mempunyai nukleus atau inti sel.

Fungsi yang dimilki oleh inti sel adalah sebagai berikut :

  • Sebagai tempat menyimpan materi herditer, genetik didalam bentuk helaian DNA yang ukurannya panjang dan tipis.
  • Sebagai tempat menyimpannya protein dan RNA dalam nukleous.
  • Penyusun khromatin ke dalam kromosom dalam inti.
  • Memproduksi protein didalam nukleous.
  • Mengelompokkan dalam sel, inti sel dapat mengatur dan menyalin ke sitoplasma apabila diperlukan.
  • Tempat pengolahan Pra mRna, ini adalah prooses penting yang harus dilakukan sebelum nukleus diterjemahkan.
  • Dinamika dan regulasi inti sel
  • Mempunyai peran didalam proses terjadinya pembelahan sel.
  • Sebagai pusat ini kendali seluruh aktivitas suatu sel.
  • Mempunyai fungsi sebagai tempat informasi genetik tersimpan.
  • Mampu mentrakripsi DNA.
  • Mampu mengendalikan metabolisme selular.
  • Sebagai pengatur siklus suatu sel.

Setelah fungsi dan juga struktur inti sel (nukleus) juga mempunyai komponen komponen yang mendukungnya yaitu :

  • Membran sel

Membran sel merupakan lapisan tipis yang sudah terbentuk dari molekul dan protein yang mempunyai fungsi sebagai rintangan yang menseleksi yang dapat mengalirkan aliran nutrisi, oksigen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh sel.

  • Inti sel / nukelus

Nukleus atau inti sel adalah komponen yang terdapat pada gen. selaput membran ganda membungkus nukleus ini. Pada bagian dalam terdapat nukloelus, nukleoplasma dan benang-benang kromatin.

  • Ribosom

Ribosom ialah komponen sel yang dapat menghasilkan atau memproduksi protein. Ribosom ini terdiri dari berbagai jenis protein dan RNA. Pada ribosom ini ribosom sel eukariota lebih besar jumlahnya dibandingkan ribosom sel prokariota.

  • Sistem endomembran

Pada sistem ini terdiri dari macam membran yang ada salam sel eukariota.

  • Retikulum endoplasma

Merupakan perpanjangan selaput nukleus.

  • Badan golgi

Badan golgi dapat ditemukan didaam sel tumbuhan yang disebut diktiosom, banyak kita temukan pada membran sel.

Mempunyai fungsi mengangkut zat kimia.

  • Vakuola
  • Kloroplas
  • Peroksisom
  • Siteskeleton
  • Lisosom

Demikianlah ulasan mengenai pengertian, struktur dan inti sel (nukleus), sampai bertemu lagi pada artikel selanjutnya.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018