Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Jenis, dan Sifat-Sifat Gen

Pengertian, Jenis, dan Sifat-Sifat Gen – Tiap sel dalam tubuh manusia mengandung sekitar 25.000-35.000 gen. Gen membawa informasi yang akan menentukan sifat kita, yang mana ciri khas ini diwariskan kepada kita dari orang tua.

Misalnya jika kedua orang tua kita punya mata hitam, mata yang kita miliki juga berwarna hitam. Atau ayah kita memiliki bintik-bintik di wajahnya, kita kemungkinan memilikinya juga karena mewarisi sifat ini dari ayah.

Pengertian, Jenis, dan Sifat-Sifat Gen
Pengertian, Jenis, dan Sifat-Sifat Gen

Gen tak hanya ditemukan pada manusia saja, seluruh hewan dan tumbuhan juga memilikinya. Dimanakah letak gen ini berada? Kita tak bisa melihatnya secara kasat mata.

Baca Juga :

Gen dijumpai pada struktur berbentuk spagetti bernama kromosom. Kromosom dijumpai di dalam sel. Tubuh kita terdiri atas miliaran sel.

Sel ialah benda terkecil yang ada dalam tubuh seluruh makhluk hidup. Ukurannya sangat kecil sehingga untuk melihatnya harus menggunakan mikroskop.

Kromosom datang dalam bentuk berpasangan dan dalam satu kromosom bisa memiliki ratusan hingga ribuan gen. Kromosom dan gen terbuat dari DNA.

Kebanyakan sel memiliki satu buah nukleus. Nukleus yang berbentuk seperti telur kecil terletak di dalam sel yang bertindak sebagai otaknya sel. Nukleus memerintahkan pada sel untuk melakukan aktifitas. Nukleus mengandung kromosom dan gen. Walau bentuknya sangat kecil, faktanya informasi terkandung dalam nukleus jauh lebih banyak daripada kamus terbesar yang mungkin kamu pernah lihat.

Pada manusia sebuah nukleus mengandung 23 pasang kromosom. Sebagian kromosom-kromosom ini berasal dari ibu, sebagiannya lagi datang dari ayah. Di mikroskop kita bisa melihat kalau kromosom punya panjang berbeda-beda dan berpola segaris.

Saat kromosom terbaris, 22 pasang pertamanya disebut autosom. Pasangan terakhir ialah kromosom kelamin yaitu X dan Y. Kromosom kelaminlah yang menentukan kita terlahir sebagai perempuan atau laki-laki, untuk perempuan 2 kromosom X sedangkan untuk laki-laki sepasang kromosom X dan Y.

Tapi tidak semua makhluk hidup memiliki 23 pasang kromosom. Misalnya, lalat hanya memiliki 4 kromosom saja.

Jenis Gen

Gen yang dimiliki oleh manusia sangatlah beragam. Daftar berikut akan menunjukkan jenis-jenis gen berdasarkan klasifikasinya, yaitu:

1). Berdasarkan dominasi, terdiri atas:

  • Gen dominan
  • Gen resesif

2). Berdasarkan interaksi:

  • Gen epistasis
  • Gen hipostasis

3). Berdasarkan pengendalian karakter:

  • Gen mayor
  • Gen minor

4). Berdasarkan tingkat ketahanan:

  • Gen mematikan
  • Gen semi-mematikan
  • Gen sub-vital
  • Gen vital

5). Berdasarkan lokasi:

  • Gen nuklir
  • Gen plasma

6). Berdasarkan posisi:

  • Gen normal
  • Gen melompat

7). Berdasarkan urutan nukleotida:

  • Gen normal
  • Gen terpisah
  • Gen pseudo

8). Berdasarkan jenis kelamin:

  • Gen terkait kelamin
  • Gen terbatasi kelamin
  • Gen yang dipengaruhi kelamin

9). Berdasarkan model Operon:

  • Gen regulator
  • Gen operator
  • Gen promotor
  • Gen struktural

10). Berdasarkan peran mutasi:

  • Gen mutabel
  • Gen mutator
  • Gen anti-mutator

Sifat-Sifat Gen

Gen memiliki berbagai sifat yang dijelaskan secara singkat di bawah ini:

1). Bentuk

Bentuk alternatif dari sebuah gen dikenal dengan nama alel. Umumnya setiap gen punya dua bentuk alel. Salah satu bentuk ini disebut tipe mutan dan yang satu lagi disebut tipe liar.

Alel berbentuk dominan dan resesif. Beberapa gen punya lebih dari dua alel, tetapi hanya dua alel tersebut saja yang selalu muncul sepanjang waktu.

2). Lokasi

Gen terletak di kromosom dalam posisi linier berbentuk manik-manik. Posisi yang ditempati oleh gen pada kromosom tersebut dinamai lokus. Penelitian yang telah dilakukan juga membuktikan bahwa jelas gen terletak di kromosom.

3). Status

Awalnya diyakini bahwa gen saja sudah menjadi benda terkecil yang tak dapat dipecah lagi. Tetapi Benzer pada tahun 1955 menemukan bahwa gen terdiri dari beberapa cistron, recon, dan muton yang merupakan unit fungsi, rekombinasi, dan mutasi di dalam gen.

4). Jumlah

  • Setiap diploid memiliki dua salinan dari tiap gen dan sel gamet memiliki satu salinan dari tiap gen. Setiap diploid tersebut memiliki karakter dan setiap karakter dikendalikan oleh satu atau lebih gen.
  • Setiap diploid memiliki jumlah gen yang besar. Jumlah gen dalam sebuah diploid selalu lebih tinggi daripada jumlah kromosom.
  • Setiap kromosom memiliki beberapa gen. Jumlah gen telah ditetapkan per kromosom yang bisa diubah dengan penghapusan dan penggandaan.

5). Urutan

Gen memiliki urutan yang khusus pada kromosom. Urutan gen diubah oleh perubahan kromosom struktural.

6). Ekspresi

  • Gen berekspresi dengan bermacam cara. Gen bisa saja menunjukkan dominasi yang tidak lengkap, dominasi lengkap, dominasi berlebihan, dan kurang mendominasi.
  • Ekspresi gen ini terbagi dua yaitu gen dominan dan gen resesif
  • Ekspresi fenotipik dari gen bergantung pada interaksi alelik dan non-alelik.

7). Perubahan Bentuk

Gen mampu mengubah-ubah bentuknya. Perubahan tersebut dipengaruhi mutasi gen dan biasa disebut gen mutan karena umumnya perubahan terjadi dari bentuk dominan ke bentuk resesif. Perubahan yang sebaliknya sangat jarang terjadi.

8). Pertukaran Gen

  • Pertukaran gen terjadi di antara kromosom homolog karena menyeberangnya gen.
  • Sedangkan di antara kromosom non-homolog hal itu terjadi karena translokasi.

9). Komposisi

  • Pada kebanyakan makhluk hidup, DNA yang menjadi komposisi gen
  • Pada bakteri komposisi gen berasal dari RNA

10). Penggandaan

Setiap gen digandakan saat proses replikasi.

11). Fungsi

  • Fungsi utama dari gen ialah mengontrol ekspresi karakter tertentu pada makhluk hidup
  • Karakter yang diatur oleh satu atau beberapa gen disebut sifat oligenik
  • Karakter yang diatur oleh sejumlah gen yang lebih banyak disebut sifat poiligenik
  • Istilah gen pleiotropik mengacu pada satu gen bisa mengendalikan ekspresi lebih dari satu karakter

12). Segregasi

Gen dalam diploid terjadi dalam bentuk berpasangan dengan alel. Pasangan tersebut berpisah persis seperti sifat kromosom selama proses meiosis.

13). Interaksi

  • Saat karakter dikendalikan oleh dua atau lebih gen, ia akan berinteraksi.
  • Gen yang berinteraksi itu disebut gen epistasis
  • Gen yang tak berinteraksi disebut gen hipostasis

14). Keterkaitan

Kadang-kadang dua atau lebih gen diwariskan bersamaan, gen tersebut dinamai gen terkait. Beberapa gen memiliki hubungan dengan jenis kelamin tertentu, maka disebutlah ia gen terkait kelamin.

Baca Juga : Mekanisme Metafase dalam Pembelahan Mitosis

You May Also Like

About the Author: ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *