Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Dan Perbedaan Massa Dan Berat

Pengertian Dan Perbedaan Massa Dan Berat – Mungkin dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan penggunaan dua istilah yang berbeda namun dianggap memiliki arti yang sama, yaitu berat dan massa.

Pengertian Dan Perbedaan Massa Dan Berat

Pengertian Dan Perbedaan Massa Dan Berat

Biasanya kita akan menggunakan istilah berat untuk menunjukkan besarnya kuantitas suatu benda seperti pada saat menimbang dan mengangkat sebuah benda.

Baca Juga :

Sedangkan istilah massa sering kita jumpai dalam berbagai pembahasan dan artikel yang bersifat ilmiah, seperti di pelajaran fisika dan biologi.

Contoh penggunaan istilah berat dalam kehidupan sehari-hari seperti : Ibu sedang berbelanja di pasar dan hendak membeli daging ayam sebanyak ½ kg.

Kita bisa mengatakan bahwa ibu sedang membeli daging ayam seberat ½ kg. Demikian halnya dengan kita pada saat melihat orang memanggul beras bertuliskan 50 kg, kita pasti akan mengatakan bahwa orang tersebut sedang membawa beras yang beratnya 50 kg.

Sedangkan contoh penggunaan istilah massa dapat kita jumpai dalam contoh soal-soal yang ada dalam pelajaran fisika ataupun kimia, seperti : “Sebuah benda A memiliki massa X sedang melaju dengan kecepatan tetap X km/jam..”

Kira-kira, apakah berat dan massa adalah dua istilah yang sama? Atau memiliki arti yang berbeda?

Berikut kami sajikan artikel lengkap yang akan membahas pengertian dan perbedaan dari istilah massa dan berat.

PENGERTIAN MASSA DAN BERAT

1). Massa

Massa adalah ukuran yang menyatakan banyaknya kandungan materi dalam suatu benda.

Atau, Massa juga dapat dinyatakan sebagai ukuran kelembaman suatu benda (Kelembaman atau yang dikenal juga inersia adalah kecenderungan benda fisik untuk menolak perubahan terhadap keadaan geraknya).

Massa suatu benda tidak akan berubah alias bersifat tetap dimanapun benda itu berada.

Massa sebuah bola sepak akan memiliki besaran atau angka yang sama baik jika bola tersebut diletakkan di bulan ataupun di bumi. Selain itu, massa suatu benda juga tidak dipengaruhi oleh ketinggian suatu tempat.

Benda yang berada di puncak maupun dasar gunung akan memiliki massa yang sama Hal ini bisa dipahami karena memang massa hanya menyatakan banyaknya zat yang terkandung dalam suatu benda.

2). Berat

Berat adalah ukuran yang menyatakan besarnya pengaruh gaya gravitasi bumi yang bekerja pada suatu benda. Berat suatu benda dapat berubah-ubah sesuai dengan tempat dimana benda tersebut berada. Berat benda di bumi akan berbeda dengan berat benda yang ada di bulan.

Kenapa demikian ?

karena berat memang menyatakan ukuran gaya gravitasi yang bekerja pada benda tersebut dan setiap tempat memiliki besaran gaya gravitasi yang berbeda-beda.

Jika kita ingin membandingkan berat sebuah bola sepak yang ada di bumi dan di bulan, maka yang perlu kita ketahui di awal adalah bahwa gaya gravitasi bumi lebih besar dibanding gaya gravitasi bulan.

Oleh sebab itu, berat bola sepak tersebut akan berukuran lebih besar di bumi dibandingkan beratnya ketika berada di bulan.

Selain itu, berat suatu benda juga dipengaruhi oleh ketinggian suatu tempat. Berat benda yang berada di puncak akan memiliki nilai lebih kecil dibandingkan beratnya ketika berada di tepi pantai.

Semakin tinggi letak suatu benda dari permukaan bumi, maka semakin kecil beratnya. Berat benda dapat dinyatakan dalam rumus sebagai berikut :

w = m x g

Keterangan:

  • w = berat benda (N/Newton)
  • m = massa benda (kg/Kilogram)
  • g  = percepatan gravitasi (m/s2 atau N/kg)

PERBEDAAN MASSA DAN BERAT

Adapun perbedaan massa dan berat secara detail dapat dijelaskan dalam poin-poin sebagai berikut :

  • Massa merupakan ukuran yang menyatakan banyaknya kandungan materi dalam suatu benda, sedangkan berat adalah ukuran yang menyatakan besarnya pengaruh gaya gravitasi bumi yang bekerja pada suatu benda
  • Nilai massa suatu benda tidak berubah/tetap dimanapun benda itu berada, sedangkan nilai berat suatu benda dapat berubah-ubah sesuai dengan besarnya gaya gravitasi dimana benda itu berada.
  • Massa dinyatakan menggunakan satuan kg(Kilogram), sedangkan berat dinyatakan menggunakan satuan Newton.
  • Massa termasuk dalam besaran skalar dan pokok, sedangkan berat termasuk dalam besaran vektor dan turunan.
  • Massa merupakan besaran yang tidak memiliki arah, sedangkan berat merupakan besaran yang memiliki arah.
  • Massa diukur menggunakan alat yang dinamakan neraca, sedangkan berat diukur menggunakan alat yang dinamakan neraca pegas atau dinamometer.

Perbedaan massa dan berat dapat dirangkum dalam tabel berikut :

No Aspek Massa Berat
1 Pengertian Jumlah materi dalam suatu benda Massa yang dipengaruhi gravitasi
2 Nilai Tetap/tidak berubah Berubah-ubah sesuai gravitasi tempat
3 Satuan Kg (kilogram) N (Newton)
4 Besaran Skalar dan Pokok Vektor dan Turunan
5 Arah Tidak memiliki arah Memiliki arah
6 Alat Ukur Neraca Neraca pegas/Dinamometer

PENGUCAPAN MASSA DAN BERAT YANG BENAR

Setelah mengetahui pengertian dan perbedaan massa dan berat, kita bisa mengatakan secara benar bahwa jika seseorang menimbang badannya di bumi, maka angka yang keluar dalam timbangan tersebut (misal 40) adalah merupakan besaran berat karena dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi, sehingga kita bisa mengatakan bahwa berat orang tersebut adalah sebesar 40 N.

Sedangkan massa orang tersebut dapat dinyatakan melalui perhitungan menggunakan rumus berat, yaitu :

m = w/g

40 N / 9.8 m/s2 = 4.08 kg

Sehingga kita bisa mengatakan bahwa massa orang tersebut sebesar 4.08 kg

Demikian artikel pengertian dan perbedaan massa dan berat yang kami buat ini, semoga bisa memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi Anda.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018