Pengertian Molekul : Jenis dan Contoh

Diposting pada

Pengertian Molekul : Jenis dan Contoh Molekul – Di dalam dunia sains yang mempelajari ilmu fisika dan kimia terdapat banyak ragam patikel-partikel yang akan dipelajari.

Pengertian Molekul : Jenis dan Contoh
Pengertian Molekul : Jenis dan Contoh

Salah satunya adalah mengenai molekul. Cabang ilmu yang mempelajari mengenai molekul adalah fisika molekuler dan kimia molekuler.

Fisika molekuler mempelajari hukum yang mengatur sifat-sifat molekul dan struktur molekul sedangkan kimia molekuler adalah ilmu yang mengatur tentang interaksi antar setiap molekul.

Molekul sendiri diartikan sebagai kumpulan dua atom atau lebih yang terdapat di dalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh gaya kimia atau ikatan kimia yang mempunyai unsur-unsur yang sama.

Molekul dan atom adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dimana setiap ada molekul sudah dapat dipastikan didalamnya terdapat atom begitu juga sebaliknya.

Molekul tersebut ada yang bersifat kovalen (sangat kuat) dan bermuatan netral atau stabil yang tidak bermuatan listrik.

Sekumpulan atom ini saling terkait membentuk bagian terkecil dari senyawa atau zat yang biasa berdiri sendiri-sendiri. (Baca Juga : Pengertian Struktur Atom)

Molekul juga dapat di definisikan sebagai zat tunggal yang dapat diuraikan lagi menjadi bagian yang lebih sederhana dengan melalui reaksi kimia yang merupakan penggabungan dari beberapa unsur yang sama dan atau yang berbeda.

Molekul terkecil disebut dengan hydrogen diatomic (H2) dengan total molekul adalah dua kali panjang ikat yaitu 0.74 A sedangkan molekul dengan ukuran yang lebih besar disebut dengan makromolekul atau supermolekul. Meski terdapat ukuran yang lebih besar namun molekul tidak dapat dilihat dengan kasat mata.

Molekul memiliki ukuran yang sangat kecil yang hanya bisa dilihat menggunakan alat bantu penglihatan.

Selain dengan mengggunakan mikroskop gaya atom, molekul juga dapat dilihat dengan menggunakan teori hibridasi dan teori vsepr.

Teori hibridasi adalah sebuah konsep bersatunya orbital-orbital pada atom yang kemudian akan membentuk orbital hybrid yang baru dan sesuai dengan penjelasan kualitatif sifat dari ikatan atom.

Orbital adalah sebuah model representasi dari tingkah laku elektron elektron dari molekul. Konsep hibridasi ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari teori ikatan valensi.

Sedangkan teori vsepr adalah singkatan dari Valence Shell Electron Pair Repulsion atau sering disebut juga sebagai tolakan pasangan elektron kelopak valensi adalah teori kimia yang digunakan untuk menjelaskan bentuk-bentuk molekul kimiawi berdasarkan gaya tolakan elektrostatik antar pasangan elektron.

Pasangan elektron valensi di sekitar atom akan terjadi peristiwa tolak menolak sehingga susunan pasangan elektron tersebut akan mengadopsi susunan yang meminimalisasi gaya tolak menolak sehingga akan menentukan geometri molekul. Jumlah pasangan elektron disekitar atom disebut juga sebagai bilangan sterik.

Teori vsepr memberikan prediksi susunan pasangan elektron di sekitar satu atom atau lebih terpusat pada suatu molekul.

Pada teori vsepr, pasangan elektron berganda pada ikatan berganda diperlakukan sebagai satu pasang elektoron.

Molekul sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu molekul senyawa dan molekul unsur dimana terhadap keduanya memiliki perbedaan.

  1. Molekul Senyawa

Molekul senyawa adalah molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan beberapa atom atau unsur yang berbeda jenis. Atau molekul senyawa juga dapat diartikan sebagai molekul yang terbentuk dari beberapa unsur atau atom.

Semua senyawa dapat dikatakan molekul namun tidak semua molekul dapat dikatakan senyawa.

Contoh dari molekul senyawa diantaranya adalah CO2 atau yang biasa disebut Karbon Dioksida merupakan penggabungan 1 atom karbon dan 2 atom oksigen.

CO atau yang biasa disebut Karbon Monoksida hanya terdiri atas 1 atom karbon dan 1 atom oksigen. Contoh molekul senyawa yang terdiri dari unsur atau atom lebih dari 2 yaitu CO(BH2)2 atau yang biasa disebut Urea yaitu terdiri atas 1 atom karbon, 1 atom oksigen, 2 atom N dan 4 atom hidrogen. C6H12O6 atau yang biasa disebut Gula atau Glukosa yang terdiri atas 6 atom karbon, 12 atom hidrogen dan 6 atom oksigen.

Contoh-contoh yang telah disebutkan telah jelas menunjukan adanya gabungan unsur atau atom yang membentuk suatu senyawa atom.

  1. Molekul Unsur

Berbeda dengan molekul senyawa, molekul unsur hanya terdiri dari atom atau unsur yang sejenis.

Molekul unsur adalah molekul yang terbentuk dari hasil kombinasi unsur atau atom yang memiliki jenis yang sama.

Penamaan molekul unsur sendiri saling berkaitan dengan jumlah unsur penggabungan yang digunakan.

Berdasarkan jumlah penggabungannya molekul unsur dapat dibedakan menjadi dwiatom yaitu molekul yang terbentuk dari dua atom, triatom yaitu molekul yang terbentuk dari tiga atom dan tetraatom yaitu molekul yang terbentuk dari empat atom. Molekul yang terdiri dari tiga atau lebih atom disebut molekul poliatomik.

Baca Juga :

Adapun contoh molekul unsur seperti O2 (Oksigen), O3 (Ozon), P4 (Posfor), N2 (Nitrogen), H2 (Hidrogen) dan lainnya yang hanya memiliki satu unsur atom.

Molekul molekul tersebut dapat berdiri sendiri dapat dupa berdiri bersama-sama hal ini tergantung ada peristiwa yang sedang dialami yang mengakibatkan terbentuknya perpaduan antara molekul-molekul yang menghasilkan satu peristiwa.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *