Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Hak Zakat

Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Hak Zakat – Zakat merupakan syariat agama islam yang harus dilaksanakan oleh umat. Bukan itu saja, zakat termasuk rukun islam yang lima.

Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Hak Zakat

Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Hak Zakat

Maknanya, belum islam seseorang jika tidak mengeluarkan zakat. Jika sudah bersahadat tetapi tidak pernah mengeluarkan zakat, tentu murka ALLAH yang didapat dan dia berdosa.

Kami yakin narasi diatas sudah banyak diketahui oleh umat islam dan kami juga yakin semua umat islam pasti mengeluarkan zakat. Namun, mereka terkadang tidak paham tentang arti zakat itu sendiri. Baca Juga :

Tentang Sejarahnya, kapan pertama kali zakat dikeluarkan sampai siapa yang berhak menerima zakat terkadang umat masih meraba raba.

Akibatnya umat hanya sekedar memberi tetapi tidak tahu esensi dari pemberian tersebut bahkan terkadang objek penerimanya menjadi salah.

Nah, pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskan secara rinci tentang pengertian zakat, sejarah, jenis dan hak zakat yang bisa anda jadikan sebagai tambahan ilmu dan pemahaman.

PENGERTIAN ZAKAT

Zakat adalah sejumlah harta yang dikeluarkan oleh umat islam untuk membantu orang yang membutuhkan seperti orang miskin, fakir dan lain lain.

Zakat merupakan perintah agama atau syariat yang wajib dilaksanakan oleh umat islam. Jika tidak, anda akan berdosa dan akan mendapatkan siksa ALLAH di dalam neraka.

Zakat merupakan syariat islam yang terdapat pada rukun islam. Uniknya, jika rukun islam lainnya seperti shahadat, sholat, puasa dan haji identic dengan peribadatan manusia secara langsung kepada ALLAH, sedangkan pada poin Zakat, justru syariatnya memasukkan dua aspek peribadatan luar biasa yaitu tidak hanya ibadah langsung kepada ALLAH tetapi juga ibadah yang berkaitan dengan interaksi social yang luhur yaitu membantu sesama.

SEJARAH ZAKAT

Semua syariat islam diturunkan oleh ALLAH pasti diikuti dengan sejarahnya yang disebut dengan asbabun nuzul.

Tanpa terkecuali syariat zakat. Pada masa awal kenabian sampai Rosulullah hijrah dari Makah menuju Madinah, syariat zakat masih belum diberlakukan.

Karena pada masa itu, umat masih sibuk dengan antusiasme mereka untuk meningkatkan ekonomi mereka sendiri dengan cara berdagang. Kondisi ini berlanjut ketika nabi menetap di madinah. Orang orang mekah atau muhajirin memang selalu dibantu oleh kaum anshor.

Tetapi mereka selalu menolak. Mereka lebih memilih bekerja keras seperti berdagang dan menggarap tanah milik kaum anshor.

Selain itu, di masa hijrah umat memang tidak memiliki perekonomian yang baik. Apalagi kaum muhajirin yang sebagian besar hartanya mereka tinggalkan di Makah.

Namun, tidak dipungkiri di masa itu, juga banyak orang yang hidup di bawah sejahtera, yang mana orang orang ini disebut nabi dengan ahlus shuffah, yang mana orang orang ini nabi tempatkan di samping masjid beliau dan kebutuhan mereka sehari hari diambilkan dari sebagian pendapatkan kaum anshor dan muhajirin.

Barulah ketika perekonomian umat sudah mapan, syariat zakat pun dilaksanakan oleh nabi sesuai perintah ALLAH yang termaktub pada Al-Quran surat al-Baqaroh ayat 110.

JENIS JENIS ZAKAT

Jenis jenis zakat banyak macamnya, kurang lebih ada 7 jenis zakat yang harus dikeluarkan oleh umat islam sesuai dengan ketentuannya.

  1. Zakat perdagangan

Zakat perdagangan adalah pemberian zakat yang diambilkan dari sebagian untung dalam berdagang atau berniaga.

Tentunya untung dari perniagaan tersebut harus sudah dipotong hutang dan lain sebagainya dan sudah sesuai dengan nisab.

  1. Zakat Pertanian

Zakat pertanian adalah zakat yang dikeluarkan oleh umat yang bermata pencaharian sebagai petani.

Persyaratannya adalah tanaman yang digarap adalah bahan pokok, seperti, padi, gandum, jagung.

Tetapi jika yang ditanam bukan bahan pokok maka jumlah yang dizakatkan dihitung sesuai perhitungan bahan pokok.

  1. Zakat Profesi atau penghasilan

Zakat ini adalah zakat yang harus anda keluarkan dari sebagian penghasilan atau gaji anda.

Syaratnya adalah ketika dihitung, gaji anda sudah sampai pada nisab zakat, maka anda diwajibkan untuk mengeluarkan atau menzakatkannya pada orang yang membutuhkan.

  1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan pertahun sekali oleh umat islam.

Biasanya zakat ini dikeluarkan menjelang hari raya idul fitri sampai sebelum sholat Id. Semua anggota keluarga wajib dikeluarkan zakat fitrahnya.

Dan ini menjadi tanggung jawab orang tua laki laki sebagai kepala keluarga. Itu 4 jenis zakat yang harus anda ketahui.

Di luar itu, masih banyak jenis zakat lainnya seperti zakat mal, zakat tabungan, zakat infestasi dan yang lainnya.

HAK ZAKAT

Tidak sembarang orang yang berhak menerima zakat. Menurut para ulama, ada 8 orang yang berhak menerima zakat yaitu :

  1. Al fuqaro

Al fukaro adalah orang yang tidak memiliki harta dan tidak memiliki tenaga untuk bekerja

  1. Al Masakin

Al masakin adalah orang yang memiliki tenaga untuk bekerja dan sudah bekerja tetapi hasil gajinya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

  1. Al Amilin

Penerima zakat yang ketiga adalah al amilin atau amil zakat. Amil zakat adalah orang yang diberi tugas sebagai pengelola atau panitia zakat.

  1. Muallaf

Orang yang baru masuk islam juga berhak mendapat zakat kita. Tujuannya untuk menyenangkan hatinya yang masih labil dan sentimental.

  1. Dzur Riqob

Dzur riqob adalah orang yang dipenjara orang kafir tetapi tidak mampu menebus dirinya maka dia berhak ditebus dengan menggunakan uang zakat.

  1. Al Gharim

Al gharim adalah orang yang berhutang untuk kebutuhan keluarganya tetapi dia tidak mampu membayar.

  1. Fisabililah

Fisabillillah adalah orang yang sedang berjuang mempertahankan agama yang dalam perjuangannya, mereka tidak mendapat imbalan apa apa.

  1. Ibnu Sabil

Orang yang berhak menerima zakat yang terakhir adalah ibnu sabil atau musafir yang sedang dalam perjalanan bukan maksiat, yang di dalam perjalanan selalu mendapat kesukaran. Itulah pengertian, sejarah, jenis dan hak zakat yang bisa anda pahami.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk peningkatan keberagamaan kita sebagai umat islam.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018