Sejarah Dan Asal Usul Pembuatan Kapal Titanic

Sejarah Dan Asal Usul Pembuatan Kapal Titanic – Banyak orang mengenal tentang kapal titanic, akan tetapi mungkin hanya sebagian orang saja yang tahu tentang sejarah pembuatan kapal titanic tersebut.

Sejarah Dan Asal Usul Pembuatan Kapal Titanic

Sejarah Dan Asal Usul Pembuatan Kapal Titanic

Sebenarnya apa sih yang menjadi latar belakang atau asul usul pembuatan kapal titanic itu?

Bagi kalian yang belum mengetahuinya disini kami akan paparkan tentang sejarah pembuatan kapal titanic.

RMS Titanic atau bias juga disebut SS Titanic yaitu merupakan kapal kedua dari tiga kapal penumpang super yang bertujuan untuk mengawali perniagaan perjalanan dari trans ke Atlantik.

Kapal tersebut dimiliki oleh seseorang yang bernama White Star Line dan dibuat di galangan kapal Harland and Wolff, Titanic merupakan salah satu kapal uap penumpang terbesar di dunia pada saat itu.

Titanic sudah dilengkapi dengan teknologi yang sangat maju pada masa itu dan orang-orang awam sangat percaya bahwa ia “tidak mungkin tenggelam”.

Kapal tersebut sangat mengejutkan bagi orang banyak bahwa meskipun dengan menggunakan teknologi modern dan awak kapal yang berpengalaman, Titanic tetap masih bias tenggelam dengan jumlah kematian yang sangat tinggi.

Media massa pun sangat heboh memberitakan mengenai korban kapal Titanic, serta legenda mengenai apa yang terjadi di atas kapal, dan mengakibatkan undang-undang laut diganti, dan penemuan kapal yang pecah pada tahun 1985 oleh pasukan yang dipimpin oleh Jean-Louis Michel dan Robert Ballard menjadikan kapal Titanic terkenal pada tahun selanjutnya.

Kapal tersebut dibuat bertujuan untuk menjadi kapal paling mewah dan terbesar yang pernah dibuatnya.

Pembuatan RMS Titanic itu dibiayai oleh seseorang hartawan Amerika, yang bernama J.P. Morgan dan memiliki perusahaan International Mercantile Marine Co. Dimulai pada 31 Maret 1909.

Pada 31 Mei 1911 badan kapal Titanic selesai diproduksi, dan perlengkapan dalamnya di selesaikan pada tanggal 31 Maret tahun berikutnya.

Titanic memiliki panjang yaitu sekitar 269 meter (882 kaki 9 inci) dan memiliki lebar yaitu 28 meter (92 kaki 6 inci), berat mati 46.328 ton, dan memiliki ketinggian dari permukaan air ke geladak setinggi 18 meter (60 kaki).

Meskipun kapal tersebut meliputi banyak ruang dan dengan berat mati yang sangat besar itu, kapal Titanic memiliki sama panjang dengan kapal Olympic.

Titanic itu sendiri dilengkapi dengan dua mesin dengan empat silinder, serta tiga baling-baling, dan satu turbin Parsons yang bertekanan rendah yang menggerakkan tiga baling-baling.

Kapal Titanic Terdapat 29 ketel dipanaskan oleh 159 perapian batu bara yang mampu menghasilkan kecepatan sampai dengan 23 knot (43 km/j).

Kapal Titanic mampu memuat 3.547 penumpang dan awak kapal, karena Dia juga mengirim surat, sehingga nama kapal tersebut diberi penambahan kata depan yaitu RMS dan juga sebagai kapal uap – SS (Steam Ship).

Titanic menabrak gunung es pada saat pelayaran pertamanya, hal itu terjadi pada pukul 23:40 (waktu kapal), Minggu, 14 April 1912, dan tenggelam sekitar dua jam empat puluh menit dan kemudian pada pukul 2:20 pagi hari Senin.

Dengan terjadinya bencana itu maka mengakibatkan kematian lebih dari 1.500 orang, dan itu menjadi bencana laut terburuk selama zaman dalam sejarah dan sampai saat ini paling terkenal dikalangan masyarakat.

Kapal “Titanic” tenggelam pada saat perjalanan pertama kali dari London menuju ke New York, kapal Titanic membentur sebuah gunung es di sebelah Selatan dari Newfoundland, sehingga kapal tersebut tenggelam dengan sebagian besar awak kapal dan penumpang-penumpang di dalam kapal tersebut.

Dengan tenggelamnya kapal “Titanic” itu, maka kejadian ini masih tetap merupakan bencana pelayaran yang tentu saja sangat mengerikan dalam abad ini, Karena kecelakaan ini mengakibatkan kematian kurang lebih 1.675 orang.

Lalu apa sih yang sebenarnya telah terjadi? Bagaimana bisa Sebuahh Raksasa Lautan Pasifik itu, yang pada saat itu telah dianggap sebagai sebuah kapal laut yang paling megah, serta paling besar dan paling aman, di dunia, dapat mengalami kecelakaan yang demikian buruk dan tenggelam.

Kemudian usaha-usaha penyelidikan pun diadakan, akan tetapi tidak pernah berhasil untuk menjelaskan keseluruhan sebab terjadinya bencana itu. (Baca Juga : Pengertian Bencana)

Maka dari itu, para penyelidik tidak pernah bisa menemukan sebab-sebabnya, kenapa Kapten Smith, yang memegang komando atas kapal tersebut, bisa bertindak demikian.

Smith adalah merupakan seorang pelaut yang sangat hebat, dan tentu saja sangat berpengalaman dalam perjalanan pelayaran mengarungi samudera, dan Dia sangat mengenal jalan laut dari London ke New York.

Pada hari terjadinya bencana itu, dia mempunyai tindakan atau perbuatan yang begitu aneh, seperti di antaranya yang paling jelas yaitu bahwa dia telah mengambil jalan yang tidak umum dan telah berlayar dengan kecepatan melampaui batas dan selain itu dia secara tidak masuk akal, tidak mau minta pertolongan kapal lain, yang berlayar juga di daerah itu.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *