Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Teori Asal Usul Kehidupan

Teori Asal Usul Kehidupan – Pernahkah kamu bertanya-tanya darimana manusia berasal?

Hingga sekarang tidak ada yang benar-benar bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan yakin. Namun, ada beberapa teori yang tidak boleh diabaikan dan mungkin merupakan jawaban yang kamu cari.

Berikut teori asal usul kehidupan yang cukup terkenal dan dipercayai oleh banyak orang.

Teori Ciptaan

Berdasarkan teori yang banyak dipercaya oleh banyak ahli agama ini, kehidupan merupakan hasil ciptaan kekuatan supranatural yang tidak bisa dijelaskan secara logika.

James Ussher menyatakan bahwa kehidupan dan dunia diciptakan oleh Tuhan pada tahun 4004 SM, sementara Lighfoot, seorang sarjana Injil memberikan waktu yang lebih mendetail lagi, yaitu bahwa kehidupan melingkupi langit, bumi dan manusia diciptakan pada 26 Oktober 4004 SM.

Jika memang teori tersebut benar, maka ketika manusia pertama diciptakan di bumi, seharusnya sudah ada masyarakat yang hidup di Timur Tengah dengan peradaban yang sangat maju.

Oleh karena itu, akan terdapat perbedaan antara teori kehidupan secara agama dan teori secara sejarah.

Teori Generatio Spontanea

Bapak Ilmu Pengetahuan, Aristoteles mengemukakan bahwa kehidupan termasuk segala benda di dalamnya muncul secara spontan.

Dalam hal ini, terdapat bahan aktif tertentu dalam setiap benda di dunia ini yang berfungsi sebagai daya untuk membuat mahkluk hidup apabila keadaan lingkungan sekitarnya sesuai. Salah satu contohnya adalah telur yang dibuahi.

Namun, Aristoteles juga mengungkapkan bahwa sinar matahari, daging yang sudah busuk dan juga lumpur juga merupakan sumber dari daya hidup.

Teori tersebut dibantah oleh banyak ilmuwan. Salah satunya adalah Redi, seorang ahli biologi dari Italia yang melakukan percobaan dengan meletakan daging ikan pada toples terbuka dan toples tertutup.

Beberapa hari kemudian, ia menemukan adanya ulat pada toples yang terbuka, namun tidak pada toples yang tertutup.

Kesimpulannya, ulat berasal dari larva pada lalat, sehingga sumber daya hidup bukanlah daging ikan busuk, melainkan telur yang sudah dibuahi. Setelah itu, lahirlah teori biogenesis yang didukung oleh penemuan banyak ilmuwan.

Teori generatio spontanea seringkali disebut sebagai teori abiogenesis, yang mana teori ini percaya bahwa organisme muncul secara spontan dari materi yang tak hidup. Sementara itu, teori ini dibantah dan lahirlah teori biogenesis

Teori Biogenesis

Teori biogenesis menyatakan bahwa mahkluk hidup harus berasal dari mahkluk hidup juga.

Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Francesco Redi pada tahun 1626 melalui percobaan daging dalam toples.

Selain itu, terdapat beberapa penelitian lain yang mendukung teori biogenesis dari Redi tersebut.

Beberapa diantaranya adalah penelitian oleh Leewenhoek, yang mengungkapkan bahwa jasad renik berasal dari organisme yang telah ada sebelumnya.

Sementara itu, Needham mengungkapkan bahwa mikroorganisme muncul secara spontan dari benda yang tidak hidup.

Sementara itu, Spallanzani melengkapi teori tersebut dengan menyatakan bahwa dengan melakukan pendidihan air, maka segala mahkluk hidup renik dalam air kaldu akan mati, sehingga tidak ada aktivitas kehidupan lagi.

Selain itu, Louis Pasteur juga melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa mikroorganisme berasal dari udara, bukannya dari benda mati.

Teori Steady- State

Teori ini mempercayai bahwa bumi dan segala kehidupan di dalamnya sudah ada sejak sediakala. Tidak ada peristiwa big bang, evolusi mahkluk hidup maupun kepunahan.

Seluruh organisme yang ada di dunia saat ini memang sudah ada sejak dahulu kala, namun hanya mengalami perubahan jumlah.

Teori ini mempercayai bahwa organisme yang menghilang bukanlah mengalami kepunahan, melainkan hanya mengalami proses migrasi ke daerah lain.

Teori Kosmos

Teori kosmos mempercayai mengenai adanya kehidupan lain di luar bumi atau dengan kata lain adanya alien.

Teori ini mempercayai bahwa sudah banyak kehidupan yang sebelumnya muncul di berbagai tempat selain bumi, namun di waktu yang sangat lampau.

Teori ini diperkuat oleh ditemukannya berbagai kesaksian mengenai adanya UFO (Unidentified Flying Object), adanya lukisan gua yang menggambarkan mahkluk luar angkasa, hingga laporan pertemuan antara manusia dengan mahkluk luar angkasa.

Namun, lembaga resmi dari Amerika dan Rusia sudah menyatakan bahwa sangat kecil kemungkinan adanya kehidupan lain di luar angkasa, namun tidak bisa memberikan gambaran pasti bagaimana kehidupan di luar angkasa tersebut.

Teori Evolusi Biokimia

Teori ini merupakan teori yang dianggap paling mendekati kenyataan, yang mana dinyatakan bahwa kehidupan ini berasal dari berbagai peristiwa kimia dan fisika.

Teori ini merupakan pengembangan secara lebih mendalam dari teori generatio spontanea, yang mana menurut tersebut, benda-benda tak hidup bisa berubah menjadi mahkluk hidup.

Sementara menurut teori evolusi biokimia, terdapat proses evolusi yang panjang untuk benda tak hidup berubah menjadi mahkluk hidup, yang mana diawali dari terbentuknya molekul asam amino, nukleotida, hingga membentuk polimer besar yang terus bereplikasi dan berdiferensiasi membentuk organisme seutuhnya.

Itu dia enam teori asal-usul kehidupan yang dipercayai oleh banyak orang. Bagaimana, menarik bukan?

Baca Juga : Pengertian Revolusi

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018