Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Sukun

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Sukun – Pohon sukun menyediakan buah sukun yang bergizi dan mengandung zat tepung yang merupakan sumber makanan penting di Kepulauan Pasifik. Seperti umumnya sebuah pohon apapun, pohon sukun dapat mengalami beberapa hama dan penyakit tertentu.

Sebagai tanaman tropis, tentunya pohon sukun tidak pernah terkena periode pembekuan seperti tumbuhan yang tumbuh di daerah beriklim dingin, yang dapat mematikan atau menyebabkan periode dormansi hama dan penyakit. Patogen jamur sangat mudah terbentuk dan menyebar di lokasi tropis yang panas dan lembab.

Walaupun lingkungan tropis ideal untuk hama dan penyakit, pohon sukun relatif bebas dari hama dan penyakit. Tentu saja tidak semua tanaman yang ditanam memiliki ketahanan yang sama.

Berikut ialah beberapa hama dan penyakit yang menyerang tanaman sukun dan cara pengendaliannya:

1). Serangga sisik

  • Serangga sisik adalah serangga datar kecil berbentuk oval yang menghisap getah dari tanaman.
  • Mereka biasanya ditemukan di bagian bawah daun dan di sekitar sambungan daun.
  • Mereka cepat bereproduksi dan seringkali tidak terdeteksi sampai ada sejumlah banyak dari mereka yang memakan tanaman.
  • Karena madu lengket yang mereka kucurkan, infeksi jamur cenderung berjalan seiring dengan serangan serangga ini.
  • Spora jamur yang menyebar melalui udara mudah melekat pada residu lengket ini dan menginfeksi jaringan tanaman yang rusak.

2). Kutu putih

  • Kutu putih hanyalah jenis serangga sisik yang berbeda.
  • Bedanya, kutu putih meninggalkan residu seperti kapas putih pada tanaman, yang membuatnya lebih mudah ditemukan.
  • Kutu putih juga memakan getah tanaman.

Pengendalian

  • Baik serangga sisik dan kutu putih gejala yang ditimbulkannya adalah daun yang sakit, menguning, atau layu.
  • Jika infestasi tidak diobati, mereka dapat menginfeksi tanaman lain di dekatnya dan menyebabkan kematian pada pohon sukun.
  • Hama kutu putih dan serangga sisik dapat dikendalikan dengan minyak neem dan sabun insektisida.
  • Ranting pohon yang terinfeksi juga dapat ditebang dan dibakar.

3). Hama lainnya

  • Getah manis dan lengket dari kutu putih dan serangga sisik juga dapat menarik perhatian semut dan hama yang tidak diinginkan lainnya.
  • Semut juga cenderung mengerumuni cabang sukun yang mati setelah berbuah.
  • Masalah ini dapat dihindari hanya dengan memangkas cabang yang sudah menghasilkan buah.
  • Di Hawaii, para petaninya telah mengalami masalah hama pohon sukun dari dua wereng.
  • Wereng daun ini berwarna kuning dengan garis coklat di punggung dan dua bintik mata coklat gelap di bagian belakang badan mereka.
  • Mereka juga merupakan serangga penghisap getah yang dapat dikendalikan dengan minyak neem, sabun insektisida, atau insektisida sistemik.
  • Meskipun kurang umum, siput dan keong juga dapat mempengaruhi pohon sukun, terutama buah yang jatuh atau muda dan daun yang lembut dari anakan.

4). Buah sukun membusuk

  • Infeksi ini berasal dari jamur dan mulai menunjukkan tanda-tanda pada buah yang lebih rendah posisinya.
  • Tanda pertama adalah titik coklat yang berubah menjadi putih dengan spora jamur.
  • Biasanya tersebarkan lewat tanah tercemar yang terciprat ke buah dan kemudian oleh angin.

Pengendalian

Anda dapat mencegah buah membusuk dengan memangkas kembali ranting-ranting rendah dan memusnahkan buah yang terkena sebelum ia mencemari sisanya. Mulsa di bawah pohon juga membantu.

5). Anthracnose

  • Anthracnose adalah penyakit jamur terutama tanaman, menyebabkan lesi (luka) gelap.
  • Infeksi jamur ini tidak menyebabkan buah membusuk menyebabkan penyakit daun.
  • Tandanya ialah bintik-bintik gelap kecil di daun yang tumbuh lebih besar dan menjadi abu-abu pada bagian tengahnya.
  • Infeksi dapat terjadi di tempat serangga menyebabkan kerusakan pada daun.

Pengendalian

  • Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada pohon, jadi hancurkan cabang yang terkena dampak segera setelah Anda melihatnya.
  • Semprotan jamur juga dapat membantu menghentikan penyakit.
  • Melindungi pohon sukun dari serangga akan membuatnya kurang rentan.

6). Akar membusuk

  • Beberapa jenis jamur dapat menyebabkan akar membusuk pada sukun.
  • Rosellinia necatrix adalah salah satu jamur yang hidup di tanah yang dapat dengan cepat membunuh pohon.
  • Efek positif dari jamur ini mungkin membantu untuk memastikan air mengalir dalam tanah dengan baik utamanya terhadap pohon-pohon muda supaya tidak tergenang air.

7). Mati tunas semai

  • Biasanya menyerang bibit sukun.
  • Penyakit ini disebabkan terlalu lembabnya suatu tempat, terlebih ketika musim hujan.
  • Karena kelembaban itu, tunas semai jadi dihinggapi jamur.
  • Jamur ini menyebabkan tunas mengalami layu pucuk, lalu mengering, dan akhirnya mati.

Pengendalian

  • Lakukan penyemaian sesuai petunjuk teknis.
  • Penyemprotan menggunakan fungisida pada bedeng persemaian dan jangan sampai terlalu lembab saat menyemprotnya.
Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018