Pengertian dan Jenis Jenis Phobia (Pobia)

Diposting pada

Pengertian dan Jenis Jenis Phobia (Pobia) –Hampir semua orang pernah mengalami ketakutan terhadap sesuatu, baik itu hewan, benda-benda, keadaan gelap dan lain-lain.

Pengertian dan Jenis Jenis Phobia (Pobia)
Pengertian dan Jenis Jenis Phobia (Pobia)

Salah satu contohnya adalah ketakutan terhadap hewan tertentu seperti ular. Sebenarnya memiliki ketakutan terhadap ular seperti itu rasional, sebab binatang yang satu ini berbisa.

Tapi, ada orang yang memiliki ketakutan yang tidak rasional terhadap binatang ini. Mereka dapat digolongkan sebagai penderita phobia ular.

Pengertian Phobia

Umumnya, rasa takut adalah perasaan tertekan dan berada dalam bahaya, sementara fobia terkait dengan kecemasan dan menghasilkan ketakutan yang ekstrem atau tidak rasional.

Sebenarnya, apa sih itu phobia? Menurut Wikipedia, Fobia atau disebut juga gangguan anxietas fobik merupakan rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena.

Sedangkan menurut Mardi, phobia adalah ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu obyek, aktivitas atau sesuatu yang spesifik dan menimbulkan keinginan yang sangat mendesak untuk menhindari obyek, aktifitas atau situasi yang ditakuti tersebut.

Perasaan takut yang dimiliki seseorang yang mengidap fobia sebenarnya sulit dimengerti bagi sebagian orang. Tidak hanya mengalami takut yang luar biasa, tetapi Pemilik fobia juga akan bereaksi berlebihan.

Kita mungkin saja takut sesuatu. Namun, bila kita mengalami fobia, penggambarannya saat ketakutan itu datang bisa sampai gemetaran, pusing, sulit berpikir, bahkan ada yang pingsan.

Berdasarkan penyebabnya phobia bisa berasal dari ketakutan sejak kecil atau dari trauma, banyak penyebab yang lain yang memunculkan phobia terhadap diri sendiri. Beberapa penyebab lain diantaranya adalah faktor keturunan, faktor lingkungan dan faktor budaya.

Jenis-Jenis Phobia

Phobia memiliki jenis yang luar biasanya banyak, selain itu juga memiliki istilah yang bermacam-macam dan tentunya sulit diingat. Beberapa diantaranya adalah:

  • Nyctophobia

Kata Nyctophobia berasal dari bahasa Yunani ‘Nyctus’ yang berarti malam atau kegelapan dan Phobos yang berarti ketakutan atau ketakutan yang dalam.

Kondisi ini dapat sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari penderita terutama karena individu cenderung depresi, cemas, atau merasa was-was setiap saat.

Penderita sering menolak keluar setelah gelap, bahkan takut tidur sendirian. Menurut ahli, penyebab ketakutan phobia terhadap kegelapan karena Nyctophobia umumnya dan biasanya berasal dari pengalaman traumatis di masa lalu.

  • Xanthophobia

Tidak ada alasan pasti mengapa orang tidak menyukai warna kuning, tetapi meskipun demikian, pada kenyataannya ini adalah phobia yang aneh.

Entah itu gambar matahari buatan anak-anak, The Simpsons atau nanas, penderita xanthophobia tidak menyuka warna kuning secara ekstrim.

Mungkin mereka takut, geli atau merasa mual jika melihat sesuatu berwarna kuning. Bagi mereka yang memiliki bentuk fobia yang agresif, bahkan mendengar kata ‘kuning’ dapat memicu kecemasan dan ketakutan.

  • Turophobia

Turophobia adalah takut keju secara ekstrim karena ada pengalaman traumatis. Beberapa takut keju tertentu seperti mozzarella atau cheddar sementara yang lain takut keju pada umumnya.

Bisa jadi takut pada keju yang ditabur di atas makanan, atau keju yang numpuk di atas mangkuk setelah selesai diparut.

  • Tyrophobia

Bahasa Yunani Trypa yang berarti lubang dan Phobos yang berarti rasa takut merupakan asal dari istilah tyrophobia. Jadi Trypophobia ini berarti ketakutan terhadap lubang.

Lubang disini sebenarnya bukan lubang sembarang lubang, tentu saja yang ditakuti oleh penderita trypophobia ini, namun lubang kecil-kecil yang bergerombol.

  • Mysophobia

Mysophobia ini merupakan ketakutan yang berlebihab terhadap kuman. istilah ini perama kali diperkenalkan pada tahn 1879 oleh Dr William Alexander. Mysophobia ini juga ternyata sangat berkaitan dengan OCD yaitu penyakit mental lainnya.

  • Agarophobia

Agarophobia merupakan ketakutan terhadap ruang terbuka atau ruang yang berdesak-desakan. Bagi penderitanya phobia ini sangat menyiksa. Penyebabnya hampir semua tempat di kota-kota besar semuanya penuh oleh orang.

  • Claustrophobia

Claustrophobia merupakan bentuk ketakutan berada di ruang sempit. Sebanyak 7 % dari penduduk dunia mengalami Phobia yang satu ini.

Umumnya si penderita mengalami kekhawatiran jika berada di ruang yang sempit mereka akan kehabisan udara dan tidak bisa bernafas.

  • Ophidiophobia

Ophidiophobia merupakan phobia terhadap ular. Phobia jenis ini menimpa 1/3 dari penduduk dunia.

Banyak ahli menduga bahwa phobia terhadap ular ini sebagai bentuk perilaku yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tujuannya adalah agar manusia memiliki naluri bertahan hidup yang besar.

  • Acrophobia

Akron dalam bahasa Yunani berarti puncak. Sedangkan phobis berarti takut. Jadi akrophonia ini merpakan rasa takut terhadap ketinggian.

Ketakutan ini diderita oleh 2 persen dari penduduk dunia. Pada orang yang mengalami Acrophobia ini biasanya mereka akan panik ketika berada di tempar tinggi dan melihat kebawah. Penyebab dari adanya phobia terhadap ketinggian ini masih menjadi perdebatan.

Ada yang berpendapat bahwa phobia ini merupakan bawaan sejak lahir. Namun ada pula yang berpendapat bahwa phobia terhadap ketinggian tersebut diperoleh dari pengalaman.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *