Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Contoh Simbiosis Komensalisme

Pengertian dan Contoh Simbiosis Komensalisme – Simbiosis adalah hubungan timbal balik antara 2 makhluk hidup yang saling berdampingan. Simbiosis sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti dengan (Sym) dan kehidupan (Biosis).

Sehingga simbiosis bisa disebut dengan sebuah pola interaksi antar 2 makhluk hidup yang berlainan jenis. Para pelakunya di sebut dengan Simbion.

Pengertian dan Contoh Simbiosis Komensalisme
Pengertian dan Contoh Simbiosis Komensalisme

Ada beberapa jenis simbiosis, salah satunya simbiosis Komensalisme. Simbiosis komensalisme adalah hubungan timbal balik antara 2 makhluk hidup yang mana satu untung dan satunya tidak untung tapi juga tidak dirugikan.

Baca Juga :

Contoh Simbiosis Komensalisme

  1. Sirih dan inang

Salah satu contoh simbiosis komensalisme adalah tanaman sirih dan inangnya. Para tanaman sirih akan merambat pada inang atau tempat yang dirambatinya untuk terus tumbuh.

Walaupun tanaman sirih atau nama latinnya Piper Betle merambati inangnya, mereka tidak akan merugikan para inang walaupun mereka memperoleh keuntungan.

Menggunakan cara ini tanaman sirih bisa memperoleh sinar matahari yang digunakan untuk proses fotosintesis.

  1. Anggrek dan mangga

Contoh selanjutnya adalah tanaman anggrek dan pohon mangga. Tanaman anggrek yang nama latinnya Phalanopsis Amabilis akan merambat pada pohon mangga yang memiliki nama latin Mengifera Indica untuk memperoleh sinar matahari, air dan senyawa lain pembantu proses fotosintesis.

Tanaman anggrek menyerap kulit pohon mangga untuk memperoleh air dan mineral. kondisi ini sama sekali tidak merugikan mangga.

  1. Tumbuhan paku dan tumbuhan jati

Melalui bantuan tumbuhan jati, tumbuhan paku bisa mendapatkan sinar matahari untuk proses fotosintesis sehingga bisa bertahan hidup.

Caranya si tumbuhan paku akan merambat pada tumbuhan jati dan sama sekali tidak merugikan tumbuhan jati.

  1. Ikan remora dan ikan hiu

Keberadaan ikan remora pemilik nama latin Echeneida sp di sekitar ikan hiu pemilik nama latin Carcharhinus longamanus sama sekali tidak mengganggu.

Memang benar ikan remora hidup berkelompok, hanya saja mereka memilih untuk neraca di sekitar ikan hiu, dengan begitu mereka akan mudah memperoleh makanan dari sisa – sisa makanan ikan hiu dan pastinya agar tidak di mangsa oleh ikan lainnya yang memiliki ukuran lebih besar. Kondisi ini pastinya akan menguntungkan ikan remora apalagi para hiu tidak merasa terganggu.

  1. Ikan Remora dan Ikan Pari

Bukan hanya di sekitar ikan hiu, ikan remora juga berada di sekitar ikan pari. Ikan remora akan memanfaatkan sirip punggungnya sebagai alat penghisap dan melekat pada ikan pari. Keberadaan ikan remora tidak lain untuk memperoleh makanan dari sisa – sisa makanan ikan pari.

Sedangkan ikan pari sama sekali tidak merasa terganggu dengan keberadaan ikan remora walaupun para ikan remora mengambil keuntungan dari mereka.

  1. Udang dan timun laut

Contoh selanjutnya adalah udang yang memiliki nama latin Lysmata Grabhami dan timun laut yang memiliki nama latin Cucumaria Frodosa.

Seekor udang akan mendekati timun laut untuk memperoleh sisa – sisa makanan yang ada di sekitar timun laut. Kondisi ini jelas menguntungkan bagi udang tapi timun laut tidak merasa dirugikan.

  1. Ikan Goby dan Bulu Babi

Ikan Goby memanfaatkan bulu babi sebagai tempat berlindung dari predator mengingat bulu babi memiliki duri yang penuh dengan racun.

Ikan Goby akan tinggal diantara duri bulu babi yang mana para bulu babi juga tidak merasa terganggu oleh keberadaanya.

You May Also Like

About the Author: ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *