Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kemenyan

Klasifikasi :

  • Kingdom         : Plantae
  • Divisi               : Spermatophyta
  • Kelas               : Dicotyledoneae
  • Ordo                : Ebenales
  • Famili              : Styracaceae
  • Genus              : Styrax
  • Spesies            : Styrax sp.

Kemenyan juga disebut Olibanum merupakan aroma wewanian yang memiliki bentuk kristal yang dimanfaatkan dalam dupa dan parfum.

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kemenyan

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kemenyan

Styrax memiliki banyak jenis, yang paling dikenal antara lain adalah Styrax benzoin Dryand, Styrax paralleloneurum Perkins dan Styrax tonkinensis (Pierre) Craib ex Hartwich. Baca Juga :

Styrax paralleloneurum (kemenyan toba) bersinonim dengan Styrax sumatranus J.J.Smith.

Styrax tonkinensis (kemenyan siam) bersinonim dengan Anthostyrax tonkinensis Pierre; Styrax macrothyrsus Perkins; Styrax hypoglaucu Perkins; dan Styracx subniveus Merr. & Chun. K

emenyan ini biasanya dikenal sebagai Kemenyan Bulu, Kemenyan Durame, Kemenyan Toba, Kemenyan Sumatera Dan Kemenyan Jawa.

Kemenyan Durame adalah kemenyan asli Indonesia yang tumbuh di Sumatera, Jawa, Bangka Belitun dan juga tersebar di Vietnam, Malaysia, Laos dan Thailand. Jenis kemenyan Bulu dan kemenyan Toba tumbuh di Malaysia dan Sumatera.

Morfologi Tanaman Kemenyan

1). Habitus, pohon memiliki tinggi + 18 m 2). Batang

Batang; tegak, berkayu, bulat, halus, memiliki percabangan simpodial dan berwarna coklat muda. Batang kemenyan berbentuk lurus dengan percanbangan yang sedikit.

Memiliki kulit batang yang beralur tidak terlalu dalam, kulit kemenyan biasanya berwarna merah anggur hingga coklat muda, kulit luar ada yang halus dan ada yang retak-retak ke arah vertikal atau berlekuk halus.

Kulit kemenyan bagian dalam lunak, berwarna coklat sampai merah, dengan kayu gubal berwarna putih.

3). Daun

Daun; tunggal, berbentuk lonjong, berseling, tersebar, memiliki panjang 4 – 8 cm, memiliki lebar 2 – 5 cm, tepi rata, ujungnya meruncing, pertulangan daun menyirip, berwarna hijau, tangai berbentuk bulat.

Tanaman kemenyan memiliki daun tunggal yang tersusun secara spiral, bentuknya oval bulat, bulat memanjang dengan dasar daun berbentuk bulat dan ujung daun runcing.

Panjang daun kemenyan dapat mencapai hingga 4-15 cm dengan lebar daun 5-7,5 cm, tangai daun kemenyan 5-13 cm, memiliki helai daun dengan nervi 7 – 13 pasang.

Helai daun kemenyan halus, bagian permukaan bawah mengkilap berwarna putih hingga abu-abu.

4). Bunga

Bunga; majemuk, berbentuk lonjong, terletak di ketiak daun dan ujung batang, tangkai bulat berwarna hijau, kelopak memiliki bentu seperti mangkok, berbulu hijau, memiliki benang sari berwarna putih, putik berbentuk sislindris dan berwarna putih, mahkota bertajuk lima, berbentuk lonceng dan berwarna putih.

Tanaman kemenyan memiliki bunga dengan kelamin dua dengan panjang tangkai 6-11 cm, daun mahkota bunga berjumlah 9-12 helai yang berukuran 2-3,5 mm.

Setiap tahun, kemenyan berbunga secara teratur sekali. Waktu berbunga tanaman kemenyan biasanya dimulai dari bulan November, Desember hingga Januari.

Bunga majemuk tersusun tandan atau malai pada ujung daun atau pada bagian ketiak daun.

5). Buah

Buah; berbentuk lonjong, berwarna hijau saat muda dan coklat saat tua. Kemenyan memiliki buah yang berbentuk bulat dan lonjong dengan ukuran 2,5-3 cm.

6). Biji

Biji; berbentuk bulat dengan diameter + 1,2 cm berwarna coklat. Kemenyan memiliki biji berukuran 15-19 mm berwarna coklat keputihan. Biji terdapat dalam daging buah kemenyan yang cukup tebal dan keras.

Hal ini membuat kemenyan tidak rusak walaupun sudah beberapa bulan jatuh dari pohonnya.

Bentuk buah dan biji kemenyan dapat dimafaatkan sebagai pembeda antara satu jenis kemenyan dengan kemenyan lain.

7). Akar, tunggang dan berwarna coklat muda

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *