Pengertian, Syarat, Tujuan, Struktur dan Jenis Aransemen

Pengertian, Syarat, Tujuan, Struktur dan Jenis Aransemen – Seorang pencipta lagu apalagi penyanyi, belum tentu bisa mengaransemen sebuah musik. Diperlukan orang orang dengan bakat dan potensi tertentu, untuk bisa melakukannya. Tujuan aransemen sangat penting. namun, kita tidak akan pernah tahu kalau kita tidak memahami apa arti aransemen.

Pengertian, Syarat, Tujuan, Struktur dan Jenis Aransemen

Pengertian, Syarat, Tujuan, Struktur dan Jenis Aransemen

Sangat banyak orang yang bisa membuat karya sendiri, tetapi mereka kebingungan ketika harus mengaransemen lagu orang lain.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi dan Contoh Seni Rupa Murni

Nah, pada artikel kali ini, kami akan mengulas secara eksklusif tentang aransemen yang akan kami lengkapi dengan definisi, Tujuan dan jenis jenis aransemen.

PENGERTIAN ARANSEMEN

Aransemen adalah keseimbangan atau keselarasan antara unsur unsur musik. Unsur unsur musik disini bisa berupa notasi, suara penyanyi, kolaborasi bunyi, aksentuasi vokal dan lain lain.

Biasanya aransemen ini diolah dari jenis, genre dan bentuk musik yang telah ada. Tujuannya adalah supaya musik tersebut terdengar lebih artistik, indah dan sesuai jaman.

Maka dari itu, tindakan aransemen tidak harus merusak esensi musik atau lagu pertamanya tetapi hanya membuat kreasi baru sehingga lagu pertama terkesan lebih bagus.

Nah, dari narasi diatas, bisa diartikan kalau aransemen adalah tindakan menyeimbangkan dan menyelaraskan unsur unsur musik pada sebuah lagu dengan kreasi kreasi tertentu tanpa menghilangkan bentuk paten dari musik aslinya demi tujuan untuk menjadikan musik tersebut terdengar lebih artistik dan memiliki daya jual.

SYARAT SYARAT MENGARANSEMEN

Tidak semua orang bisa melakukan aransemen sebuah lagu. Bahkan, bagi orang yang tidak paham, justru kegiatan aransemen bisa menimbulkan masalah seperti pengambilan hak cipta orang lain. Nah, berikut ini kami list syarat syarat mengaransemen yang baik, yaitu :

  • Tidak boleh menghilangkan unsur unsur paten dalam musik
  • Tidak Boleh ada pengurangan lirik dan masih ditolerir untuk penambahan lirik sebagai pemanis semata
  • Arranger harus memiliki kecerdasan harmoni dan acord bukan semata bisa membuat lagu
  • Harus ada izin dari pemilik lagu pertama
  • Tidak Ditujukan untuk melecehkan atau merendahkan lagu pertama

TUJUAN TUJUAN ARANSEMEN

Secara garis besar Tujuan aransemen adalah membuat musik atau lagu pertama menjadi berubah. Sedangkan tujuan secara lengkap, kami list saja dibawah ini, yaitu :

  • Membuat lagu menjadi lebih artistik
  • Estetika dalam lagu Bisa Muncul
  • Membuat rating lagu tinggi dan disukai oleh masyarakat sesuai jamannya
  • Meningkatkan Penjualan Kaset atau VCD
  • Demi Memenuhi Kebutuhan Panggung dan Pementasan menjadi lebih menarik
  • Mengangkat Kembali Hasil Karya Masa Lalu Menjadi Konsumsi seni di hari ini
  • Menggugah rasa cinta pemuda dan remaja pada karya musik
  • Sebagai ajang menuangkan kreativitas dalam bersimponi dan menggubah musik.

Nah, setelah kita sama sama tahu tentang pengertian, syarat syarat dan tujuan aransemen, maka mari kita lanjutkan dengan struktur cara mengaransemen dan jenis jenis aransemen

STRUKTUR CARA MENGARANSEMEN

Struktur cara mengaransemen merupakan konsep sebelum kita menggubah atau mengaransemen sebuah lagu. Pada konsep ini, corat mencoret adalah hal yang wajar.

Makanya dibutuhkan orang orang yang memang piawai dalam hal interpretasi antar simponi dengan unsur unsur musik yang ada di dalam lagu yang hendak di aransemen.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami list struktur pembuatan aransemen, yaitu :

  • Simak lagu original dengan seksama
  • Catat notasi notasi setiap unsur musiknya secara lengkap
  • Mainkan secara bertahap sesuai notasi sendiri.
  • Lakukan penggalan penggalan musik seperti saat interload, reffrend, koda, untuk direnungkan
  • Masukkan notasi yang bisa menimbulkan keindahan lebih pada penggalan penggalan yang dilakukan.
  • Catat notasi tersebut masukkan pada catatan notasi yang original
  • Mainkan dan dengarkan musik yang sudah diaransemen dengan lebih seksama
  • Lanjutkan dengan memberikan lirik lirik pemanis diantara penggalan penggalannya biasanya di awal, ditengah atau diakhir lagu.
  • Musik hasil aransemen siap dipertontonkan dan diperdengarkan.

Silahkan lakukan aransemen tetapi harus tetap berpegang teguh pada syarat syarat mengaransemen sebuah lagu seperti yang telah kami list diatas.

JENIS JENIS ARANSEMEN

Jenis jenis aransemen dibagi menjadi tiga bagian penting, yaitu jenis aransemen vocal, jenis aransemen instrument atau alat musik dan jenis aransemen campuran.

  1. Jenis Aransemen Vocal

Pada Jenis aransemen ini, tindakan penggubahan hanya pada vocal penyanyinya saja. Yang biasanya menggunakan penyanyi satu vocal, setelah diaransemen, penggunaan tiga vocal bisa terjadi selama itu membuat musik lebih oke.

  1. Jenis Aransemen Instrument

Jenis aransemen ini menitikberatkan pada kelengkapan alat musik dan permainan acord atau notasi. Jadi pada jenis ini, yang diaransemen adalah musiknya bukan vocalnya.

  1. Jenis Aransemen Campuran

Jenis aransemen campuran memiliki arti gubahan yang dilakukan terhadap musik mencakup semua unsur, baik perubahan vocal dan perubahan musik. Aransemen inilah yang paling diminati karena efek artisitiknya lebih terlihat.

Itulah pengertian aransemen dan jenis jenisnya serta cara membuatnya yang bisa anda jadikan pedoman menjadi seorang arranger yang handal.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..