Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Sejarah Kalkulus

Pengertian Kalkulus : Sejarah Kalkulus – Ingin kenal lebih jauh tentang kalkulus? Pengertian kalkulus beserta sejarah sejarahnya? Silahkan simak artikel ini hingga selesai.

Pengertian dan Sejarah Kalkulus

Pengertian dan Sejarah Kalkulus

Para pakar matematika, atau mahasiswa jurusan matematika, pastinya sudah mengenal istilah kalkulus. Sebuah ilmu berhitung yang biasanya digunakan sebagai instrumen sebuah penelitian atau riset.

Baca Juga : Pengertian Himpunan

Nah, pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskan tentang pengertian kalkulus beserta sejarahnya. Semoga apa yang kami jabarkan bisa menambah bendahara keilmuan anda tentang teori teori matematis.

PENGERTIAN KALKULUS

Kalkulus merupakan satu jenis ilmu atau teori matematika yang berfungsi begitu vital terhadap operasi angka angka. Di dalam teori matematika, kalkulus disebut juga dengan istilah lain seperti trigonometri, geometri dan aritmetika.

Kalkulus didalam teori matematika pada umumnya menjelaskan secara detail tentang turunan turunan yang dikenal dengan istilah integral maupun diferensial.

Maka dari itu, ilmu kalkulus terbagi menjadi dua yaitu kalkulus integral dan kalkulus diferensial dengan pengertian sebagai berikut:

  • Kalkulus Integral

Kalkulus integral adalah perhitungan analisa matematis tentang metode riset yang berupa evaluasi fungsi integralitas terhadap ukuran seperti luas, panjang, nomor, lengkung dan volume dengan menggunakan solusi standart persamaan diferensial.

  • Kalkulus Diferensial

Kalkulus diferensial adalah satu bagian dari teori kalkulus yang bekerja dengan cara menganalisis sebuah kemampuan nilai dalam rangka memodifikasi fungsi berdasar perubahan inputnya.

Dari narasi diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa kalkulus adalah teori di dalam ilmu matematika yang mempelajari tentang perubahan fungsi nilai sekaligus menjadi perangkat penghitung luas dan ukuran serta penomoran yang menggunakan telaah analisis matematis sebagai landasan telaahnya.

SEJARAH KALKULUS

Sejarah kalkulus bisa dijelaskan secara panjang lebar dari abad pertama ditemukan hingga abad modern seperti sekarang. Maka dari itu, agar penjelasan tidak terlalu luas, penjabaran ini kami bagi menjadi tiga bagian saja.

  1. Histori Kalkulus

Ilmu kalkulus telah ditemukan di abad kuno dan dikembangkan dengan pesat pada zaman pertengahan. Kini, teori kalkulus telah menemukan puncak perkembangannya hingga menjadi perangkat riset modern.

Pada abad kuno, kalkulus integral telah dikenal oleh masyarakat. Tetapi proses analisisnya masih spontan, parsial dan belum sistemik.

Penelusuran sejarah kalkulus semakin ajeg sejak ditemukannya fakta Papirus Moskwa Mesir ketika mereka melakukan analisis kalkulus terhadap piramida pada tahun 1800 sebelum masehi.

Temuan ini akhirnya dijadikan landasan riset oleh Archimedes untuk mencari nilai nilai terbaik teori kalkulus dari segi heurista dan ditemukan bahwa apa yang dilakukan masyarakat kuno tersebut merupakan teori yang mirip dengan kalkulus integral.

Di abad pertengahan, salah seorang pakar matematika dari India bernama Aryabhata telah mencoba menerapkan konsep yang dikenal dengan istilah “ konsep kecil tak terhingga “ yang sempat menghebohkan pada tahun 499.

Yang istimewa dari matematikawan ini adalah dia berhasil menganalisis permasalahan perbintangan dan antariksa dengan menggunakan metode diferensial dasar.

Pada tahun 1000 di abad yang sama lahirlah seorang matematikawan arab bernama Ibn al-Haytham yang berhasil menemukan nilai jumlah dari rumus perhitungan pangkat empat.

Dia juga tergolong orang paling awal yang berhasil mengembangkan rumus standart pangkat integral yang nantinya menjadi titik rintis dari teori kalkulus integral.

Sedangkan pada abad ke-12 seorang pemikir berkebangsaan Persia bernama Sharaf al-Din al-Tusi berhasil menemukan konsep pengubah nilai dari kubik yang kelak diakui sebagai landasan pijak lahirnya teori kalkulus diferensial.

Perkembangan kalkulus di jaman modern dimulai secara sporadis pada abad ke-17 di Jepang. Pada waktu itu lahirlah seorang matematikawan Jepang bernama Seki Kowa yang dikuatkan oleh riset independen oleh dua orang berkebangsaan Eropa bernama John Wallis dan James Gregory.

Ilmu dan teori tentang kalkulus semakin berkembang ketika seorang Newton berhasil menerapkan standart umum kalkulus terhadap kajian fisika sederhana dan parsial Leibniz sehingga dengannya lahirlah tanda tanda notasi kalkulus modern yang tetap eksist hingga jaman ini.

  1. Pengaruh Vital Kalkulus Sebagai Solusi

Selama abad demi abad yang dilewati, kalkulus sudah diterapkan dalam menganalisis tentang ruang, waktu dan gerak. Bahkan atas kerjasama para matematikawan dan filsuf, dikala itu telah berhasil menemukan pembagian angka dengan nol atau pembagian dengan angka tak terhingga.  Konsep inilah yang dikenal dengan istilah paradoks Zero.

Sedangkan untuk kasus kalkulus diferensial, analisisnya masih seputar kecepatan plus kemiringan suatu kurva.

Kini teori kalkulus telah berhasil mensintegrasikan dirinya dengan bidang fisika sederhana, astronomi, matematika hingga filsafat materialistis yang diagung agungkan oleh para ilmuwan ilmuan dunia.

  1. Peran Kalkulus

Kalkulus telah menjadi primadona dalam ilmu pengetahuan. Bahkan teori yang satu ini, wajib digunakan dalam telaah telaah ilmu tehnik, kedokteran, bisnis, komputer, bahkan semua disiplin ilmu yang berhubungan dengan mekanika klasik akan menjadikan kalkulus sebagai pisau bedahnya.

Itulah pengertian dan Sejarah Teori Kalkulus sebagai bagian dari ilmu Matematika. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018