Pengertian PMI Adalah : Sejarah dan Manfaatnya

Diposting pada

Pengertian PMI Adalah : Sejarah dan Manfaat PMI – Pada umumnya setiap manusia tidak akan pernah bisa berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain dan karena itulah manusia disebut dengan makhluk sosial.

Pengertian PMI Adalah : Sejarah dan Manfaatnya
Pengertian PMI Adalah : Sejarah dan Manfaatnya

Namun saat ini, banyak manusia yang sudah tidak terlalu mementingkan sosialisai dengan tetangga atau warga sekitarnya dan membuatnya cenderung suka melakukan segala hal secara individu.

Berangkat dari permasalahan tersebut, maka beberapa orang berinisiatif untuk membentuk sebuah perkumpulan atau organisasi yang bertugas untuk peduli terhadap lingkungan dan juga masyarakat luas.

Hasil dari perkumpulan tersebut maka muncullah PMI atau Palang Merah Indonesia.

Untuk anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai pengertian, sejarah dan manfaat PMI, maka kami sarankan agar anda menyimak baik-baik ulasan yang akan kami berikan di bawah ini.

Pengertian PMI

Pengertian dari PMI atau Palang Merah Indonesia merupakan sebuah organisasi independen yang ada di Indonesia yang mana organisasi tersebut bergerak pada bidang kemanusiaan.

Organisasi ini dibentuk atas inisiatif dari masyarakat Indonesia sendiri meskipun memang juga ada yang berpendapat bahwa PMI lahir karena pengaruh dari Palang Merah Dunia.

Beberapa prinsip yang harus dipegang teguh oleh seseorang yang ikut di dalm organisasi PMI antara lain sebagai berikut:

  • Kemanusiaan atau yang disebut dengan Humanity
  • Kesamaan atau yang disebut dengan Imparliality
  • Kenetralan atau yang disebut dengan Neutrality
  • Kemandirian atau yang disebut dengan Independence
  • Kesukarelaan atau yang disebut juga dengan istilah Voluntary Service
  • Kesatuan atau Unity, dan
  • Kesemestaan atau yang juga disebut dengan Universality

Sementara untuk tujuan dari PMI itu sendiri adalah sebagai berikut:

  • Untuk mewujudkan PMI agar supaya baik dalam setiap tingkatan, seperti di dalam melaksanakan kebijakan organisasi, peraturan, serta prosedur yang diterapkan di dalam PMI itu sendiri.
  • Untuk meningkatkan sumber daya para anggota PMI di berbagai aspek atau tingkatan, baik itu SDM atau Sumber Daya Manusia atau juga sarana dan prasarana yang nantinya akan berguna di dalam penanganan bencana yang ada di wilayah Indonesia.
  • Membantu meningkatkan ketahanan di dalam upayanya untuk mengurangi dampak negatif pada masyarakat yang disebabkan oleh bencana alam. (Baca Juga : Bencana Adalah)
  • Membantu meningkatkan pelayanan darah yang berkualitas dan memadai di seluruh wilayah Indonesia.
  • Untuk meningkatkan serta mempererat hubungan antara PMI dengan Pemerintah Pusat maupun juga Pemerintah Daerah sesuai dengan mandat dan fungsi PMI yang memang bergerak di bidang kemanusiaan.
  • Untuk meningkatkan PMI dalam hal akuntabilitas sebagai organisasi yang ada di ranah nasional maupun juga internasional.
  • Membantu di dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan juga prinsip dasar Palang Merah Dunia dengan melalui komunikasi, edukasi, serta diseminasi.

Sejarah Terbentuknya PMI

Mungkin banyak yang belum tahu bahwasanya awal mula terbentuknya PMI adalah sebelum terjadinya Perang Dunia II, yakni pada tanggal 12 Oktober 1873 yang pada waktu itu didirikan oleh Belanda namun diberinama NERKAI atau Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indië yang kemudian organisasi tersebut bubar ketika Jepang telah berhasil mengusir Belanda dan menduduki Indonesia.

Lalu, perjuangan untuk mendirikan PMI kembali muncul pada sekitar tahun 1932 yang mana ide ini dipelopori oleh seseorang yang bernama Dr. R.C.L Senduk dan juga Dr. Bahder Djohan yang pada waktu itu masih membuat sebuah rancangan atau konsep PMI.

Ketika rancangan tersebut diajukan, langsung mendapatkan banyak respon positif, terutama oleh para pelajar di Indonesia dan kemudian ide tersebut diajukan kepada sidang yang bernama Sidang Konferensi Nakai yang diselenggarakan pada 1940.

Namun ternyata rancangan tersebut langsung ditolak tanpa adanya pertimbangan apapun. Akan tetapi, mereka tidak menyerah dan masih menyimpan rancangan PMI dan menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkannya kembali.

Dan pada tanggal 3 September 1945, dimana Presiden pertama Indonsia yakni Bung Karno langsung menunjuk Dr. Boentaran yang ada waktu itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan untuk segera membentuk sebuah organisasi yang diberi nama Palang Merah Indoneisa yang kemudian dibantu oleh orang-orang yang dikenal dengan panitia, antara lain seperti Dr. R. Mochta yang menjabat sebagai ketua, Dr. Bahder Djohan yang menjabat sebagai penulis, dan tiga panitia yang masing-masing Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, Dr. Sitanala, dan juga Dr. Marzuki.

Lalu tepat satu bulan setelah Indonesia merdeka, yakni pada tanggal 17 September maka kemudian secara resmi terbentuklah sebuah organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan yang diberinama PMI atau Palang Merah Indonesia yang mana organisasi ini kemudian telah diratifikasi pada tahun 1958 dengan melalui UU No 59. Dengan kata lain, PMI merupakan sebuah organisasi resmi yang sah yang bertugas membantu mengurusi masalah sosial kemanusiaan.

Itulah penjelasan dari kami mengenai pengertian, sejarah dan manfaat PMI. Semoga bermanfaat.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *