Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Proses, dan Mekanisme Profase dalam Pembelahan Mitosis

Pengertian, Proses, dan Mekanisme Profase dalam Pembelahan Mitosis – Halo Pembaca, bertemu lagi dengan saya ya. Hari ini kita akan membahas hal yang kemarin kita telah bahas.

Bila sebelumnya kita sudah membahas tentang mekanisme anaphase, nah hari ini kita akan membahas tentang dunia ilmu genetika, yang berkaitan dengan proses serta mekanisme anaphase dalam pembelahan mitosis.

Pengertian, Proses, dan Mekanisme Profase dalam Pembelahan Mitosis

Pengertian, Proses, dan Mekanisme Profase dalam Pembelahan Mitosis

Tapi, sebelum masuk dalam pokok pembahasan, yuk kita pelajari dulu istilah – istilah penting yang perlu diketahui.

Menurut johansen (1911), genotype diciptakan untuk sifat – sifat dasar yang belum terpengaruh oleh factor – factor lingkungan dan fenotipe untuk sifat – sifat yang tampak.

Nah seperti dipelajari dalam ilmu pertanian, ilmu genetika sendiri bermanfaat untuk mendapatkan varietas – varietas dari produk bibit, benih, atau hasil produk yang lebih unggul daripada jenis – jenis yang telah ada. Bisa dari kecepatan pertumbuhan, mutu , dan hasil dari produk itu sendiri.

Nah dengan adanya hal tersebut, maka akan ada macam – macam varietas yang sifatnya unggul secara nyata dibandingkan dengan varietas yang lain. Penyebab adanya variabilitas ini salah satunya melalui modifikasi, mutasi, dan blasteran.

Pembelahan Mitosis

Bicara tentang pembelahan, maka kita perlu belajar tentang pembelahan mitosis. Apa sih itu pembelahan mitosis?

Mitosis sendiri merupakan pembelahan nucleus yang memiliki asosiasi dengan pembelahan sel somatic, yang menghasilkan dua sel baru identic dalam banyaknya kromosom dan identic dengan sel asal.

Nah, pembelahan mitosis hanya terjadi pada sel eukariot, dan pada organisme multisel, sel –sel seomatik akan mengalami mitosis, sedangkan sel kelamin akan membelah diri melalui proses yang berbeda dari mitosis, yaitu meiosis.

Nah, dalam pembelahan mitosis, proses ini akan menghasilkan sel anak yang memiliki jumlah sama dengan jumlah kromosom sel induk. Dalam pembelahan sel, tidak semua bagian sel dalam tubuh memiliki kecepatan pembelahan yang sama.

Misalnya, ketiak sel di kulit mengalami kerusakan, sel – sel germatikum kulit mampu melakukan pembelahan yang sangat cepat.

Hal ini tidak berlaku dengan sel – sel hati, dimana proses pembelahan sel dapat berlangsung selama siklus tahunan. Untuk sel – sel saraf bahkan tidak mampu melakukan pembelahan pada umur tertentu.

Pada pembelahan sel organisme multiseluler, proses pembelahannyadisebut dengan siklus sel. Dalam seluruh proses mitosis akan mencakup empat fase , dan hari ini kita akan bahas seputar profase.

Profase

Profase adalah tahap pertama dalam proses mitosis. Jika benang – benang kromatin mulai menebal menjadi kromosom, itulah saatnya tahap profase dimulai. Saat itu kromososm masih terlihat seperti benang – benang panjang kusut.

Seiring dengan berjalannya waktu, kromosom mulai menebal disebabkan saat ini kromosom sudah kehilangan airnya dan penebalan terjadi karena benang tersebut mengalami sprialisasi.

Nah proses spirarilasi ini menyebabkan tiap – tiap kromosom terdiri dari dua belahan yang identik. Belahan kromosom inilah yang dinamakan kromatida. Kedua kromatida masih bersatu ditempat kromosom mengenting disebut dengan sentromer.

Apabila profase berjalan lebih lanjut, nucleus akan berjalan semakin kecil dan menghilang.

Akhir dari profase sendiri ditandai dengan timbulnya benang – benang dari kutub – kutub sel yang semakin lama akan semakin panjang dan berjalan dari kutub ke kutub berbentuk struktur seperti gelondong.

Pergerakan sentriol akan berhenti apabila keduanya telah berhadapan dan membentuk kutub – kutub sel. Nah pembaca sekalian, itu dia pembahasan kita pada artikel kali ini.

Artikel pembelahan mitosis pada profase tentunya akan meningkatkan pengetahuan kita seputar pembelahan mitosis, sehingga wawasan kita akan terbuka lebih lebar tentang hal – hal ini. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018