Tahap dan Proses Pembentukan Embrio pada Manusia

Tahap dan Proses Pembentukan Embrio pada Manusia – Makhluk hidup dapat berkembangbiak dan mempunyai keturunan, hal ini menjadi sesuatu yang harus dilakukan agar populasi Makhluk Hidup tersebut tidak punah.

Tahap dan Proses Pembentukan Embrio pada Manusia

Tahap dan Proses Pembentukan Embrio pada Manusia

Perkembangbiakan dapat dibagi menjadi dua, yaitu aseksual dan seksual. Perkembangbiakan aseksual adalah perkembangbiakan tanpa melibatkan alat reproduksi, sehingga tidak terjadi fertilisasi.

Tumbuhan dan hewan yang tidak memiliki tulang belakang biasanya mengalami perkembangbiakan ini.

Sedangkan perkembangbiakan secara seksual melibatkan alat reproduksi sehingga terjadi proses fertilisasi. Dalam kesempatan kali ini akan dibahas mengenai perkembangbiakan seksual khususnya pada manusia.

Pada Organisme yang berkembang biak secara sexsual terutama manusia, terjadi pertemuan antara sel sperma dengan sel telur dan Setelah pertemuan itu, maka akan tercipta zigot.

Zigot akan melewati beberapa proses yang kemudian menjadi Embrio. Embrio disini berupa gumpalan yang pada usia 3 – 5 minggu khamilan sudah menampakkan rancangan bentuk organ tubuh, seperti tangan, kaki, kepala, dan lain-lain.

Secara bertahap, dibawah ini akan dijelaskan tahap pembentukan Embrio pada manusia, yaitu :

Ovulasi

Ovulasi adalah pelepasan sel telur yang sudah matang dari kedua ovarium wanita. Sel telur yang dilepas akan menuju tuba fallopi dan setelah itu akan bergerak secara perlahan menuju rahim.

Kondisi seperti ini menunjukan bahwa sel telur siap untuk dibuahi oleh sperma. Sel telur yang telah matang memiliki waktu sekitar 24 jam sebelum akhirnya mati, sedangkan seperma yang dikeluarkan dapat bertahan di dalam vagina dengan waktu yang lebih lama yaitu sekitar 7 hari.

Perjalanan Sperma

Seperma yang telah berada di dalam vagina akan berenang menuju tuba fallopi untuk membuahi sel telur.

Waktu yang diperlukan untuk menuju sel telur sekitar setengah jam, namun dari jumlah sperma yang sangat banyak hanya terdapat beberapa ratus saja yang dapat mendekati sel telur karena terdapat banyak sekali rintangan yang harus dilewati sperma pada saluran reproduksi wanita untuk mencapai sel telur.

Pembuahan

Setelah mencapai sel telur, hanya ada satu sel sperma saja yang masuk ke dalam sel telur dan melakukan pembuahan.

Pembuahan berlangsung selama 24 jam dan ketika sudah ada sel sperma yang masuk, terjadi perubahan pada permukaan sel telur.

Perubahan ini bertujuan untuk mencegah sel sperma lain masuk, sehingga hanya ada satu saja sperma yang membuahi sel telur.

Pembelahan Sel

Setelah terjadi pembuahan, sel telur akan membelah diri dan tumbuh menjadi beberapa sel. Kemudian sel-sel tersebut meninggalkan tuba fallopi dan setelah 3-4 hari, sel tersebut masuk ke dalam uterus.

Implantasi

Selanjutnya setelah sel telur berada di dalam uterus. Uterus yang sedang dalam keadaan sekresi lender dibawah pengaruhprogesteron.

Sel telur yang telah dibuahi akan menempel pada dinding uterus atau endometrium yang kemudian membelah diri. Proses ini disebut dengan Implantasi.

Perkembangan Janin

Sel-sel tersebut kemudian menjadi plasenta dan yang lain menjadi embrio. Pada minggu ke lima jantung janin mulai berdetak yang kemudian diikuti dengan terbentuknya organ-organ lain, seperti paru-paru, mata, telinga hidung, dan lain sebagainya.

Kemudian organ-organ tersebut berada pada posisinya masing-masing hingga terciptalah sesosok calon individu baru. Setelah 40 minggu maka akan lahir seorang bayi.

Baca Juga :

Nah, itulah penjelasan tentang tahap-tahap perkembangbiakan pada manusia. Lebih tepatnya perkembangan embrio yang dimulai dari tahap ovulasi hingga sampai ke perkembangan janin. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..