Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Akar Wangi

Diposting pada

Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Akar Wangi – Tanaman akar wangi merupakan jenis tanaman yang mirip dengan rumput tinggi, yang akarnya mengeluarkan minyak dan bisa disuling.

Hasil penyulingan dari akar tanaman akar wangi itu sendiri sering disebut dengan nama minyak atsiri.

Minyak ini biasa digunakan sebagai campuran minyak wangi karena fungsinya yang dapat mengikat bau harum dari minyak lain.

Tak hanya itu saja, minyak hasil penyulingan akar tanaman akar wangi juga banyak digunakan di industri kosmetik, sabun, pengusir serangga, hingga obat luar seperti minyak reumatik dan lain-lain.

Di balik semua manfaat tersebut, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak tahu klasifikasi maupun morfologi atau ciri-ciri dari tanaman akar wangi.

Oleh sebab itu, uraian di bawah ini akan mengulas lebih mendalam mengenai dua hal tersebut.

Klasifikasi Tanaman Akar Wangi

Akar wangi memiliki nama ilmiah Chrysopogon zizanioides.

Tanaman ini juga mempunyai banyak nama karena setiap daerah di Indonesia menyebutnya dengan nama yang berbeda, salah satu nama lain dari tanaman akar wangi adalah rumput vetiver.

Jika dilihat dari klasifikasi ilmiahnya, tanaman akar wangi berada pada divisi Magnoliophyta, kelas Liliopsida, berordo Poales, dan famili Poaceae atau keluarga rumput-rumputan.

Tanaman akar wangi juga termasuk golongan tanaman monokotil karena hanya memiliki satu keping biji.

Morfologi atau Ciri-ciri Fisik Tanaman Akar Wangi

Jika dilihat sekilas, tanaman akar wangi hampir tidak ada bedanya dengan rumput biasa.

Bagian tubuh tanaman akar wangi yang terlihat hanya bagian daunnya saja jadi tanaman ini seolah tidak memiliki batang.

Padahal batang akar wangi termasuk jenis batang lunak yang seringkali mirip dengan daun.

Berikut ciri-ciri lengkap masing-masing bagian dari tanaman akar wangi.

  1. Daun

Daun tanaman akar wangi berbentuk sejajar dengan lebar yang sangat sempit.

Ujung daun akar wangi juga runcing sehingga sering disebut dengan daun berbentuk jarum. Daun akar wangi bersifat kaku, dan tunggal.

Namun, meskipun kaku dan runcing, di bagian bawah daun tanaman akar wangi justru memiliki permukaan yang licin.

Warna daun tanaman ini sendiri sama dengan tanaman lain, yaitu hijau muda dan tua, tergantung dari usia tanaman.

  1. Batang

Bagian tumbuhan akar wangi yang satu ini memang sering tidak terlihat, khususnya pada tanaman akar wangi yang masih berusia muda.

Batang akar wangi berwarna putih dan memiliki banyak ruas-ruas.

Tinggi dari batang tanaman akar wangi bisa mencapai lebih dari 2 meter dengan diameternya sekitar 8 mm saja.

  1. Akar

Akar merupakan bagian tanaman akar wangi yang paling penting. Tanaman ini memiliki jenis akar serabut yang sangat tidak teratur.

Akar tanaman akar wangi juga banyak dan kuat sehingga tahan terhadap erosi tanah.

Selain itu, akar tumbuhan ini juga mengembang karena bisa menyimapan banyak air, dan berwarna cokelat kekuning-kuningan.

  1. Bunga

Tanaman akar wangi memiliki bunga yang berwarna hijau atau ungu. Bentuk bunga tanaman ini mirip dengan bentuk daun telinga.

Setiap tangkai bunga tersebut akan dihubungkan dengan tandan oleh bagian tumbuhan yang bentuknya mirip dengan benang.

Itulah klasifikasi ilmiah lengkap dari tanaman akar wangi beserta ciri-ciri lengkapnya.

Meskipun berada di famili yang sama, ada banyak ciri-ciri yang membedakan tanaman akar wangi dengan jenis rumput yang lain, salah satu perbedaan yang menonjol yaitu adanya bunga pada tumbuhan akar wangi ini.

Anda juga bisa melakukan pengamatan lebih lanjut untuk bisa mengetahui ciri-ciri tanaman ini dengan lebih lengkap.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *