Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Contoh Simbiosis Mutualisme, Komensalisme dan Parasitisme

Pengertian dan Contoh Simbiosis Mutualisme, Komensalisme dan Parasitisme – Tentunya kita mengenal dan pernah mendengar istilah simbiosis, karena pernah dipelajari sejak dari kita duduk di bangku sekolah dasar.

Pengertian dan Contoh Simbiosis Mutualisme, Komensalisme dan Parasitisme

Pengertian dan Contoh Simbiosis Mutualisme, Komensalisme dan Parasitisme

Simbiosis bisa diartikan sebagai hubungan interaksi antar dua jenis makhluk hidup yang berbeda spesies. Bisa hubungan yang saling menguntungkan, merugikan antar satu sama lainnya, ataupun hubungan yang biasa saja tanpa keuntungan ataupun kerugian. Lebih lengkapnya tentang simbiosis, simak penjelasan berikut.

Pengertian Simbiosis

Simbiosis merupakan suatu bentuk interaksi dua makhluk hidup yang berbeda spesies. Simbiosis berasal bahaya Yunani yaitu dari kata sym yang berarti dengan, dan biosis yang artinya kehidupan.

Sehingga Simbiosis merupakan pola interaksi yang erat dan khusus dari dua organisme yang saling hidup berdampingan. Sedangkan makhluk hidup yang bersimbiosis disebut juga simbion.

Suatu komunitas memiliki lebih dari satu populasi dan spesies di suatu areal tertentu, sehingga tidak heran jika antar jenis satu dengan yang lainnya terjadi suatu interaksi. Simbiosis bisa terjadi dalam suatu komunitas tersebut ataupun dalam lingkup yang lebih besar.

Sehingga bisa disebutkan bahwa interaksi yang terjadi pada dua individu atau spesies yang berbeda jenis dalam suatu komunitas, maka inilah yang dinamakan simbiosis.

Jenis Simbiosis dan Contohnya

Hubungan antar makhluk hidup (antar simbion) tidak selalu saling menguntungkan pada kedua belah pihak, bahkan bisa juga merugikan makhluk hidup lainnya. Terdapat beberapa jenis simbiosis antar makhluk hidup, yaitu sebagai berikut:

  • Simbiosis Mutualisme

Berasal dari kata mutual yang artinya menguntungkan. Sehingga simbiosis mutualisme merupakan hubungan saling menguntungkan antar simbion atau hubungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Hubungan kerja sama ini akan menguntungkan kedua pihak dengan tidak ada yang dirugikan. Sehingga kedua organisme tersebut akan saling tergantung satu dengan yang lainnya.

Adapun contoh simbiosis mutualisme diantaranya hubungan lebah dan bunga. Hubungan saling menguntungkan antara lebah dan bunga yaitu dimana lebah bisa mendapatkan madu dari nectar pada bunga, dan bunga terbantu untuk proses penyerbukannya oleh lebah. Dapat terjadi juga pada Kupu – kupu yang menghinggapi bunga.

Contoh lainnya seperti hubungan antara kerbau dan burung jalak yang hinggap di tubuhnya. Ketika burung jalak mendapatkan keuntungan dari memakan kutu dan serangga yang hinggap di tubuh kerbau, kerbau menjadi diuntungkan dengan berkurangnya rasa gatal di tubuhnya.

Banyak juga contoh lainnya seperti hubungan antara bakteri E Coli dan manusia yaitu ketika bekteri hidup di usus manusia dengan ikut memakan sari makanannya, disisi lain juga memberi Vitamin B12 yang memberi energi bagi tubuh.

Ada juga hubungan mutualisme antara burung Oxpecker dan Zebra, Kelelawar Berbulu Wol dan Kantung Semar, dll.

  • Simbiosis Komensalisme

Merupakan hubungan antar simbion yang berbeda spesies dimana pihak yang satu diuntungkan, namun pihak yang lain tidak mendapatkan apapun atau lebih tepatnya tidak diuntungkan ataupun dirugikan. Simbiosis ini sering terjadi antara organisme berukuran besar dan kecil, sehingga simbion kecil dapat mengambil keuntungan dari simbion besar, walau tidak mempengaruhi sedikitpun untuk simbion besar.

Sebagai contoh yaitu hubungan Ikan Hiu dan Ikan Remora. Ikan Remora yang kecil dapat melindungi diri dari pemangsa dengan menempel pada tubuh Ikan Hiu yang besar, namun karena Ikan Hiu tidak memangsa ikan kecil itu jadi tidak dirugikan sedikitpun. Ketika Ikan Hiu memangsa ikan lainnya, remah – remah dan bekas daging yang jatuh dapat menjadi makanan untuk Ikan Remora.

Contoh lainnya yang terjadi pada tumbuhan Anggrek dan pohon besar. Anggrek hidup dengan menumpang pada batang suatu pohon yang lebih tinggi agar dapat dengan mudah menangkap sinar matahari untuk proses fotosintesisnya. Bunga Anggrek yang menempel pada pohon besar tidak menyerap nutrisinya, sehingga pohon tersebut tidak dirugikan walau bunga Anggrek mendapat keuntungan.

Contoh lain simbiosis ini juga terjadi pada tumbuhan sirih dan inangnya, atau tumbuhan paku dan pohon jati.

  • Simbiosis Parasitisme

Merupakan hubungan yang terjadi antar dua makhluk hidup atau simbion dimana pihak yang satu akan merasa diuntungkan dan yang lainnya akan dirugikan. Hubungan merugikan ini bisa terjadi kepada berbagai spesies dan umumnya terjadi antara organisme besar dan organisme kecil. Parasit biasanya selalu memakan dan menggerogoti organisme lainnya. Organisme yang dirugikan biasa disebut sebagai Inang.

Sebagai contoh umum yang bisa kita temukan sehari – hari yaitu antara nyamuk dan manusia, dimana nyamuk menghisap darah pada manusia bahkan menyebabkan penyakit parah pada manusia seperti Demam Berdarah, Malaria, dll.

Terjadi juga antara manusia dengan kutu, dan cacing perut yang menyerap sari makanan dan mengganggu pencernaan pada manusia. Selain pada manusia, hubungan simbiosis parasitisme juga terjadi pada hewan dan tumbuhan. Seperti contoh, benalu yang menempel pada pohon yang ditumpanginya. Pohon tersebut akan dirugikan karena benalu menyerap sari makanan dari pohon untuk bertahan hidup.

Baca Juga :

Sedangkan pada hewan, hubungan simbiosis parasitisme juga sering terjadi, seperti pada kutu dan hewan lainnya, bakteri dan virus yang menggerogoti inangnya bisa pada manusia atau juga pada hewan.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018