Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Perbedaan, Pemegang dan Contoh Giro

Pengertian, Perbedaan, Pemegang dan Contoh Giro – Tahukah anda apa itu giro? Bagaimana contoh contohnya? apa perbedaan giro dengan cek?

Nah, sekumpulan pertanyaan tentang istilah istilah perbankan diatas, akan coba kami jawab secara ringkas dan padat pada artikel di bawah. Silahkan disimak semoga menjadi tambahan ilmu kita semua.

Pengertian, Perbedaan, Pemegang dan Contoh Giro

Pengertian, Perbedaan, Pemegang dan Contoh Giro

Di dalam dinamika perbankan terutama yang berhubungan dengan transaksi jual beli, ada banyak sekali istilah istilah asing yang tidak kita ketahui definisinya sekalipun kita sering bertransaksi dengannya. Salah satu istilah perbankan yang kami soroti adalah giro.

Baca Juga :

Kami yakin, anda sudah kenal dengan istilah giro. Tetapi terkadang, kita masih kesulitan untuk membedakan giro dengan sistem pembayaran lainnya seperti cek.

Sehingga, kita malu sendiri ketika bertransaksi pembayaran dengan orang lain menggunakan sarana yang sah tetapi suratnya salah. Contoh, kita sepakat pembayaran produk yang kita beli menggunakan giro, tetapi surat yang kita sodorkan justru cek. Lucu bukan?

Nah, untuk menghindari peristiwa diatas, berikut ini kami jelaskan secara detail tentang giro. Pada penjelasan ini, sengaja kami tunjukkan pula contoh contoh giro sehingga pemahaman anda lebih banyak.

PENGERTIAN GIRO

Giro adalah sistem pembayaran yang sah. Sah disini maksudnya memiliki legalitas yang resmi dari bank sehingga boleh dijadikan sarana transaksi pembayaran.

Giro sendiri berbentuk surat yang dikeluarkan oleh pembeli yang berisi instruksi kepada bank agar memindahkan sejumlah uang kepada pihak penjual. Dan biasanya giro ini memiliki rekening tersendiri yang fungsinya untuk mempermudah si pemilik uang dalam melakukan transaksi pembayaran.

Dengan adanya sistem pembayaran melalui rekening giro, pihak penjual dan pembeli tidak perlu lagi melakukan transaksi pembayaran menggunakan uang secara langsung.

Karena secara otomatis, uang yang ada di rekening giro milik pembeli, akan dimasukkan ke dalam rekening milik penjual oleh pihak bank yang bertugas.

Dari deskripsi diatas, pengertian giro sudah jelas yaitu sistem pembayaran yang sah yang berbentuk surat perintah kepada  pihak bank agar memindahkan sejumlah uang dari rekening  khusus ke nomer rekening yang tercantum di giro tersebut demi tujuan mempermudah transaksi pembayaran.

PERBEDAAN GIRO DENGAN CEK

Giro dengan cek adalah sesuatu yang berbeda, sekalipun keduanya sama sama merupakan sistem pembayaran yang sah yang menjadikan surat perintah ke bank sebagai contentnya.

Perbedaan giro dengan cek terletak di dalam proses pengambilan uang. Yang mana, proses ini terjadi di bank dan bukan terjadi antara pembeli dengan penjual.

Pada sistem giro, uang pada rekeing tidak diambil tetapi dialihkan ke rekening yang dituju. Sedangkan pada sistem cek, pemilik rekening memberi wewenang kepada pihak bank untuk mencairkan sejumlah uang lalu uang tersebut dia berikan kepada orang yang diberi kuasa menerima uang sesuai nama yang tercantum di dalam cek.

Nah, kalau anda sudah tahu perbedaan cek dengan giro, tentunya anda lebih yakin sistem yang mana yang cocok untuk anda gunakan ketika bertransaksi pembayaran dengan orang lain.

PEMEGANG REKENING GIRO

Semua orang berhak dan bisa memiliki rekening giro. Tahapan pembuatannya sama dengan proses menabung biasa. Tetapi perbedaannya, rekening giro memiliki suku bunga lebih kecil dibandingkan tabungan jenis lainnya.

Berikut ini beberapa pemegang rekening giro yang perlu anda ketahui, yaitu :

  1. Personal atau keluarga
  2. Lembaga atau yayasan
  3. Perusahaan atau Badan Usaha
  4. Instansi Pemerintah
  5. Perbankan
  6. Lembaga Keuangan.

CONTOH GIRO LENGKAP DENGAN  FORMAT SURATNYA

Contoh giro yang paling sering dipakai oleh masyarakat adalah bilyet giro. Bilyet giro ini berisi surat intruksi dari nasabah pertama kepada pihak bank agar pihak bank bersedia memindahkan sebagian uangnya kepada nasabah kedua.

Di dalam bilyet giro sudah tertulis nama nasabah kedua lengkap dengan nomer rekening. Sehingga pihak bank tidak akan kesulitan untuk memprosesnya.

Nah bagi anda yang ingin tahu format apa saja yang ada di dalam bilyet giro, maka berikut ini list lengkapnya, yaitu :

  1. Tajuk bilyet giro lengkap dengan nomer seri
  2. Perintah resmi pemindahan sejumlah uang tanpa syarat syarat
  3. Nama pemilik dan bank yang bersangkutan
  4. Jumlah uang yang akan dipindah dengan form penulisan angka dan huruf
  5. Nama lengkap si penerima
  6. Tanda tangan dan nama terang atau stempel untuk perusahaan
  7. Tanggal dan tempat penarikan
  8. Nama Bank Penerima

Nah, setelah kami menjabarkan format yang ada pada surat giro, tentunya anda sudah bisa membedakan antara surat giro dengan cek. Kini anda juga bisa bertransaksi dengannya tanpa harus kesana kemari membawa uang tunai di dompet anda. Transaksi anda lebih nyaman, uang anda juga lebih aman.

Itulah pengertian giro, pemegang giro, perbedaan giro dengan cek serta contoh contoh giro lengkap dengan format suratnya. Semoga artikel ini bisa membantu anda mengelola keuangan menjadi lebih mudah.

Baca Juga : Pengertian Cek

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018