Pengertian Printer Adalah : Jenis, dan Fungsi Printer

Pengertian Printer Adalah : Jenis, dan Fungsi Printer – Kita tentu sudah tak asing dengan alat elektronik bernama Printer.

Pengertian Printer Adalah : Jenis, dan Fungsi Printer

Pengertian Printer Adalah : Jenis, dan Fungsi Printer

Sebagaimana namanya, Printer yang berasal dari kata print (cetak), maka kita mengenal printer sebagai mesin cetak yang mengubah produk digital seperti di komputer, laptop, atau smartphone menjadi bentuk fisik atau biasa disebut hardcopy.

Keberadaan printer juga sudah tersebar ke berbagai lapisan. Dahulu di awal-awal keberadaanya printer mungkin hanya ada di percetakan atau kantor.

Tapi sekarang, di rumah pun sudah banyak yang memilikinya. Meskipun tak bisa dipungkiri juga, ternyata tugas printer bertahap mulai berkurang lantaran perkembangan email dan internet yang cepat.

Dokumen atau semacamnya cukup dicetak digital dalam format pdf dan bisa langsung dikirim melalui surel. Apalagi smartphone kini juga sudah bisa membaca dokumen dalam format pdf dan world.

Pengertian Printer

Printer adalah perangkat elektronik yang mengubah dokumen dari bentuk digital (elektronik) ke bentuk fisik. Printer sebagai perangkat eksternal, terhubung dengan komputer, laptop, atau alat elektronik sejenis melalui kabel ataupun tanpa kabel untuk menerima data yang hendak di cetak.

Printer sendiri dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung sehingga bisa mencetak berbagai bentuk dokumen, baik hitamp putih atau berwarna dengan kualitas grafis yang rendah ataupun tinggi.

Di dalam dunia komputer, printer termasuk perangkat yang diistilahi peripheral device. Istilah ini menunjuk pada piranti atau perangkat yang terpasang pada komputer.

Bisa saja berbentuk internal, tetapi istilah ini lebih sering ditujukan kepada perangkat eksternal. Contoh lainnya dari peripheral device adalah tablet, jam digital, dan smartphone.

Desain printer komputer pertama kali dibuat secara mekanik pada abad ke 19. Sedangkan printer elektronik pertama kali dibuat pada tahun 1968 yang diproduksi oleh Perusahaan Jepang, Epson dengan nama EP-101.

Sejak tahun 1984, mulai ada printer laser yang diawali dengan kemunculaqn HP LaserJet. Tahun berikutnya, Printer laser ditambah PostScrips yang mencampurkan tulisan dan grafis seperti halnya dot matrix dengan kualitas yang lebih baik.

Tahun 1988, HP Deskjet menawarkan printer laser dengan harga yang lebih murah tetapi keualitas output yang sedikit lebih rendah.

Sistem Inkjet ini ternyata mampu menghentikan penggunaan dot matrix di pasaran. Hingga sejak tahun 2000an, mulai banyak printer berkualitas tinggi memakai sistem ini.

Seiring waktu, printer kini bahkan sudah bisa mencetak produk 3D. Meskipun masih terbatas penggunaanya, tak bisa dinafikkan bahwa printer 3D ini akan berkembang cukup pesat untuk memenuhi kebutuhan pasar terutama industri kreatif.

Jenis Printer

Meskipun memiliki tugas yang relatif sama, tetapi printer memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Secara umum, printer dapat dibedakan dalam dua kategori yaitu printer impact, contohnya printer dot matrix dan printer thermal, serta printer non impact, contohnya printer inkjet dan printer laser.

  • Printer Dot-Matrix

Printer yang pertama dikenalkan pada tahun 1970 oleh Centronis ini beroperasi menggunakan kepala cetak yang menembak pita tinta untuk menghasilkan ratusan sampai ribuan titik (dot) kecil sehingga membentuk teks atau gambar. Printer Dot-Matrix memang sudah sangat jarang dijumpa di era sekarang.

  • Printer Thermal

Printer ini bisa kita temui di kasir pembelanjaan dan mesin fax. Jenis printer ini bekerja dengan mengambil gulungan kertas yang terletak di samping kepala cetak yang berisi pemanas elektronik yang mampu memproduksi teks dan grafik sederhana pada kertas.

Printer Thermal unggul dalam penggunaan dan pemeliharaan karena tidak memerlukan tinta, toner, atau perlengkapa lain yang biasa ada pada printer besar.

  • Printer Inkjet

Printer Inkjet merupakan jenis printer yang paling umum kita jumpai saat ini. Cara kerja printer ini adalah dengan menyemprotkan tinta yang disimpan dalam catridge ke kertas hingga menghasilkan teks dan grafis dengan kualitas tinggi.

Tinta dalam catridge umumnya dipisahkan ke dalam kelompok warna utama yaitu hitam, merah, hijau, dan kuning.

  • Printer Lased dan LED

Printer laser dan Printer LED bisa dikatakan sebagai keluarga mesin fotokopi. Mekanisme kerjanya menggunakan drum logam dan toner bubuk yang sensitif terhadap cahaya.

Cahaya dari loaser atau LED akan menarik gambar halaman ke drum sebagai rangakaian cetak. Ketika dipanaskan, toner mencair, lalu printer menekan selembar kertas ke drum sehingga toner melalui kertas dan membentuk objek yang dicetak.

  • Printer 3 Dimensi

Ini adalah jenis printer yang berkembang pesat saat ini. Proses kerja dari printer ini adalah dengan menggunakan desain dari gambar digital untuk menghasilkan sebuah objek fisik berbentuk 3 dimensi yang identik.

Bahan yang digunakan tentunya bukan tinta dan kertas, melainkan biasanya menggunakan paduan logam, polimer, lilin, atau plastil.

  • Printer All in One

Seperti namanya, printer ini memang menjadi printer multifungsi atau serbaguna. Fungsinya bukan hanya sebagai alat cetak, tapi juga memiliki fungsi lain seperti scanner, fax, telephone, dan lainnya.

Fungsi Printer

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, printer memiliki fungsi utama sebagai alat cetak. Data yang bisa dicetak beraneka ragam, bisa dokumen, foto, spanduk, stiker, dan lainnya.

Baca Juga :

Seiring perkembangan zaman, fungsi printer juga mencakup sebagai scanner. Fitur ini berfungsi untuk membaca dokumen dan merubahnya menjadi bentuk digital.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *