Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sejarah Dan Asal Usul Lahirnya Pancasila

Sejarah Lahirnya Pancasila

Bagi suatu bangsa yang merdeka, dasar negara adalah bagian yang menjadi sangat penting. Tanpa dasar negara, maka negara tersebut tidak akan kokoh, tidak memiliki tujuan yang jelas dan tidak mengetahui apa tujuan yang ingin digapai setelah berdirinya sebuah negara.

Sejarah Dan Asal Usul Lahirnya Pancasila
Sejarah Dan Asal Usul Lahirnya Pancasila

Namun sebaliknya, dengan adanya dasar negara, maka suatu bangsa akan kokoh, tidak akan terombang-ambing dalam menghadapi permasalahan yang terus bergulir hadir dari segala arah. Sebuah negara tanpa dasar negara ibarat sebuah bangunan tanpa memiliki pondasi.

Sebagai negara yang merdeka, Indonesia memiliki dasar negara yang menjadi landasan dalam berbangsa dan bermasyarat juga beragama. Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia.

Pancasila diartikan sebagai 5 dasar negara. Istilah Pancasila ditulis oleh Empu Tantular yang terdapat dalam Kitab Sutasoma. Sebagai dasar negara, pancasila tidak terlepas dari sejarah proses kemerdekaan Indonesia yang berlangsung dari sidang BPUPKI sampai sidang PPKI.

Baca Juga : Sejarah dan Asal Usul Kerajaan Singasari

Pembentukkan BPUPKI dan Usulan Dasar Negara (29 April 1945)

Pada tangga 7 September 1944, Jepang menjanjikan kemerdekaan bagi negara Indonesia. Untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, Jepang menggagaskan untuk membentuk suatu badan yang bernama BPUPKI (Badan penyelidik Usaha-Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia) yang dalam bahasa jepang dikenal dengan Dookoritsu Junbi Coosakai yang diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

Sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 mengenai dasar-dasar negara, beberapa tokoh yang menyumbangkan pikiran tentang dasar negara pada sidang tersebut, antara lain:

  1. Mohammad Yamin

Beliau mengusulkan dasar negara pada tanggal 29 mei 1945 yang berisi :

  • Peri kebangsaan
  • Peri kemanusiaan
  • Peri ketuhanan
  • Peri kerakyatan
  • Kesejahteraan rakyat
  1. Soepomo

Beliau mengusulkan dasar negara pada tanggal 31 Mei 1945, yaitu:

  • Paham persatuan
  • Perhubungan negara dan agama
  • Sistem badan permusyawaratan
  • Sosialisasi negara
  • Hubungan antar bangsa yang bersifat Asia Timur Raya
  1. Soekarno

Beliau mengusulkan dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945, yaitu :

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalisme atau peri Kemanusiaan
  • Mufakat atau Demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Keuhanan yang berkebudayaan

Setelah melewati proses pembahasan dan musyawarah, sidang BPUPKI mengambik kesepakatan bahwa Pancasila sebagai nama dasar negara Indonesia. Sehingga pada tanggal 1 Juni 1945 diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

Panitia Sembilan

Untuk mengantisipasi terjadinya perbedaan mengenai usulan dasar negara, maka dibentukalah sebuah panitia kecil yang dinamakan sebagai panitia sembilan.

Sidang pertama panitia 9 dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 1945, yang menghasilkan kesepakatan Piagam jakarta yang di dalamnya tercantum dasar negara :

  1. Ketuhanan dengan berkewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluk nya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Sidang ke-2 BPUPKI

BPUPKI melaksanakan sidang ke-2 pada 10-16 Juli 1945 dengan pembahasan lanjutan hasil kerja Panitia Sembilan, yang merumuskan:

  1. Kesepakatan dasar negara Indonesia
  2. Negara Indonesia berbentuk negara Republik
  3. Kesepakatan mengenai wilayah Indonesia
  4. Pembentukan 3 panitia kecil, yaitu :
  • Panitia perancang UUD
  • Panitia Ekonomi dan keuangan
  • Panitia Pembela Tanah Air

Pembentuukan PPKI dan Pengesahan Dasar negara

PPKI atau Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa jepang disebut Dookunitsu Junbi Linkai dibentuk pada tanggal 9 Agustus 1945 setelah BPUPKI dibubarkan.

Tugas utama PPKI adalah mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan tujuan paling utama mengesahkan dasar negara dan UUD 1945.

Baca Juga : Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai Kartanegara

You May Also Like

About the Author: ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *