Cara Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Cara Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta – Gelombang cinta merupakan salah satu tanaman hias yang cukup unik karena memiliki bentuk daun yang bergelombang dan menyerupai bentuk hati.

Cara Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Cara Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Tanaman ini sangatlah indah apabila terawat dan dijaga dengan baik dan benar, bahkan mampu tumbuh dengan subur dan cukup besar seiring berjalannya waktu dan ukuran dari wadah tempat ditanamnya tanaman hias gelombang cinta.

Tanaman hias gelombang cinta merupakan tergolong tanaman Anthurium, yang merupakan varietas asli Indonesia.

Baca Juga : Morfologi Tanaman Hias Gelombang Cinta

Cara Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Berikut ini adalah cara budidaya tanaman hias gelombang cinta yaitu:

1). Memperbanyak dengan Biji

Memperbanyak tanaman hias gelombang cinta dengan menggunakan biji dilakukan dengan menanamnya pada pot. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah dengan langkah berikut, yaitu:

  • Biji dari gelombang cinta yang sudah masak diambil. Biji yang sudah matang diketahui dari adanya biji yang sudah mulai berjatuhan.
  • Media semai untuk biji gelombang cinta disiapkan. Media semai yang diamksud dapat terbuat dari campuran arang sekam padi, tahan halus dan pupuk organik yang telah dicampur secara merata.
  • Biji gelombang cinta ditutup dengan arang sekam padi atau pupuk organik secara tipis dengan perkiraan tebal sekitar 2 – 3 cm.
  • Umumnya, pada petani budidaya tanaman hias gelombang cinta akan menutupi pot dengan plastic. Hal ini bertujuan agar tanah atau media penyemaian biji terjaga kelembabannya setelah dilakukan proses penyiraman.
  • Setelah hal tersebut dilakukan, maka langkah penyiraman dengan cara yang sama sebaiknya diulangi hingga bibit mulai tumbuh dan kemudian dipindahkan ke media yang lebih besar apabila sudah berukuran lebih dari 3 cm.

2). Memperbanyak dengan Metode Split

Metode split merupakan cara lain untuk memperbanyak tanaman hias gelombang cinta. Berikut ini adalah metode perbanyakan tanaman hias gelombang cinta dengan metode split, yaitu:

  • Tanaman yang akan dipisahkan atau diterapkan metode split sebaiknya berada dalam kondisi yang baik, sehat, dan tidak mengalami kekurangan nutrisi atau bahkan terserang oleh hama penyakit tanaman.
  • Tanaman yang akan diterapkan metode split sebaiknya diletkakan di daerah teduh dan tidak terkena sinar matahari hingga pertumbuhan tunas baru mulai muncul.
  • Pisau yang digunakan sebaiknya bersifat steril dan tajam untuk menghindari terjadinya pembusukan pada area yang akan dipotong
  • Media tumbuh sebaiknya dijaga dan dilindungi kelembabannya, jangan terlalu kering dan jangan pula terlalu basah. Sebaiknya, bahan campuran media yang digunakan adalah pasir.
  • Hasil pemotongan akan menimbulkan luka pada tanaman, oleh karena itu berikan antijamur atau fungisida pada bekas luka tersebut
  • Apabila tunas mulai timbul pada bonggol, maka jangan tergesa-gesa untuk mulai memisahkannya. Namun, alangkah baiknya apabila Anda menunggu hingga muncul 2 – 3 helai daun.
  • Anda tetap dapat memberikan nutrisi pada tanaman tersebut untuk merangsang adanya pertumbuhan akar ataupun tunas. Namun, perlu diingat bahwa nutrisi yang diberikan haruslah dalam dosis yang tepat.

3). Pemilihan Pot

Apabila bibit dari gelombang cinta mulai tumbuh, maka sebaiknya harus dipindahkan ke dalam wadah atau pot yang lebih besar lagi.

Pemilihan pot yang tepat dari segi jenis dan ukuran akan membantu pertumbuhan tanaman hias gelombang cinta agar optimal.

Apabila Anda memilih pot plastic, maka pot ini akan memiliki beberapa kelebihan, seperi tanaman yang lebih ringan, lebih mudah dalam hal penyimpanan, memiliki ukuran yang bervariasi, banyak pilihan warna, relatif lebih murah, dan tahan lama.

Namun, kekurangan pot plastic adalah pori-pori pada pot yang hanya sedikit di bagian bawah akan memperlambat penggantian air.

Selain itu, pemilihan pot perlu disesuaikan dengan ukuran tanaman hias gelombang cinta.

Semakin besar ukuran pot yang dipilih, maka tumbuhan ini memiliki kemungkinan untuk tumbuh lebih subur dan lebih besar.

Yang harus diperhatikan adalah diameter pot dengan tinggi tanaman berbanding 1:2. Diameter pot nantinya harus mencapai 70% dari panjang tanaman gelombang cinta yang ditanami.

4). Media Tanam Gelombang Cinta

Tanaman  hias gelombang cinta akan tumbuh subur pada media tanam yang berbahan pasir, pupuk kandang atau humus.

Umumnya, para pembudidaya tanaman hias gelombang cinta akan mengisi sebagian besar bawah pot dengan pecahan genteng yang selanjutnya akan diisikan dengan bibit gelombang cinta dan ditimbun hingga menutupi akar dengan menggunakan campuran media tanam di bagian atasnya.

Hal ini diperlukan untuk mengatasi kelancaran sirkulasi air dan memberikan ruang pada akar agar tetap tumbuh tanpa menemui berbagai hambatan yang bermakna.

5). Lokasi Pembudidayaan

Sebaiknya, lokasi pembudidayaan yang dipilih cukup teduh agar tidak menyebabkan kelayuan daun sebagai akibat paparan sinar matahari langsung yang berlebihan.

Oleh karena itu, budidaya tanaman hias gelombang cinta ini umumnya dilakukan pada bagian atap atau bagian belakang dan teras rumah yang beratap.

6). Proses Perawatan

Proses perawatan dari budidaya tanaman hias gelombang cinta umumnya tergolong mudah.

Anda hanya perlu meletakkannya pada tempat yagn sesuai, teduh, dan beratap. Berikut ini adalah langkah mudah yang dapat diambil agar tanaman hias gelombang cinta dapat tumbuh subur, yaitu:

  • Mengganti pot secara berkala sesuai dengan pertumbuhan dari tanaman hias gelombang cinta
  • Memindahkan tunas baru ke dalam pot yang lebih kecil agar dapat berkembang sempurna dan maksimal
  • Melakukan penjemuran untuk mendapatkan sinar matahari di pagi hari yang mampu menunjang pertumbuhan dari tanaman hias gelombang cinta. Sebab, penjemuran di pagi hari akan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman hias gelombang cinta
  • Kondisi media tanam sebaiknya disesuaikan dengan prosesi penyiraman gelombang cinta. Jangan membiarkan terlalu basah atau terlalu kering. Media tanam yang terlalu lembab dan basah akan membuat tanaman ini tidak berkembang secara baik. Penyiraman sebaiknya dilakukan tiap 2 kali sehari apabila sedang berada dalam musim kemarau dan sekali sehari pada musim penghujan.
  • Untuk menjaga daya tarik dan keindahan bentuk daun gelombang cinta, maka oleskan cairan susu ke daun gelombang cinta
  • Pemupukan dengan dosis dan jumlah yang tepat akan mampu merangsang dan menyuburkan tanaman hias ini.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *