Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Sukun – Sukun yang juga disebut sebagai buah roti karena memiliki tekstur, rasa serta kandungan menyerupai roti juga bisa dikatakan sebagai tanaman pionir karena dapat tumbuh pada kondisi apapun.

Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula

Sebutan buah sukun pun berbeda di berbagai Negara, di Fijian dikenal dengan nama Uto, di Perancis sukun disebut dengan nama arbe a pain, sedangkan di Portugal disebut dengan nama fruto pao.

Di India Barat dan Polynesia, sukun merupakan salah satu buah yang merupakan sumber karbohidrat utama. Buah Sukun memiliki nama latin Artocarpus Altilis ang termasuk dalam ordo Rosales.

Sukun mengandung beberapa zat berguna bagi tubuh antara lain, Kalium, kalsium, zat besi dan Vitamin C.

Dengan kandungan yang begitu bermanfaat, tak heran jika sukun menjadi tanaman popular untuk dibudidayakan di Indonesia. Dalam artikel ini akan di uraikan secara singkat beberapa cara dalam budidaya tanaman sukun.

Pemilihan Benih

Tanaman sukun tidak berbiji, sehingga dalam teknik budidaya umumnya digunakan cara penanaman vegetatif. Ada beberapa cara yang dilakukan untuk mendapatkan benih unggul dari pohon sukun.

  • Cara pertama yaitu dengan teknik stek pucuk. Cara ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bibit yang terlalu lama berada di dalam polybag.
  • Cara kedua yaitu dengan teknik okulasi. Dengan okulasi, maka akan didapatkan bibit yang banyak dalam waktu yang singkat.
  • Cara ketiga yaitu dengan memanfaatkan tunas akar alami atau dengan teknik pencangkokan.

Dari berbagai cara tersebut, cara yang paling mudah adalah dengan metode stek. Untuk mendapatkan panen yang berkualitas, maka benih harus dipilih dari indukan yang berkualitas dan unggul.

Benih sukun yang baik ditandai dengan beberapa hal antara lain indukan tanaman sudah terdapat minimal 4 helai daun, semakin banyak daun semakin bagus, namun idealnya terdapat minimal 6 daun atau lebih.

Persiapan Tanam

Jika di tanam pada musim hujan, maka pertumbuhan tanaman sukun akan menjadi lebih optimal karena tanaman sukun membutuhkan banyak air pada proses budi dayanya.

Untuk menghindari kekeringan pada tanam sukun sebaiknya di awal musim hujan dan dilakukan pada sore hari, bertujuan untuk mengurangi penguapan.

Selanjutnya siapkan lahan dengan cara membersihkan lahan dari rumput, semak dan bebatuan. Atur arak antar masing-masing tanaman berkisar 12 m atau 15 m.

Untuk mempermudah persiapan penanaman sukun akan sangat membantu jika dipasang patok atau bilah yang terbuat dari bambu.

Selanjutnya lubang untuk menanam benih sukun dibuat dengan ukuran 75 cm. Tanah bagian atas yang menutup lubang sebaiknya dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.

Untuk lahan yang lebih baik, sebaiknya lubang disiapkan 2 minggu sebelum penanaman dengan tujuan agar lubang yang akan digunakan terkena sinar matahari terlebih dahulu untuk mematikan bibit penyakit serta hama tanaman sukun.

Langkah berikutnya adalah pastikan pH tanah sesuai dan tidak terlalu tinggi. Jika terlalu asam, maka dapat digunakan kapur pertanian.

Baca Juga : Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Sukun

Panen dan Pasca Panen

Ketika tanaman sukun telah berusia 3 – 4 tahun, maka buah akan mulai tumbuh. Buah tanaman sukun dapat didapatkan sepanjang tahun.

Sedangkan pada bulan Januari hingga Maret adalah musim panen terbesar pada tanaman sukun. Buah sukun yang siap dipanen ditandai dengan warna buah yang kekuningan kusam dan meratanya tonjolan pada kulit buah.

Manfaat dari tanaman sukun:

  1. Sukun dapat mengobati penyakit ginjal anda

Tentunya bagi sebagian orang penyakit ginjal menjadi sebuah penyakit yang sangat menakutkan. Bagi sebagian orang yang telah menderita penyakit gagal ginjal ini diharuskan untuk mencuci darah secara teratur.

Adapun efek dari pengobatan sendiri tidaklah cukup baik untuk tubuh anda sehingga membuat penderitanya enggan dalam mencuci darahnya tersebut.

daun suku menjadi obat yang sangat manjur untuk hal ini, karena daun sukun mempunyai senyawa yang dapat menekan efek diuretik.

Sehingga penderitanya memang wajib menggunakan terapi ini selama berbulan-bulan sampai dengan ia sembuh kembali.

  1. Dapat menurunkan kadar kolesterol

Tentunya kadar kolesterol bisa didapatkan pada makanan lemak jenuh dan juga jenis lemak trans.

Anda sendiri bisa menemukan lemak ini di berbagai macam daging yang mengandung lemak seperti halnya lemak daging sapi. Tentu efek yang diakibatkan oleh lemak ini adalah penyakit jantung atau serang stroke.

Pada daun suku bisa digunakan sebagai obat yang berguna dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah anda. Sehingga nantinya kolesterol anda aka keluar pada bagian darah dan menjadi sisa metabolisme yang nantinya keluar melewati air seni atau pun tinja anda.

  1. Mampu menurunkan resiko penyakit jantung

Pada daun sukunya pula ternyata bisa juga membuat tekanan darah dan juga aliran darah yang terdapat pada pembuluh darah anda menjadi sangat baik. Tentunya ini akan berefek untuk menjadikan jantung anda lebih sehat kembali.

Demikian beberapa cara sederhana yang sangat mudah dalam budidaya tanaman sukun. Yang perlu diperhatikan adalah kualitas benih dan induknya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..