Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Macam, jenis dan contoh sumber air

Macam, jenis dan contoh sumber air – Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa setiap makhluk hidup membutuhkan air. Mulai dari manusia hewan hingga tumbuhan, mereka sangat bergantung dengan air sebagai sumber daya untuk menunjang kehidupannya.

Macam, jenis dan contoh sumber air

Macam, jenis dan contoh sumber air

Karena itulah kita sebagai manusia, sebagai mahluk yang berakal harus menjaga kelesatarian air bers, agar tetap bisa digunakan oleh generasi selanjutnya. Manusialah sesungguhnya yang menjadi faktor utama perusak sehingga kualitas air didunia ini mengalami penurunan.

Baca Juga :

Peran air ini didalam kehidupan sangat banyak sekali, terkadang dalam menggunakan air ini tidak dilakukan secara bijak sana. Sehingga tidak sedikit orang yang tidak memperhitungkan lagi dampak negative yang bisa terjadi kapan saja.

Jika dampak negative ini sampai terjadi maka manusialah yang akan menanggung akibatnya. Sumber daya air didunia ini sangat banyak sekali, hampir 70% dipermukaan bumi ini tertutupi air.

Tetapi sebagian besar air itu pada jenis air laut tentu saja ini kurang baik jika akan digunakan untuk keperluan hidup manusia. Nah, air laut ini mengambil bagian sekitar 97 persen dari total keseluruhan air yang ada di dunia ini.

Lalu 3 persen air tawar. Tetapi 3 persen itupun 70 persen berbentuk es. Dan 30 persen lainnya ada di danau, sungai, air permukaan dan air dalam tanah. Dan anda bisa banyangkan betapa sedikitnya air tawar yang ada didunia ini, terlebih lagi air tanah jumlahnya sangat terbatas.

Karena saat ini banyak terdapat populasi manusia dan tidak sebanding dengan pasokan air tawar didunia ini. Seperti yang sudah kami sampaikan bahwa air tersebar di berbagai tempat. Tidak hanya terdapat atau terkonsentrasi di lautan saja, di daratan pun dapat juga dijumpai air meskipun jumlahnya relatif sedikit.

Jika dibandingkan dengan air yang ada di lautan. Berdasarkan letak dan asalnya jenis air secara umum dikelompokan menjadi 3 yakni air permukaan, air angkasa dan air tanah.

Air permukaan

Yang dimaksud dengan air permukaan yakni jenis air hujan yang mengalir di atas permukaan bumi. Ini terjadi karena tidak mampu terserap oleh tanah, dikarenakan lapisan pada tanah bersifat rapat sehingga sebagian besar air akan tergenang.

Pada umumnya air permukaan ini mengalami pengotoran, saat mengalir diatas permukaan. Misalnya tercampur dengan lumpur, atau sisa daun dan batang kayu. Tentu saja tingkat dari pengotoran air permukaan ini tergantung dari daerah yang dialirinya.

Jika yang dilewati daerah perkotaan, sudah bisa dipastikan air permukaan ini memiliki kualitas yang sangat buruk. Karena air ini sudah tercampur dengan berbagai bahan kimia, lalu untuk air permukaan yang ada di hutan cenderung mengandung bahan bahan anorganik alamiah. (Baca Juga : Sumber Pencemaran Air)

Air angkasa

Yang kedua ada air angkasa, air ini berasal dari udara atau atsmofer yang jatuh kebumi. Perlu anda ketahui bahwa air ini terdapat di lapisan udara bumi berkisar 0.001 persen dari total air yang ada dibumi.

Contoh dari air angkasa ini yakni air hujan, mataharilah yang memiliki peran dalam mendorong proses penguapan air. Yang ada didalam permukaan bumi sehingga naik hingga atmosfer. Dan disitulah uap air akan mengalami kodensasi, sehingga uap akan berubah wujud menjadi titik air yang akan semakin berat dan akhirnya jatuh hujan.

Perlu anda ketahui bahwa ada ada juga titik air yang sebelum sampai ke bumi sudah menguap, ini disebut dengan virga. Terjadinya virga ini maka sebuah proses penjenuhan udara akan berlangsung, semakin lama udara akan mencapai titik jenuh maksimumnya maka terjadi hujan.

Air hujan ini pada umumnya umumnya memiliki tingkat ph yang cukup rendah. Sehingga air hujan ini cenderung bersifat asam dan memiliki tekstur lunak, ini dikarenakan tidak mengandung garam dan zat zat mineral lainnya.

Air tanah

Air tanah ini merupaka segala macam air yang ada dibawah lapisan tanah, air ini menyumbang sekitar 0.6% dari total air dibumi. Hal ini membuat air yang ada di dalam tanah lebih banyak daripada air sungai ataupun danau.

Air tanah sendiri bisa dikelompokkan menjadi 2 bagian yakni air tanah dangkal dan air tanah dalam. Dan pada umumnya manusia sering sering memanfaatkan air tanah dangkal, untuk digunakan keperluan sehari-hari.

Misalnya saja dengan membuat sumur hingga kedalaman tertentu. Tetapi rata rata kedalaman air tanah dangkal ini kurang lebih berkisar 9 hingga 15 meter dari bawah permukaan tanah.

Meskipun volume air ini tidak sebanyak air tanah dalam, tetapi ini sudah lebih dari cukup. Digunakan untuk mencukupi segala kebutuhan seperti untuk air minum, mandi dan mencuci.

Nah itulah macam jenis dan contoh sumber air yang bisa kami sampaikan pada kesmpatan kali ini. Semoga artikel macam jenis dan contoh sumber air ini bisa bermanfaat dan bisa menambah ilmu anda. Terimakasih.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilmu Pengetahuan Dasar © 2018