Pengertian, Unsur-Unsur, Ciri-Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat

Pengertian, Unsur-Unsur, Ciri-Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat – Dalam cerita rakyat ini merupakan sebuah karya sastra yang lahir dan berkembang di kalangan masyarakat tradisional. Nah, dalam Cerita ini disebarkan dari mulut ke mulut, dan biasanya identitas pengarangnya tidak diketahui (anonim).

Pengertian, Unsur-Unsur, Ciri-Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat

Pengertian, Unsur-Unsur, Ciri-Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat

Akan lebih jelasnya kita akan simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, unsur, jenis dan contoh cerita rakyat berikut ini. Mungkin hampir semua orang pernah membaca atau mendengar cerita rakyat.

Baca Juga :

Akan tetapi apakah kamu sudah paham apa itu pengertian cerita rakyat yang sebenarnya? Mari simak ulasan selengkapnya tentang pengerian, ciri, unsur, jenis dan contoh cerita rakyat berikut ini.

Pengertian Cerita Rakyat

Jika di lihat secara umum, cerita rakyat diartikan sebagai cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat. Dalam cerita rakyat telah disampaikan secara lisan dan dikembangkan secara turun-temurun.

Kemudian sering dikatakan sebagai bentuk sastra lisan. Jadi biasanya pembuat cerita rakyat ini bersifat anonym, yang artinya identitas pengarangnya tidak diketahui.  Dan berikut ini adalah pengeritan cerita rakyat menurut para ahli.

  1. Menurut Suripan Sadi Hutomo

Jadi menurut Sadi Hutomo, bahwa cerita rakyat merupakan cerita yang disampaikan secara turun temurun. Dari satu generasi ke generasi selanjutnya secara lisan.

Bahkan cerita rakyat ini juga bisa diartikan sebagai cara masyarakat untuk mengekspresikan kebudayaan yang mereka miliki.

  1. Menurut Sisyono, dkk

Sedangkan menurut Sisyomo, dkk jika cerita rakyat termasuk sebuah karya sastra yang lahir dan berkembang di kalangan masyarakat tradisional. Yang kemudian cerita ini disebarkan dari mulut dan biasanya identitas pengarangnya tidak diketahui (anonym).

  1. Menurut Liaw Yock Fang

Jika menurut Liaw Yock Fang adalah cerita rakyat sastra yang hidup di tengah-tengah rakyat. Dan kemudian biasanya cerita rakyat ini disampaikan secara lisan oleh sang ibu kepada anak. Atau tukang pencerita kepada masyarakat kampong yang tidak bisa membaca atau menulis.

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

Jadi untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan cerita rakyat, maka simaklah beberapa cirri cerita rakyat berikut ini:

  • Disampaikan secara turun menurun (mulai dari nenek moyang hingga sekarang).
  • Tidak diketahui nama pengarang ceritanya (anonim).
  • Banyak mengandung nilai-nilai luhur.
  • Sifatnya tradisional tapi menghibur.
  • Memiliki banyak versi dan variasi cerita.
  • Jalan ceritanya diungkapkan dalam bentuk klise.
  • Disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut.

Unsur Cerita Rakyat

Jadi berikut ini adalah sejumlah unsur penting yang harus dimiliki dalam sebuah cerita rakyat:

  1. Tema

Dalam sebuah cerita rakyat, tema adalah pokok permasalahan atau gagasan yang menjadi jiwa dan inti dari suatu cerita.

  1. Plot / Alur

Plot merupakan sekumpulan peristiwa yang dibuat sedemikian rupa untuk membentuk hubungan sebab. Jadi pada dasarnya jika alur cerita rakyat ini dibedakan menjadi dua yaitu alur maju dan alur mundur.

  1. Latar Cerita (Setting)

Latar dari cerita ini menceritakan tentang susasana, waktu dan tempat yang terjadi pada suatu peristiwa. Latar cerita dibedakan menjadi tiga jenis:

  • Pertama Latar tempat (sepeti contoh: di rumah, di istana, di taman, dll).
  • Kedua Latar waktu (seperti contoh: pada zaman dahulu kala, pagi itu, di malam hari, dll)
  • Ketiga Latar suasana (seperti contoh: suara ayam berkokok, piring pecah, dll)
  1. Penokohan

Penokohan ini merupakan gambaran tentang sifat atau juga watak yang dimiliki oleh tokoh-tokoh cerita tersebut.

  1. Sudut Pandang

Sudut pandang inilah merupakan cara pandang pengarang saat ingin menyampaikan suatu jalan cerita.

  1. Amanat

Amanat ini merupakan suatu pesan moral, yang ingin disampaikan oleh pengarang ke pembaca.

Jenis-Jenis Cerita Rakyat dan Contohnya

Dalam cerita rakyat yang ada banyak sekali jenis cerita rakyat yang sudah berkembang di kalangan masyarakat. Untuk itu mari kita simak beberapa jenis cerita rakyat dan contohnya berikut ini.

  1. Cerita Pelipur Lara

Dalam cerita pelipur lara ini, yang sengaja disampaikan untuk menghibur hati seseorang. Nah, biasanya isi cerita ini sangat indah, penuh dengan fantasi dan juga impian yang menggambarkan keindahan dan kebahagiaan.

Sebagai contohnya, cerita tentang kehidupan seorang putrid di istana, nah cerita tentang senjata keramat yang bisa mengabulkan permintaan, dan lain sebagainya.

  1. Cerita Jenaka

Nah, inilah salah satu jenis cerita rakyat yang paling digemari masyarakat adalah cerita jenaka. Sebagai contohnya adalah cerita jenaka seperti pak belalang, lebai malang, dan lain sebagainya.

Walaupun ceritanya tergolong jenaka, didalmnya terselip pesan moral. Karena lewat cerita lebai malang, kita diajarkan untuk tidak serakah. Hanya orang yang serakah justru tidak akan memperoleh apapun.

  1. Mite

Cerita mite merupakan jenis cerita yang mengisahkan kehidupan dewa-dewi. Dan ceritanya bersifat sacral dan juga mistis. Sebagai contohnya, seperti cerita Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, Hikayat Sang Boma, dan lain-lain.

  1. Sage

Cerita rakyat selanjutnya adalah sage. Jadi sage ini merupakan jenis cerita rakyat yang isinya mengandung sejarah. Dan contohnya sendiri seperti Damarwulan, Ciung Wanara, Roro Jonggrang, dan lain sebagainya.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai pengertian, ciri, unsur, jenis dan contoh cerita rakyat yang kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda dan terimakasih.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *