Pengertian dan Contoh Fabel

Pengertian Fabel : Contoh Fabel – Apa yang anda ketahui tentang fabel? Fabel adalah salah satu dongeng yang isinya berkaitan dengan kehidupan atau dunia hewan maupun juga tumbuhan yang mana di dalam fabel mereka seolah-olah memiliki perilaku seperti manusia, salah satunya yaitu berbicara, menulis, atau hal-hal lainnya yang berhubungan dengan manusia.

Pengertian dan Contoh Fabel

Pengertian dan Contoh Fabel

Semua tokoh yang ada pada fabel tentu saja merupakan binatang, namun memang di dalam cerita ini mereka memiliki akal, watak, maupun juga budi pekerti layaknya seperti manusia.

Cerita fabel seringkali anda jumpai pada buku-buku cerita anak, mulai dari SD sampai dengan SMP yang mana anak-anak tingkat SD atau SMP tersebut memang suka terhadap cerita yang bernuansa hewan.

Salah satu hal yang menjadi tujuan dari fabel adalah untuk memberikan sebuah pengajaran atau pesan moral terhadap pembaca berdasarkan sebuah kejadian atau peristiwa tertentu.

Dengan kata lain, cerita di dalam fabel memang dibuat untuk memberikan sebuah pesan moral kepada para pembaca agar supaya mereka tidak melakukan atau melakukan hal-hal yang ada pada cerita tersebut.

Fabel memang kebanyakan berakhir dengan bahagia alias happy ending karena memang sedikit fabel yang memiliki alur cerita sedih.

Kalaupun ada, mungkin itu hanya merupakan cerita sebagia karena selanjutnya akan dikeluarkan sebuah sekuel atau cerita selanjutnya yang ujung-ujungnya juga akan berakhir dengan bahagia.

Contoh Fabel

Sebenarnya ada banyak contoh fabel yang sudah alam tersebar dan beberapa diantaranya telah menjadi sebuah bahan pengajaran atau materi pelajaran di sekolah-sekolah, baik itu SD maupun juga SMP.

Beberapa contoh fabel yang terkenal antara lain mengenai Cerita Si Kancil, Kera dan Ikan Mas, Kura-kura dan Kelinci, Kancil dan Buaya, dan lain sebagainya.

Di bawah ini kami akan memberikan contoh fabel yang mungkin bisa anda jadikan sebagai bahan referensi ketika nanti anda diminta untuk membaca sebuah cerita fabel oleh guru anda.

Rusa dan Kura-Kura

Pada zaman dahulu, ada seokor rusa yang memiliki sifat sangat sombong yang mana ia selalu menganggap remeh hewan lainnya karena ia merasa bahwa ia merupakan satu-satunya hewan yang paling kuat dan tidak ada seorang pun yang mampu menandingi kekuatannya.

Suatu hari, rusa tersebut sedang mencari makanan di pinggir danau dan tanpa sadar ia bertemu seekor kura-kura yang seperti orang bingung dan hanya monda-mandir.

Kemudian rusa mendekat dan bertanya “Kura-kura, apa yang sedang kau lakukan?” Kura-kura kemudian menjawab “Aku di sini sedang mencari makanan untuk menyambung hidupku”.

Entah kenapa tiba-tiba rusa tersebut marah mendengar jawaban si kura-kura dan kemudian ia berkata “Jangan berlagak gaya, daritadi kau di sini hanya monda-mandir tidak jelas, tapi kau bilang padaku bahwa kau sedang mencari makanan”.

Hal ini kemudian membuat kura-kura terkejut, namun ia masih berusaha untuk tetap menjelaskan dengan baik-baik kepada si rusa meskipun rusa tersebut seolah-olah tidak mau mendengarkan dan malah semakin merasa bahwa ia benar.

Bahkan rusa tersebut melakukan ancaman kepada kura-kura dimana ia mengancam akan menginjak kura-kura tersebut sampai nanti tempurung pecah. Kemudian si kura-kura marah dan berkata kepada rusa bahwa ia akan menantangnya untuk mengadu betis.

Mendengar tantangan tersebut, rusa meminta agar kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu dengan mengatakan “Tendanglah betisku sekuat-kuatnya dan semampumu, apakah kau memang benar memilik betis yang kuat atau tidak”. Namun hal ini ditolak oleh kura-kura dengan berkata “Jika aku menendang betismu, kau sudah pasti akan jatuh dan kemudian kau tidak akan bisa menendang betisku”

Si rusa semakin naik pitam mendengar jawaban kura-kura dan bersiap-siap untuk menendang betis kura-kura.

Rusa mengambil ancang-ancang sambil memastikan bahwa ia akan memberikan tendangan yang sangat kuat pada kaki kura-kura tersebut.

Ketika rusa sudah mengayunkan tendangannya, namun si kura-kura segera memasukkan kakinya tersebut kedalam tempurungnya yang mana hal ini lantas membuat rusa menendang hal kosong.

Rusa sangat marah karena ia mengetahui bahwa tendangannya tidak mengenai target atau dalam hal ini yaitu kaki kura-kura.

Dan kemudian rusa tersebut melakukan hal lainnya dibandingkan dengan menendang kaki kura-kura, yaitu ia menginjak tempurung kura-kura dengan sangat kuat.

Injakan rusa tersebut membuat kura-kura terbenam ke tanah dan kemudian rusa menyangka bahwasanya kura-kura sudah mati.

Namun ternyata kura-kura masih hidup karena sebelumnya ia berusaha untuk keluar sampai membutuhkan waktu satu minggu, dan lalu ia langsung mencari rusa.

Ketika ia sudah bertemu rusa, kura-kura tersebut bersiap menendang rusa. Rusa yang sombong tidak takut sama sekali dengan ancaman kura-kura.

Kura-kura langsung mengambil ancang-ancang dan menggelindingkan tubuhnya dan bersiap menuju rusa.

Sangking kerasnya, hantaman tempurung kura-kura sampai membuat tubuh rusa terpental dan akhirnya ia langsung lari ketakutan.

Itulah penjelasan dari kami mengenai pengertian dan contoh fabel. Semoga bermanfaat.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *