Pengertian Gerak Endonom, Esionom Dan Higroskopis

Pengertian Gerak Endonom, Esionom Dan Higroskopis – Tumbuhan mempunyai gerak-gerak yang mungkin manusia belum mengetahuinya, atau jarang sekali dilihat oleh manusia pergerakan dari tumbuhan. Gerak tumbuhan terbagi menjadi tiga yaitu, Gerak Endonom, Gerak Esionom dan Gerak Higroskopis.

Apa yang dimaksud dengan gerak pada tumbuhan ?

Gerak pada tumbuhan adalah suatu proses resapan terhadap adanya rangsangan baik yang sumber rangsang tersebut berasal dari dalam atau dari luar individu.

Tumbuhan memiliki kepekaan yang berbeda-beda untuk menanggapi rangsang yang diterima. Tumbuhan yang terkena rangsangan akan menerima dan menanggapi rangsangan tersebut, tanggapan dari rangsangan tumbuhan ini berupa gerakan.

Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang ada dibumi dan tmungkin belum banyak orang yang mengetahui, ternyata tumbuhan mempunyai sisi unik loh. Setiap tumbuhan mempunyai karakteristik dan keunikan yang berbeda-beda dengan tumbuhan lainnya.

Salah satu yang keunikan yang dimiliki oleh tumbuhan adalah tumbuhan mempunyai gerakan yang dapat menyesuaikan dengan beberapa hal. Nah, pada kali ini kita akan membahas mengenai gerakan gerakan apa saja yang dimiliki oleh tumbuhan.

Tumbuhan mempunyai gerakan-gerakan yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu: gerak endonom, gerak esionom, dan gerak higroskopis.

Mari kita bahas mengenai gerakan-gerakan tumbuhan anatara lain adalah sebagai berikut:

Gerak endonom

Gerak endonom merupakan gerakan yang ada pada tumbuhan, tekhususnya pada bagian daun yang bergerak dengan cara berotasi sitoplasma didalam sel daun Hydrilila dan dapat diketahui melalui gerakan sirkulasi klorofil yang ada dalam sel.

Gerakan endonom terjadi dengan spontan atau tidak sengaja dan sampai saat ini belum diketahui mengapa dapat etrjadi secara spontan, apakah karena terdapat rangsangan dari luar atau dari dalam.

Gerak Esionom

Gerak pada tumbuhan ini terjadi karena adanya rangsangan dari luar atau sekeliling lingkungan tumbuhan itu sendiri. Gerakan esionom ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu gerak tropisme, gerak taksis dan gerak nasti.

1). Gerak tropisme

Gerak tropisme pada tumbuhan ini terjadi karena disebabkan adanya arah datang rangsangan. Gerak tropisme terbagi menjadi yaitu, gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif.

Gerak tropisme positif adalah gerak yang mendekati rangsanga, dan gerakan tropisme negatif adalah gerak tumbuhan yang menjauhi rangsangan.

Karena adanya dua jenis rangsangan gerak tropisme dapat dibedakan kedalam beberapa macam jenis yaitu, Geotropisme atau biasa dikenal dengan Gravitropisme adalah gerak tropisme yang terjadi karena adanya rangsangan gaya gravitasi bumiada dua geotropisme yaitu geotropisme positif dan geotropisme negatif.

Geotropisme positif ialah gerak organ tumbuhan yang mendekati inti bumi. Dan geotropisme negatif ialah gerak yang berlawanan arah gravitasi bumi, atau menjauhi inti bumi.

Ada juga fototropisme yang terjadi karena adanya rangsangan cahaya. Tigomotropisme yang terjadi karena adanya rangsangan sentuhan. Hidrotropisme terjadi karena adanya rangsangan air. Termotropisme terjadi karena rangsangan suhu. Kemotropisme terjadi karena zat kimia dan reotropisme terjadi akrena aliran air.

2). Gerak taksis

Gerakan ini bisa berpindah keseluruh tempat yang ada pada bagian tumbuhan. Berikut macam-macam dari gerak taksis yaitu:

Fototaksis terjadi akrena adanya rangsangan cahaya, kemotaksis karena adanya rangsangan cahaya, galvanotaksis yang disebabkan karena adanya rangsangan listrik, termotaksis karena adanya rangsangan suhu, gravitaksis terjadi karena adanya gravitasi bumi, tigmotaksis, karena adanya sentuhan, reotaksis karena adanya aliran air dan phonotaksis terjadi karena adanya rangsangan suara.

3). Gerak nasti

Gerak nasti adalah gerakan pada tumuhan yang arah gerak tumbuhan tidak disebabkan dengan adanya arah rangsangan. Gerak nasti sendiri terjadi karena adanya turgor yang berubah yanga da pada tulang daun.

Gerak nasti mempunyai beberapa macamnya yaitu antara lain: seismonasti atau tigmonasti adalah gerakan nasti karena adanya rangsangan sentuhan, contoh gerak menutup daun putri malu apabila disentuh.

Niktinasti adalah gerakan nasti karena adanya rangsangan gelap, contoh: gerak tidur daun polong-polong, termonasti adalah gerakan nasti karena adanya rangsangan suhu, contoh daun tulip yang mekar apabila suhu sedang dingin, foto nasti adalah gerakan nasti karena adanya rangsangan cahaya, nasti kompleks adalah gerakan ansti yang  terjadi karena adanya tidak hanya satu rangsangan saja.

Gerak Higroskopis

Gerak higroskopis ialah gerakan pada tumbuhan yang terjadi karena disebabkan oleh pengaruh kadar air yang ada pada di dalam seol dan mengakibatkan pengerutan yang tidak merata.

Contohnya adalah gerakan yang terjadi karena terbukanya sel anulus pada sporangium dalam tumbuhan paku lalu membuka gigi peristom yang terjadi pada sporangium tumbuhan lumut.

Demikian pengertian dari beberapa jenis gerakan yang dapat ditemukan pada tumbuhan, dan pada setiap gerakan tersebut dapat menunjukkan bahwa tumbuhan tersebut hidup dengan normal. Beregerak adalah salah satu ciri makhluk hidup sama seperti manusia yang selalu bergerak.

Semoga artikel dapat bermanfaat bagi siapa saja yang sedang membutuhkannya.

Updated: —

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *