8 Cara Budidaya Tanaman Manggis Secara Organik

Cara Budidaya Tanaman Manggis – Garcinia mangostana atau yang lebih dikenal dengan sebutan buah manggis, adalah salah satu tanaman buah yang kaya akan manfaat.

8 Cara Budidaya Tanaman Manggis Secara Organik

8 Cara Budidaya Tanaman Manggis Secara Organik

Beberapa sumber menyebutkan bahwa tanaman manggis berasal dari daerah Asia Tenggara yang biasa hidup di hutan atau dataran tinggi pada daerah yang memiliki iklim tropis, seperti Indonesia, Malaysia, Filiphina, Vietnam, Thailand serta Hawaii.

Tanaman manggis sendiri adalah salah satu tanaman tropika yang memiliki masa pertumbuhan paling lambat.

Tanaman ini memerlukan waktu 10-15 tahun untuk berbuah. Akan tetapi tanaman ini juga dikenal memiliki masa hidup yang cukup lama dengan tinggi bisa mencapai 10-30 meter.

Tanaman manggis dapat dimanfaatkan buahnya sebagai bahan konsumsi atau dijadikan sebagai obat herbal.

Di Indonesia sendiri, sejak jaman dahulu, masyarkatnya sudah menggunakan air rebusan kulit buah manggis sebagai obat demam, diare, sariawan, sembelit dan penyakit-penyakit lainnya.

Konon kabarnya, pada tahun 1800-an yang lalu, Ratu Vitoria Inggris pernah mengadakan sayembara dengan hadiah uang yang sangat banyak kepada siapapun yang bisa membawakannya buah manggis.

Hal ini dikarenakan tanaman manggis dianggap sebagai buah dalam dongeng. Mungkin karena hal ini juga buah manggis mempunyai julukan The Queen of Tropical Fruit atau Ratunya Buah.

Jika dilihat dari sisi ekonomi, tanaman manggis juga cukup digemari oleh masyarakat dunia karena kelezatan dan khasiat yang dimilikinya.

Baca Juga :

Cara Budidaya Tanaman Manggis

Setelah mengetahui sejarah singkat serta manfaat dari tanaman manggis, berikut ini adalah penjelasan mengenai budidaya tanaman buah manggis :

1. Syarat Tanam

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian awal, tanaman manggis membutuhkan lama untuk berbuah.

Hal ini membuat tanaman manggis tidak bisa dibudidayakan secara sembarangan.

Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan tanaman yang kaya akan khasiat ini, diantaranya :

2. Media Tanam

Tanaman manggis cocok tumbuh pada dataran rendah dengan ketinggian maksimum pada 600-1000 meter di atas permukaan laut.

Selain itu, kondisi tanah yang cocok untuk menanam tanaman manggis adalah tanah yang memiliki unsur hara serta memiliki tekstur yang gembur.

3. Iklim

Cuaca juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan buah manggis. Oleh sebab itu, hal ini juga perlu diperhatikan dalam proses pembudidayaannya. Tanaman manggis, dapat hidup dan tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki suhu udara berkisar 20-30 derajat celcius.

Selain itu, sistem perairan juga harus diperhatikan dalam menanam tanaman ini. sebab, tanaman manggis tidak bisa tumbuh tanpa air sepanjang musim.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah angin. sebab, pohon manggis yang mampu tumbuh cukup tinggi akan mudah diterpa angin. jika faktor angin tidak diperhatikan, hal ini akan menyebabkan kerontokan bunga pada tanaman manggis akibat angin yang terlalu kencang.

Adapun beberapa tahapan dalam membudidayakan tanaman manggis, antara lain tahap pembibitan, pengolahan lahan, penanaman sampai pada tahap pemanenan. berikut ini adalah penjelasannya :

4. Proses Pembibitan

tanaman manggis adalah salah satu tanaman yang termasuk dalam kelompok Apomiksis, yaitu tanaman yang hanya dapat tumbuh dari biji.

Sementara untuk proses pembibitannya sendiri biasanya dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan menggunakan bibit asli, bibit sambungan dan bibit susunan.

Pemilihan bibit ini memiliki peranan yang sangat penting karena akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan pohon manggis.

Adapun hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas bibit manggis adalah dengan menaruh bibit manggis ditempat yang teduh, maksimal cahaya yang masuk 30 persen.

5. Pengolahan Lahan

Untuk lahan yang baru akan ditanami oleh tanaman ini, sebaiknya lakukan pengolah terlebih dulu dengan cara dicangkul agar tanah menjadi gembur. Penggemburan tanah ini bertujuan agar akar baru dapat berkembang dengan baik.

Setelah dilakukan penggemburan, baiknya lakukan proses pencampuran pupuk kandang sebanyak 20-30 kilogram dengan tanah.

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah akses ketersediaan air.

6. Sistem Penanaman

Jarak tanam yang ideal untuk menanam tanaman manggis adalah sekitar 10×10 meter dengan lubang tanam yang diperlukan sekitar 75 sentimeter.

Untuk tanah yang cukup subur baiknya jarak tanam sedikit diperlebar, begitupun sebaliknya. Jika kondisi tanah kurang subur, baiknya jarak tanam sedikit diperpendek.

Untuk mengantisipasi gangguan gulma, penggunaan polybag sangat dianjurkan.

7. Proses Pemeliharaan

Untuk proses pemeliharaan tanaman manggis baiknya gunakan pupuk yang terbuat dari bahan organik seperti pupuk kandang ataupun pupuk yang terbuat dari sampah organik.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas buah yang dihasilkan agar tidak mengandung pestisida.

Sementara untuk proses penyiramannya, pohon yang berumur di bawah lima tahun baiknya dilakukan proses penyiraman sebanyak dua kali sehari, dan untuk pohon yang lebih tua, setidaknya hanya memerlukan penyiraman sebanyak satu kali dalam seminggu.

8. Proses Pemanenan

Untuk proses pemanenannya sendiri, baiknya ambil buah yang sudah berubah warna menjadi ungu sekitar 20 persen.

Baca Juga :

Selain itu, dalam proses pemetikannya sendiri, ada baiknya mengikut-sertakan tangkai buahnya. Hal ini, bertujuan untuk menjaga buah agar tidak cepat mengalami kebusukan.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *