Panduan dan Cara Budidaya Tanaman Ubi Jalar

Cara Budidaya Tanaman Ubi Jalar – Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai sweet potato adalah sejenis tanaman budidaya.

Panduan dan Cara Budidaya Tanaman Ubi Jalar

Panduan dan Cara Budidaya Tanaman Ubi Jalar

Bagian tanaman ubi jalar sendiri sering dimanfaatkan adalah akarnya yang berbentuk umbi dengan kadar gizi atau karbohidrat yang begitu tinggi.

Di Asia, terutama di Indonesia, selain berfungsi sebagai sumber karbohidrat, Ubi jalar juga dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran.

Baca Juga : Klasifikasi Ubi Jalar

Karena manfaatnya yang tinggi, tentu saya tanaman ini juga di budidayakan di Indonesia. Tanaman ubi jalar dibudidayakan dengan suhu 21 hingga 27 derajat celcius dengan intensitas curah hujan 750 hingga 1500 mm tiap tahunnya.

Untuk memaksimalkan budidaya tanaman ubi jalar, diperlukan penyinaran dari cahaya matahari berkisar antara 11 hingga 12 jam per hari.

Berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman ubi jalar:

Bibit Tanaman Ubi Jalar

Dalam pembibitan tanaman ubi jalar dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu cara vegetatif dan cara generatif.

  • Cara vegetatif dilakukan dengan cara stek, Dimana bakal indukan diambil dari tanaman ubi jalar yang sudah berumur di atas dua bulan.
  • Cara kedua yaitu cara generatif dilakukan dengan memperbanyak menggunakan umbi. Cara generatif jarang dilakukan pada budidaya tanaman ubi jalar dengan skala luas karena tingkat keberhasilannya rendah. Potong batang sekitar 15-25 cm. Di setiap potongan, setidaknya terdapat 2 ruas batang. Adapun terdapat papas daun dan juga ikat batang yang sudah di stek kemudian di biarkan di tempat begitu teduh selama 1 minggu lamanya. Cara ini hanya dianjurkan untuk 3-5 kali penanaman.

Lahan untuk Budidaya Ubi Jalar

Tanaman ubi jalar cocok dibudidayakan pada tanah lempung yang berpasir, gembur, dan banyak mengandung unsur hara. Selain itu tanaman ubi jalar harus ditanam pada lahan yang memiliki sistem drainase yang baik.

Imunitas pada Ubi jalar akan menurun apabila ditanam pada lahan yang kering, dan membuat tanaman ubi jalar mudah untuk terserang hama dan penyakit yang menyebabkan bagian umbi pada ubi jalar akan menjadi kerdil, mudah busuk, dengan kadar serat tinggi apabila ditanam pada lahan yang basah atau becek.

Selain itu, pH atau derajat keasaman yang sesuai untuk budidaya ubi jalar adalah tanah dengan derajat keasaman berkisar antara 5,5 hingga 7,7. Ubi jalar juga dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam pada lahan bekas sawah.

Pemupukan

Tidak dibutuhkan pupuk terlalu banyak dalam budidaya ubi jalar. Sebelum ubi jalar ditanam, tanah yang digunakan harus dibajak terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul. Sebaiknya pemupukan menggunakan pupuk kandang atau kompos.

Penanaman Ubi Jalar

Umumnya ubi jalar dibudidayakan dengan menggunakan stek, caranya menanamnya adalah  dengan membenamkan 2/3 bagian stek batang ke dalam tanah.

Dibutuhkan sekitar 36.00 batang tanaman ubi jalar untuk lahan seluas satu hektar. Satu bedengan diisi dengan 2 baris tanaman ubi jalar, dengan jarak antar baris 40 cm dan jarak masing-masing tanaman dalam satu baris berkisar 30 cm.

Pemeliharaan

Setelah perawatan kondisi tanah, pembibitan, pemupukan serta penanaman, langkah berikutnya adalah pemeliharaan.

Pemeliharaan ubi jalar cukup mudah, karena tidak memerlukan air atau penyiraman yang dilakukan secara terus menerus, karena ubi jalar merupakan tanaman yang tahan terhadap kekeringan.

Pemanenan Tanaman Ubi Jalar

Tanaman ubi jalar yang berumur 3,5 hingga 4 bulan sudah dapat dipanen. Dalam proses pemanenan sebaiknya memperhatikan cuaca, karena tanaman ubi jalar yang terkena hujan, memiliki kemungkinan besar menjadi busuk dan menyebabkan gagal panen.

Memang sekarang ini banyak sekali di pasaran anda bisa menjumpai tanaman ubi jalar dengan beraneka warna, ada beberapa warna ubi jalar seperti warna putih, oranye, kuning pucat, serta warna ungu.

Warna yang beragam ini akan ditambah dengan manfaat yang sangat beragam pula bagi kesehatan tubuh anda. Anda bisa menjadikan tanaman ini sebagai cemilan dikala waktu santai anda. Berikut adalah manfaat dari tanaman ubi jalar:

  1. Ubi jalar dapat mengatasi bronkitis dan asma

Kandungan vitamin C yang terdapat pada ubi jalar sendiri sertai dengan adanya besi, serta nutrisi yang lainnya bisa menolong dalam mengatasi bronkitis.

Ubi jalar sendiri dapat membantu dalam menghangatkan tubuh anda karena mempunyai kemampuan dalam membantu anda dalam mengatasi bronkitis.

Aroma-aroma yang begitu khas yang ada pada tanaman ubi jalar sangat efektif dalam mengatasi hidung mampat dan juga dalam membantu meredakan asma.

  1. Ubi jalar mampu untuk mempertahankan kekebalan tubuh anda

Ubi jalar sendiri selain dengan kandungannya yang kaya akan betakaroten, ubi jalar mengandung nutrisi lainnya seperti halnya vitamin C, besi,  B kompleks, dan juga fosfor.

  1. Bisa mengatasi masalah peradangan

Walaupun ubi jalar sendiri memang tidak termasuk ke dalam keluarga kentang-kentangan biasa, ubi jalar juga mempunyai efek sebagai anti peradangan.

Adanya dukungan seperti beta karoten, magnesium dan vitamin C, ubi jalar juga sangat cocok untuk nyembuhkan peradangan internal ataupun eksternal.

Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa budidaya ubi jalar sebenarnya cukup mudah. Namun keberhasilannya tergantung dari pemilihan bibit serta perawatan yang baik terhadap tanaman itu sendiri.

Baca Juga : Cara Pengendalian Penyakit Ubi Jalar

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *