Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ganyong

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ganyong – Ganyong merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan hingga pakan ternak karena kaya akan kandungan karbohidrat.

Aslinya, tanaman ganyong berasal dari Amerika Selatan. Namun, dapat juga ditemukan di daerah pegunungan, dataran tinggi atau dataran rendah Indonesia, seperti di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah atau Bali.

Baca Juga : Morfologi Tanaman Kunyit

Klasifikasi tanaman ganyong menurut sistem Cronquist adalah sebagai berikut.

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Superdivisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Subkelas : Commelinidae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Cannaceae
  • Genus : Canna
  • Spesies : Canna edulis Ker.

Tanaman ganyong merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang termasuk tanaman tahunan dua musim, yang akan mengalami masa istirahat apabila hidup hingga lebih dari satu tahun.

Tanaman ganyong berwarna hijau selama masa hidupnya, namun memiliki warna batang, daun dan pelepah daun yang berbeda tergantung pada jenis dan varietasnya.

Berikut morfologi umum dari tanaman ganyong.

  • Umum

Tanaman ganyong merupakan tanaman herba berumpun dengan bagian vegetatif meliputi akar, batang dan daun, sementara bagian generatif meliputi bunga dan buah.

Tanaman ganyong memiliki sifat yang sedikit unik, yang mana di akhir masa hidupnya ketika umbi tanaman ganyong sudah dewasa dan berukuran besar, maka daun dan batang ganyong akan mulai mengering.

Ketika musim hujan tiba, umbi atau rimpang tanaman ganyong akan bertunas dan membentuk tanaman kembali.

Secara umum, tanaman ganyong memiliki tinggi sekitar 1 – 1,8 meter tergantung pada jenis, varietas, serta lingkungan tempat tumbuhnya.

Dalam beberapa kasus, tinggi tanaman ganyong bisa mencapai lebih dari 3 meter. Namun, di Indonesia pada umumnya tidak akan lebih tinggi dari dua meter.

Selain itu, tanaman ganyong memiliki warna batang, daun, pelepah daun dan umbi yang beragam tergantung jenis varietas dan tempat hidupnya.

  • Akar

Tanaman ganyong memiliki akar serabut seperti layaknya semua tanaman umbi-umbian lain. Namun, akar serabut tanaman ganyong berukuran cukup tebal.

  • Umbi

Tanaman ganyong memiliki umbi yang berukuran besar, dengan lebar sekitar 5-8,5 cm dan panjang 10-60 cm.

Bagian tengah dari umbi tanaman ganyong berukuran tebal, serta dikelilingi berkas bersisik berwarna ungu atau cokelat.

Bentuk, komposisi atau kandungan senyawa kimia dan kandungan gizi umbi ganyong bervariasi tergantung pada jenis dan varietas, umur hingga tempat tumbuh tanaman ganyong.

  • Batang

Tanaman ganyong merupakan tanaman herba dengan batang yang dilapisi sedikit lilin. Batang tanaman ganyong merupakan batang semu yang terdiri dari kumpulan beberapa pelepah daun yang bertumpuk membentuk batang.

Warna batang bervariasi mulai dari hijau muda, hijau tua hingga ungu tergantung pada warna dari pelepah daun.

Tinggi batang bisa mencapai 1-1,8 meter apabila diukur secara langsung dan mencapai 3 meter apabila batang diluruskan terlebih dahulu sebelum diukur.

  • Daun

Tanaman ganyong memiliki daun yang lebar dengan bentuk elips memanjang, bagian pangkal dan ujung daun yang runcing.

Daun ganyong memiliki tangkai pendek dan tumbuh secara berselang-seling. Panjang daun tanaman ganyong sekitar 20-60 cm, sementara lebarnya berkisar antara 8-20 cm.

Pada bagian tengah daun tanaman ganyong terdapat tulang daun yang cukup tebal. Warna dari daun ganyong bervariasi dari hijau muda hingga hijau tua, serta kadang terdapat garis ungu atau secara keseluruhan daun berwarna ungu.

Pelepah daun tanaman ganyong juga ada yang berwarna ungu, ada juga yang berwarna hijau.

  • Bunga

Tanaman ganyong memiliki bunga yang ukurannya berbeda-beda tergantung pada jenis dan varietasnya.

Bunya ganyong berwarna merah oranye dengan pangkal berwarna kuning. Bunga ganyong memiliki benang sari tidak sempurna dan jumlah kelopak bunga sebanyak tiga buah dan panjang masing-masing kelopak sekitar 5 cm.

Bunga ganyong merupakan bunga majemuk yang tersusun dalam bentuk tandan, dengan kuntum bunga berbentuk mirip corong dan kelopak bunga dilapisi lilin.

Tiap kuntum bunga ganyong terdiri dari mahkota bunga yang ukurannya beragam.

  • Buah

Tanaman ganyong memiliki buah yang tidak sempurna dengan bentuk yang sulit dideskripsikan. Buah ganyong berukuran sekitar 4 cm dan tertutup oleh papila.

Buah ganyong terdiri dari tiga ruangan berisi biji bewarna hitam dengan jumlah biji per ruang sebanyak 5 biji.

Itu dia morfologi utama dari tanaman ganyong. Namun, morfologi khusus dari tanaman ganyong mungkin berbeda tergantung pada varietasnya.

Misalnya, di Indonesia terdapat dua varietas utama ganyong, yaitu ganyong putih dan gantong merah.

Pada ganyong merah, ukuran batang relatif besar dengan batang, daun dan pelepahnya berwarna merah atau ungu.

Sementara pada ganyong putih, warna batang, daun dan pelepahnya adalah hijau dengan sisik umbi berwarna kecokelatan.

Selain itu, ganyong merah lebih sulit menghasilkan biji dan memiliki umbi yang lebih basah dibanding ganyong putih. Cukup berbeda, bukan?

Baca Juga : Morfologi Tanaman Apel

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *