Pengertian dan Jenis-Jenis Cermin

Pengertian Cermin dan Jenis-Jenis Cermin – Alat yang dapat digunakan untuk melihat diri kita secara utuh adalah cermin.

Cermin terbuat dari kepingan logam atau tembaga yang apabila terkena bayangan yang dipantulkan akan kembali lagi sehingga bayangan tersebut dapat terlihat melalui pantulan.

Pengertian dan Jenis-Jenis Cermin

Pengertian dan Jenis-Jenis Cermin

Cermin disebut juga sebagai sepuh belakang dimana permukaan memantul dilihat melalui kepingan kaca. Beberapa benda yang dipakai dikehidupan sehari-hari yang menggunakan cermin seperti teleskop dan peralatan optik.

Kepantulan lapisan cermin tergantung pada gelombang cahaya dan juga pada logam itu sendiri.

Pengertian Cermin

Cermin adalah sebuah benda dengan permukaan yang dapat memantulkan bayangan benda dengan sempurna.

Suatu benda dapat memantulkan cahaya jika dapat terlihat bayangan benda lain pada permukaan benda tersebut.

Sinar yang datang ke permukaan cermin akan dipantulkan menurut hukum pemantulan cahaya yang dirumuskan oleh Snell.

Cermin yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk bercermin ditemukan oleh ahli kimia dari Jerman pada abad ke 19 oleh seorang bernama Justus Von Liebig.

Awalnya Justus melakukan percobaan dengan menyepuh permukaan kaca dengan air raksa sehingga memberikan efek memancul pada kaca tersebut.

Pantulan gambarnya sangat jelas dibandingkan dengan cermin yang terbuat dari logam. Cermin ini lah yang akhirnya digunakan masyarakat untuk bercermin.

Jenis – Jenis Cermin

Berdasarkan bentuk permukaannya cermin dibagi menjadi dua yaitu cermin datar dan cermin lekung.

1). Cermin Datar

Cermin umumnya berbentuk datar maka biasa disebut cermin datar. Dikatakan cermin datar karena permukaannya datar seperti sebuah garis lurus yang mengakibatkan adanya bayangan benda yang dibentuk oleh cermin datar dan memiliki dimensi ukuran panjang dan lebar yang sama persis dengan dimensi benda.

Jarak yang dibentuk antara benda dengan cermin sama dengan jarak antara cermin dengan bayangan.

Dimana menghasilkan bayangan yang bersifat maya atau semu dimana bayangan tersebut dapat terlihat dalam cermin namun tidak dapat ditangkap oleh layar, tegak seperti bendanya, memiliki ukuran yang sama tinggi dan sama besarnya, penampakan bayangan di cermin berlawanan dengan benda.

Cermin datar ini menghasilkan dua macam bayangan yaitu bayangan nyata dan bayangan semu.

Bayangan nyata terjadi karena sinar-sinar pantulnya saling berpotongan sedangkan bayangan maya atau semu terjadi karena terjadi perpotongan perpanjangan sinar pantul.

Cermin datar bermanfaat untuk kegiatan sehari-har seperti, bermanfaat dalam pembuatan priskop dan tropong prisma, dapat digunakan pada pembangkit surya, sebagai refleksi gambar maya, pemanas air energi surya dan perambatan cahaya secara lurus.

2). Cermin Lengkung

Cermin lengkung adalah cermin yang tidak berbentuk datar melainkan melengkung baik kedalam maupun keluar. Cermin lengkung dibagi menjadi dua yaitu cemin cekung dan cermin cembung.

  • Cermin Cekung

Cermin cekung adalah cermin yang bidang pantulannya melengkung ke arah dalam.

Cermin ini biasa digunakan untuk reflector pada lampu mobil dan lampu senter. Memiliki sifat benda yang terbentuk pada cermin cekung sangat bergantung pada letak benda dengan cermin.

Garis normal pada cermin cekung adalah garis yang melalui pusat kelengkungan, yaitu di titik M atau 2F. Sinar yang dipantulkan di titik ini akan dipantulkan ke titik itu juga.

Cermin cekung bersifat mengumpulkan sinar pantul atau konvergen. Ketika sinar-sinar sejajar dikenakan pada cermin cekung, sinar pantulnya akan berpotongan pada satu titik. Titik perpotongan tersebut dinamakan titik api atau titik fokus (F).

Sinar istimewa pada cermin cekung yaitu sinar yang datang dengan sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus.

Sinar datang melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama dan sinar datang melalui titik pusak kelengkungan cermin akan dipantulkan ke titik itu juga.

  • Cermin Cembung

Cermin cembung adalah cermin yang permukaan bidang pantulannya melengkung ke arah luar.

Titik fokus cermin cembung berada di belakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif.

Cermin cembung bertolak belakang dengan cermin cekung. Cermin cembung bersifat menyebarkan sinar (divergen).

Jika sinar-sinar pantul pada cermin perpanjang pangkalnya sinar akan berpotongan di titik fokus (titik api) di belakang cermin. Titik api cermin cembung bernilai negatif karena bersifat semu.

Sinar-sinar pantul pada cermin cembung berasal dari titik fokus menyebar keluar yang sama dengan cermin cekung.

Baca Juga :

Sinar istimewa pada cermin cembung yaitu sinar datang sejajar dengan sumbu tama akan dipantulkan seolah-olah titik fokus, sinar datang menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama, dan sinar datang menuju titik M (2F) akan dipantulkan seolah-olah dari titik itu juga. Cermin cembung memiliki sifat bayangan maya atau semu, tegak dan diperkecil.

Cermin adalah salah satu benda yang sering sekali digunakan di dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membantu aktivitas manusia.

Cermin datar dapat membantu untuk berias, cerming cekung dapat membantu manusia seperti di lampu mobil atau senter sedangkan cemin cembung biasa digunakan pada spion motor atau mobil.

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *