Pengertian Besaran dan Satuan

Diposting pada

Pengertian Besaran dan Satuan – Di dalam kehiduan sehari-hari banyak orang yang menyebutkan mengenai besaran dan satuan.

Pengertian Besaran dan Satuan
Pengertian Besaran dan Satuan

Besaran dan satuan bukan hanya dipelajari dalam ilmu matematika namun juga dipelajari di dalam ilmu fisika.

Besaran dan satuan adalah dua hal yang berbeda namun saling berkaitan. Di dalam ilmu fisika arti besaran adalah sesuatu yang memiliki nilai yang dapat diukur dan hasil ukurnya adalah dinyatakan dengan angka.

Baca Juga :

Sedangkan pengertian satuan adalah pembanding yang digunakan dalam pengukuran besaran.

Pengukuran merupakan proses membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Setiap besaran dalam fisika memiliki satuannya masing-masing.

Dari pengertian diatas maka besaran memiliki ciri-ciri yaitu, dapat dihitung atau diukur, dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai, dan mempunyai satuan.

Berdasarkan satuannya besaran terbagi menjadi dua yaitu ada yang disebut besaran pokok (Base Quantities) dan ada yang disebut besaran turunan (Derived Quantities).

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.

Besaran pokok sifatnya bebaskarena tidak bergantung pada besaran pokok yang lain. Ada 7 besaran pokok dalam fisika yang paling umum yaitu:

  1. Panjang satuannya meter (m)
  2. Massa satuannya kilogram (kg)
  3. Waktu satuannya sekon (s)
  4. Kuat arus listrik satuannya ampere (A)
  5. Suhu satuannya kelvin (K)
  6. Intensitas cahaya satuannya kandela (cd)
  7. Jumlah zat satuannya mole (mol)
  8. Sudut bidang datar satuannya radian (Rad*))
  9. Sudut ruang satuannya steradian (Sr*))

Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok.

Satuan besaran turunan disebut satuan turunan dan siperoleh dengan menggabungkan beberapa satuan besaran pokok.

Besaran turunan mempunyai ciri khusus yaitu diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung, mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok.

Contoh yang termasuk kedalam besaran turunan yaitu luas (m2), volume (m3), berat (newton), energi (joule), daya (watt), kecepatan (ms-1), percepatan (ms-2), gaya (kg ms-2), tekanan (kg m-1s-2), usaha (kg m-2s-2), dan lain-lain.

Cara besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya dinamakan dimensi.

Pada sistem internasional ada tujuh besaran pokok yang berdimensi dan dua besaran pokok tambahan yang tidak berdimenasi. Dimensi digunakan untuk mencari satuan.

Cara untuk menentukan satuan dari suatu besaran turunan dengan cara memperhatikan dimensi besaran tersebut.

Dimensi juga dapat digunakan untuk menunjukan kesetaraan beberapa besaran yang terlihat berbeda.

Besaran juga dapat dibagi berdasarkan nilai dan arahannya besaran yang dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

  1. Besaran Skalar

Besaran skalar adalah besaran yang hanya mempunyai nilai tetapi tidak memiliki arah yaitu seperti massa, waktu, suhu, luas dan volume.

  1. Besaran Vektor

Besaran yang mempunyai nilai dan arah yaitu seperti perpindahan, kecepatan dan gaya.

Setiap besaran yang telah disebutkan diatas dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yang disebut pengukuran.

Pengukuran dibedakan menjadi dua jenis yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.

Pengukuran langsung adalah pengukuran dengan menggunakan alat ukur sehingga memperoleh hail pengukuran secara langsung.

Sedangkan pengukuran secara tidak langsung pengukuran yang dilakukan tidak menggunakan alat ukur.

Berbagai macam alat ukur memiliki tingkat ketelitian tertentu yang tergantung pada skala terkecil alat ukur tersebut.

Semakin kecil sakala pada alat ukur maka semakin tinggi ketelitian alat ukurnya. Hasil dari pengukuran dengan alat ukur menghasilnkan angka.

Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran alat ukur yang terdiri dari angka pasti dan angka taksiran.

Satuan sebagai pembanding dalam pengukuran besaran juga dibedakan menjadi dua yaitu satuan baku dan satuan tidak baku.

  1. Satuan Baku

Satuan baku adalah satuan yang digunakan secara umum yang mana telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional yang disebut Satuan Internasional (SI) atau biasa disebut juga satuan standar.

Sistem sSatuan Internasional harus memenuhi syarat seperti memiliki nilai tetap, mudah ditiru dan diadakan kembali sebagai satuan yang sama dan dapat digunakan oleh semua orang di seluruh dunia.

Sistem Satuan Internasional dibagi lagi menjadi dua yaitu sistem MKS yaitu cara menyatakan besaran dengan satuan meter kilogram dan sekon dan sistem CGS yaitu cara menyatakan besaran dengan menggunakan sistem sentimeter, gram dan sekon.

  1. Satuan Tidak Baku

Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan hanya digunakan pada wilayah tertentu seperti depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah.

Baca Juga :

Satuan tidak baku memberikan hasil berbeda apabila dilakukan oleh beberapa orang.

Besaran merupakan bagian dari satuan dan satuan merupakan bagian dari besaran yang masing-masing memiliki jumlah yang sama dimana keduanya dapat dibuktikan dengan cara pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang berbeda menurut kebutuhannya.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *