Pengertian Dan Fungsi Pekarangan

Diposting pada

Pengertian Dan Fungsi Pekarangan – Pekarangan adalah sebidang atau sepetak tanah yang berada disekitar rumah baik terletak di depan, samping, bahkan belakang bangunan, tergantung seberapa luas sisa tanah yang tersisa setelah digunakan untuk membuat rumah atau bangunan utama.

Pengertian Dan Fungsi Pekarangan
Pengertian Dan Fungsi Pekarangan

Dengan tujuan difungsikan sebagai tempat bermain anak-anak, acara keluarga, istirahat setelah bekerja serta dihiasi dengan berbagai tumbuhan dan tanaman.

Jika pekarangan ditata dan difungsikan dengan baik, akan memberikan lingkungan yang nyaman, menarik, sehat, dan menyenangkan. Sehingga membuat keluarga kita betah berlama-lama untuk berkumpul dan tinggal di rumah.

Saat ini, tak jarang banyak masyarakat yang mengubah pekarangan kosong mereka menjadi pekarangan produktif seperti menanam sayur-sayuran, buah-buahan, bumbu-bumbu, tanaman hias, dan apotik hidup.

Karena dengan menanam tanaman-tanaman yang produktif, mampu mengubah pekarangan menjadi lebih indah, kesehatan keluarga lebih baik, dan menambah pemasukan atau mengurangi beban biaya hidup.

Selain ditanami dengan tanaman-tanaman produktif, pekarangan juga dapat dimanfaatkan untuk memelihara hewan (pertenakan).

Karena kotoran hewan tersebut dapat diolah menjadi pupuk anorganik, selain itu sampah yang berasal dari daun-daunan dapat dijadikan pupuk hijau.

Jika pekarangan ditanami dengan berbagai tanaman-tanaman produktif, serta pemeliharaan ternak, dan pengelolaan sampah yang baik.

Akan menghasilkan banyak manfaatnya karena dapat menghasilkan bahan pangan yang sehat dengan gizi tinggi seperti sayuran-sayuran dan buah-buahan, penghasilan tambahan, menciptakan lingkungan hidup sehat, nyaman, indah, dan mampu mendukung program pemerintah (memaksimalkan pekarangan menjadi lahan produktif).

Pada dasarnya memanfaatkan dan mengolah pekarangan merupakan pekerjaan yang mudah, simpel, tidak membutuhkan biaya yang banyak, dan menyenangkan karena :

  • Semua anggota keluarga bisa mengelola dan menjaga pekarangan.
  • Pilihan tanaman yang akan ditanam di pekarangan sangat banyak, karena sebagian besar bibit atau benih sayuran, buah-buahan, apotik hidup dapat ditanam di pekarangan yang sempit hingga luas.
  • Sisa panen tanaman dan tanaman yang hidup liar, dapat diolah menjadi pupuk organik.
  • Dengan sistim tanaman yang baik, sayur-sayuran dan buah-buahan dapat dihasilkan secara terus menerus dengan jenis yang berbeda-beda.
  • Hasil kotoran ternak jika diolah dengan benar, memperhatikan kebersihan dan kesehatannya bisa dijadikan sebagai pupuk organik.
  • Pemilihan dan pengaturan tanaman di pekarangan, mampu menambah keindahan rumah dan memperbaiki lingkungan hidup menjadi lebih sehat.

Apotik Hidup Di Pekarangan

Apotik Hidup adalah tanaman obat yang dibudidayakan di lahan pekarangan, dengan tujuan sebagai bahan utama obat-obatan herbal seperti jahe, lengkuas, serai, daun sirih, kunyit, kumis kucing, seledri, lidah buaya, daun dewa, daun insulin, dan masih banyak lagi.

Dengan menanam apotik hidup di pekarangan, kita bisa memperoleh obat-obatan alami secara cuma-cuma dari pekarangan rumah kita sendiri.

Selain dapat memperoleh obat-obatan alami secara gratis, banyak keuntungan yang dapat kita peroleh dari menanam apotik hidup di pekarangan rumah. Seperti :

  • Sebagai persediaan obat-obatan alami dengan praktis dan tanpa membeli.
  • Udara di sekitar rumah menjadi bersih, karena tanaman apotik hidup sebagian besar penghasil oksigen.
  • Sebagai tambahan pemasukan keluarga, karena mayoritas harga jual tanaman apotik hidup sangat tinggi.
  • Dapat mengajarkan anak-anak tentang bercocok tanam di pekarangan dan mengenal obat-obatan herbal.
  • Pekarangan menjadi lebih indah.
  • Mendukung program pemerintah tentang budidaya apotik hidup di pekarangan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *