Pengertian, Hakikat dan Unsur Identitas Nasional

Pengertian Identitas Nasional : Hakikat dan Unsur Identitas Nasional – Setiap daerah memiliki identitasnya sendiri. Salah satunya adalah daerah Madura. Identitas madura adalah budi daya pertanian garam.

Pengertian, Hakikat dan Unsur Identitas Nasional

Pengertian, Hakikat dan Unsur Identitas Nasional

Bahkan saking banyaknya petani penggarap garam di pulau paling timur propinsi Jawa Timur ini, Madura disebut juga pulau garam.

Baca Juga : Pengertian Revolusi

Daerah papua memiliki identitas sebagian besar masyarakatnya berkulit hitam. Makanya, setiap ada warga Papua yang berprestasi, dia secara otomatis mendapat julukan “ sang mutiara hitam dari Papua “.

Nah, ketika identitas ini berada dalam suatu negara, maka disatukanlah dia dengan berbagai identitas daerah yang lain lalu diklaim sebagai identitas milik negara atau identitas nasional.

Beberapa waktu terakhir, identitas nasional seakan digerus oleh berbagai argumen negatif yang dilontarkan oleh oknum oknum tidak bertanggung jawab.

Mereka berupaya menciptakan pertarungan polemik menyoal identitas daerah yang efeknya bisa menimbulkan keretakan pada identitas nasional. Bahkan mereka tidak segan membeturkan identitas antar daerah semata untuk memancing keributan atau konflik Sara.

Atas dasar itulah, supaya peristiwa diatas tidak berlanjut, maka penting kiranya saya jelaskan tentang identitas nasional secara lengkap dengan tujuan melakukan refleksi pemikiran kepada masyarakat agar lebih menghargai identitas daerah sebagai rumpun dari identitas nasional Indonesia.

PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL

Manusia yang tinggal di Indonesia, tersebar di berbagai daerah dengan mengatasnamakan suku tertentu.

Di dalam suku suku tersebut tersimpan berbagai macam keunikan komunal yang terkadang tidak dimiliki oleh suku lain. Seperti agama, adat istiadat, budaya, ras dan lain lain.

Keunikan yang dimiliki oleh suku suku di Indonesia, merupakan anugerah tuhan yang harus disyukuri karena melambangkan kemajemukan bangsa yang berhasil hidup dengan tenang dan damai terutama dalam hal aktualisasi segala macam keunikannya.

Contoh, orang berkulit hitam tidak bertengkar dengan orang kulit putih, umat islam tidak membenci umat kristen, orang Bali dengan tari kecaknya tidak membenci orang Betawi dengan lenongnya dan lain lain.

Nah, sisi positif diatas menjadi poin penting bagi bangsa yang tentunya akan memicu pemberian penilaian positif dari bangsa bangsa lainnya.

Sehingga negara perlu mengklaim kalau semua keunikan antar suku yang berkelindan secara aman merupakan identitas negara yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Nah, dari sini sudah jelas kalau pengertian identitas nasional adalah seluruh keunikan masyarakat yang ada di daerah baik berupa ras, agama, adat istiadat, budaya, status sosial dll yang masih kental dengan aura kelompok atau sukuisme diakumulasikan oleh pemerintah sebagai jati diri bangsa yang lebih aktual dengan nilai nilai kebersamaan dengan diperkuat semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan sumpah Pemuda.

Tujuannya adalah menciptakan keamanan di dalam negara sekaligus untuk mendapatkan apresiasi dari bangsa bangsa lainnya di dunia.

HAKIKAT IDENTITAS NASIONAL

Hakikat identitas nasional tertuang di dalam pancasila. Artinya, identitas yang dimiliki oleh suku suku tertentu terikat pada aturan normatif yang mengharuskannya untuk patuh pada regulasi regulasi negara.

Salah satunya adalah suku yang lain tidak boleh mencemoh suku berbeda karena keduanya berada di bawah naungan negara yang sama.

Selain itu, penganut penganut fundamentalis dan fanatisme yang terkadang menjunjung tinggi nilai budaya sukunya dan merendahkan yang lain, dimentahkan oleh kesepakatan berbangsa, bahwa pertumbuhan budaya harus dinamis.

Sehingga bukan fanatisme yang diharapkan tetapi kreativitas dalam meningkatkan budaya sendiri itu yang lebih utama.

UNSUR IDENTITAS NASIONAL

Unsur terbentuknya identitas nasional tidak bisa dilepaskan dari 4 hal. Jika keempat poin ini tidak dimiliki oleh sebuah negara, maka sampai kapan pun negara tersebut tidak akan memiliki yang namanya identitas. Ini dia keempat unsur identitas nasional tersebut, yaitu :

  1. Suku Bangsa

Suku adalah masyarakat ekslusif yang tinggal di suatu daerah dalam waktu cukup lama bahkan sejak dari lahir. Biasanya mereka membawa berbagai macam dialek atau bahasa yang unik.

Seperti suku madura, suku batak, suku jawa, dan suku betawi. Bisa dibilang, mereka adalah penduduk asli di daerah tersebut.

  1. Kebudayaan

Kebudayaan adalah pengetahuan manusia tentang masalah masalah kehidupan yang terakumulasi secara kolektif di suatu daerah yang dilakukan secara tetap bahkan diwariskan secara turun temurun di setiap generasi.

Seperti, cara bercocok tanam, prosesi perkawinan dan kematian, kesenian dan lain lain.

  1. Agama

Agama yang majemuk juga menjadi unsur pembentuk identitas nasional. Karena segala aktivitas peribadatan yang teraplikasi tidak mewakilkan satu agama tertentu saja melainkan dari banyak agama yang berbeda.

Seperti islam dengan idul Fitri-nya, Kristen dengan Natal, Hindu dengan Nyepi, Budha dengan Waisak dan lain lain.

  1. Bahasa

Negara Indonesia adalah negara majemuk yang luar biasa. Bahkan NKRI adalah negara dengan identitas nasional yang terakui secara estetis dan moralis oleh bangsa lain.

Salah satunya yang berhasil mengangkat citra Indonesia adalah bahasa yang majemuk tetapi berhasil disatukan menjadi satu kesepakatan kalau diantara bahasa yang banyak tersebut, bahasa Indonesia lah bahasa nasional.

Itulah pengertian, hakikat dan unsur identitas nasional utamanya identitas NKRI. Semoga identitas ini tetap terjaga selama lamanya.

Baca Juga : Pengertian Hukum Adat

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *