Pengertian Kemasan, Mengemas Dan Pengemasan

Diposting pada

Pengertian Kemasan, Mengemas Dan Pengemasan – Sebuah produk akan terlihat menarik jika kemasannya memiliki daya tarik tersendiri, kali ini kita akan bahas tentang apa sih itu kemasan?

Pengertian Kemasan, Mengemas Dan Pengemasan
Pengertian Kemasan, Mengemas Dan Pengemasan

Pasti sebagian orang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan kemasan. Kemasan yaitu  merupakan sebuah pembungkus produk dengan desain yang kreatif dan bertujuan untuk menyampaikan deskripsi informasi.

Tujuan utama kemasan yaitu sebagai pelindung agar fisik produk tetap utuh. Dengan menggunakan kemasan dapat memperpanjang waktu pemakaian sebuah produk.

Kemasan juga akan menjaga kualitas sebuah produk. Kemasan sangat bermanfaat untuk konsumen, akan tetapi tidak hanya bermanfaat bagi konsumen saja, bagi produsen sebuah kemasan juga sangatlah menguntungkan.

Baca Juga : Prilaku Konsumen Adalah

Karena kemasan mempunyai peranan penting dalam proses penjualan dan pembelian produk. Tanpa kemasan kalian akan mengalami kesulitan saat membawa produk ke mana saja. Dengan adanya kemasan produsen akan memiliki nilai jual tersendiri. Berikut ini adalah beberapa manfaat kemasan bagi produsen :

  1. Meningkatkan Nilai Jual
  2. Melindungi Produk Saat Pengiriman
  3. Mengawetkan pproduk

Sedangkan manfaat kemasan bagi konsumen yaitu :

  1. Memudahkan Pembawaan
  2. Memberikan Informasi Deskripsi Produk
  3. Mencegah Penyakit Timbul

Kemasan memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah :

1). Berdasarkan Sifat Kekakuan

  • Kemasan fleksibel.Yaitu kemasan yang memiliki bahan lentur ataupun elastis. Kemasan ini merupakan pelindung yang tidak mudah retak atau patah. Sebagai contoh misalnya, plastik, foil, dan juga kertas.
  • Kemasan kaku.Yaitu kemasan yang memiliki sifat keras, dan tidak tahan lentur, serta mudah patah apabila dibengkokkan. Kemasan ini memiliki ukuran yang relatif lebih tebal daripada jenis kemasan fleksibel. Sebagi contoh kemasan kaku misalnya, kayu, gelas, dan logam.
  • Kemasan semi kaku/semi fleksibel.Yaitu kemasan yang memiliki sifat di antara jenis kaku dan fleksibel. Sebagai contoh misalnya botol plastik seperti kecap.

2). Berdasarkan Sifat Perlindungan Terhadap Lingkungan

  • Kemasan hermetisKemasan jenis ini yaitu memiliki ketahanan gas, udara, dan uap air selama masih dalam bentuk tidak dapat dilalui oleh bakteri, debu, ragi, dan kapang. Sebagai contoh misalnya kaleng, dan botol gelas.
  • Kemasan tahan suhu tinggiKemasan jenis ini yaitu memiliki fungsi pada saat bahan memerlukan proses pemasanan, pasteurisasi, dan sterlisasi. Pada umumnya terbuat dari logam dan gelas.

Selain kemasan, ada juga yang disebut dengan mengemas, apa itu mengemas? Mengemas yaitu merupakan sebuah tindakan membungkus, menutup suatu barang atau sejumlah barang dengan material kemasan.

Material kemasan tersebut bisa berupa kertas, plastik, kaca, tekstil, logam, dan berbagai macam material yang digunakan sebagai tujuan pengemasan.

Selain kemasan dan mengemas ada juga yang disebut dengan pengemasan. Lalu apa yang dimaksud dengan pengemasan? Pengemasan yaitu merupakan sebuah aktivitas merancang dan memproduksi pembungkus atau wadah pada suatu produk.

Bungkus atau kemasan yang menarik pastinya akan memberikan nilai plus pada konsumen yang sedang memilih serta membedakan beberapa produk yang bentuk dan mutunya hampir sama.

Akan tetapi memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut akan terlihat dari label yang tertera dalam kemasan produk. Manajemen pengemasan menjadi salah satu sistem yang terkoordinasi guna membuat barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai.

Dengan adanya wadah atau pembungkus (kemasan) dapat membantu mencegah bahkan mengurangi kerusakan, serta melindungi produk yang ada di dalamnya, juga melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik misalnya seperti gesekan, benturan, getaran.

Pengemasan juga memiliki fungsi yaitu sebagai menempatkan sebuah produk ke dalam sebuah wadah yang memiliki bentuk tertentu sehingga produk tersebut mudah untuk disimpan, diangkut, maupun didistribusikan.

Jika dilihat dari segi promosi, maka wadah atau pembungkus berfungsi sebagai sebuah alat untuk menarik minat para pembeli. Selain menarik para pembeli, kemasan juga memiliki peranan penting pada supply chain management karena kebutuhan untuk mengurangi biaya, mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan, dan e-commerce.

Maka dari itu, bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan sangat perlu diperhatikan dalam perencanaannya. Dengan adanya kemajuan teknologi yang dikuasai oleh para manusia, teknik pengemasan bisa berkembang dengan sangat pesat.

Pengemasan bahkan telah menjadi salah satu cabang ilmu dalam teknologi produksi, yang dimana teknik pengemasan merupakan suatu bagian yang tidak dapat terpisahkan dari teknologi manufaktur atau produksi sebuah barang dan jasa.

Pengemasan memiliki tujuan diantaranya sebagai berikut :

1). Membuat agar umur simpan bahan pangan menjadi panjang.

  • Menyelamatkan produksi bahan pangan yang berlimpah.
  • Mencegah rusaknya nutrisi/gizi bahan pangan.
  • Menjaga dan menjamin tingkat kesehatan bahan pangan.
  • Memudahkan distribusi/ pengangkutan bahan pangan.
  • Mendukung perkembangan makanan siap saji.
  • Menambah estetika dan nilai jual bahan pangan.

2). Pengemasan bahan pangan harus memenuhi beberapa kondisi atau aspek untuk dapat mencapai tujuan pengemasan itu, yaitu :

  • Bahan pengemasnya harus memenuhi persyaratan tertentu.
  • Metode atau cara Pengemasan bahan pangan harus tepat dan sesuai.
  • Pola distribusi dan juga penyimpanan produk hasil pengemasan harus baik.

Baca Juga : Pengertian Produsen

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *