Pengertian Kontinental Adalah : Ciri dan Sistemnya

Diposting pada

Pengertian Kontinental Adalah : Ciri dan Sistem Kontinental – Rencana yang dapat membawa Inggris kelututnya biasa disebut sebagai Sistem Kontinental.

Pengertian Kontinental Adalah  Ciri dan Sistem Kontinental
Pengertian Kontinental Adalah Ciri dan Sistem Kontinental

Rata-rata barang yang dimiliki oleh Inggris tidak bisa masuk di Eropa, ini karena adanya Napoleon menuntut pada mereka dengan menutup pelabuhan yang dimilikinya sehingga barang-barang dari negara Inggris tidak bisa masuk.

Bahkan mereka juga meminta negara Rusia, Austria dan juga negara Prusia agar bisa melakukan kerjasama bersama Sistem Kontinental.

Pada tahun 1806 Sistem Kontinental sudah bergerak dengan keputusan dari Berlin Napoleon, seperti yang sudah saya bahas tadi diatas kalau mereka dapat melarang kapal-kapal Inggris yang ingin masuk ke pelabuhan Eropa.

Memang pada umumnya negara Inggris sangat ahli dalam dunia perdagangan, sehingga mereka menciptakan sebuah kapal netral dimana kapal tersebut bisa masuk ke pelabuhan Eropa.

Akan tetapi ini hanya menjadi salah satu hal yang sia-sia, disebabkan Napoleon dapat menyita semua kapal. Kenapa bisa terjadi hal demikian, karena mereka juga telah memiliki sebuah keputusan Milan ditahun Desember 1807.

Dengan adanya keputusan yang sangat keras ini, maka ini akan membuat Napoleon dapat menyita semua kapal netral yang dimiliki oleh negara Inggris.

Namun negara Inggris juga tidak mau kalah sehingga mereka membalasnya dengan kekuatan laut dan menciptakan semua blokade pada kapal Eropa. Ini terjadi ketika Eropa tidak dapat memberikan jalan masuk pada pelabuhan Eropa.

Bahkan negara Inggris juga tidak akan membiarkan kapal yang dimiliki oleh Eropa untuk masuk di pelabuhan negara Inggris.

Pengertian Sistem Kontinental

Jadi apa itu pengertian dari Sistem Kontinental?

Sistem Kontinental atau biasa disebut Blokade Kontinental merupakan suatu kebijakan yang berasal dari Napoleon luar negeri yakni dari Perancis.

Ini juga dapat diartikan dimana Napoleon dapat memberikan balasan kepada blokade dari pesisir Perancis yang ditetapkan pada bulan Mei 1806 oleh Britania Raya.

Namun blokade tersebut kurang berhasil untuk mencapai sesuatu tujuan yang dapat memicu salah satu kerugian pada bidang perekonomian.

Akan tetapi, ekspornya Britania menuju ke berbagai negara yang ada di benua Eropa mendapatkan kerugian yang sebesar kurang lebih 25% sampai 55% dimana ini merupakan total dari tahun 1802-1806.

Nah ini dapat membuat Napoleon menyerang negara Spanyol serta Rusia, walaupun perdagangannya pada kedua negara tersebut sedang berlangsung.

Pada November 1806 Napoleon mengeluarkan sebuah Dekret Berlin, dimana Dekret Berlin mampu melarang barang-barang impor dari Britania menuju ke negara Perancis atau negara yang bersangkutan dengan Perancis.

Ada juga usaha yang dilakukan oleh Inggris Raya untuk menghindari dari Blokade dan akhirnya dapat memprovokasi invasi yang malangnya dari Rusia.

Negara Inggris menanggapi tentang Sistem Kontinental dimana ini melalui sebuah pesan Dewan yang dapat menundukkan negara Perancis.

Bahkan semua negara aliansi serta Napoleon dapat melakukan cara counterblokade. Dimana perintah ini menjadi salah satu penyebab dari Anglo-American Perang.

Namun Napoleon juga menyadari kalau kekaisarannya bisa diamankan dengan mengalahkan negara Inggris, ini karena Angkatan Laut-nya sudah dihancurkan di Trafalgar.

Ciri-ciri Sistem Kontinental

Banyak negara-negara kini sudah menjadi sebuah tim bersama Napoleon sebagai suatu Sistem Kontinental dikarenakan sebagian besar dari mereka tidak menyukai dengan negara Inggris.

Namun walaupun demikian Inggris menjadi negara terkaya, cepat isolasionis dan terindustrialisasi, karena mereka dapat mengolah sebuah tekstil dari pulau kecil di Inggris.

Selain itu, Inggris juga dapat membangun sebuah jaringan perdagangan yang menjadi lebih bagus sehingga dapat membuat seluruh negara Eropa menjadi iri.

Nah ini juga dapat membuat Napoleon meminta pemboikotan pada barang-barang yang berasal dari Inggris secara Sistem Kontinental-nya sehingga dapat menjadi ukuran yang berada dibawah negara Inggris. Dibawah ini merupakan ciri-ciri dari Sistem Kontinental.

  1. Peran Hakim

Hakim merupakan ciri-ciri yang paling penting disebuah sistem kontinental ini. Ini dikarenakan peran Hakim yang sebagai penafsiran dan juga penetapan pada perundang-undangan dimana ini mencakup sebuah peraturan baru dan kebebasan akan diciptakan dari sumber hukum yang baru.

  1. Sumber Hukum

Dengan adanya suatu hakim ini dapat membuat sesuatu dari segala hal harus menunggunya keputusan hakim. Dimana putusan akan meliputi berbagai hal seperti, Undang-undang, Peraturan Hukum dan suatu Kebiasaan.

  1. Hukum Publik

Ketika sudah tertera bahwa semua penentuan harus berdasarkan hukum yang sudah berlaku, maka hukum akan dibedakan menjadi dua, yakni Hukum Publik dan juga Hukum Private.

Dalam hukum publik akan meliputi 3 hukum yang akan berlaku, seperti Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara dan Hukum Pidana.

  1. Hukum Private

Berbeda hal dengan hukum publik, dimana hukum private hanya berlaku pada suatu individu, ada juga jenis-jenis huku seperti, Hukum Dagang dan Hukum Sipil.

Nah sampai disini dulu pembahasan kita mengenai pengertian dari Sistem Kontinental beserta ciri-cirinya.

Kami berharap anda bisa mengerti dengan pembahasan yang ada diatas. Semoga ini juga dapat membuat anda lebih paham tentang apa itu sebenarnya Sistem Kontinental.

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *