Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggur

Diposting pada

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggur – Tanaman anggur dapat dibudayakan dengan mudah di pot maupun di pekarangan rumah Anda.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggur
Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Anggur

Namun, Anda harus mewaspadai adanya serangan hama atau penyakit pada tanaman anggur Anda.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Anggur

Jika tidak, tanaman anggur yang sudah Anda tanam susah payah bisa rusak dan Anda tidak bisa menikmati buah anggur yang manis dan enak.

Ini dia beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman anggur.

Usaha preventif dengan optimasi budidaya tanaman anggur

Dalam beberapa kasus, akan lebih mudah untuk mencegah munculnya hama daripada membasminya ketika hama tersebut sudah menyerang tanaman anggur.

Contohnya, kutu akar dapat lebih mudah dicegah dengan menggunakan bibit okualsi yang batang bagian bawahnya berasal dari tanaman anggur yang tahan terhadap serangan hama kutu akar.

Secara umum, akan sangat baik jika budidaya tanaman anggur dilakukan dengan menggunakan bibit unggul yang tahan terhadap berbagai hama dan penyakit.

Usaha lain yang dapat dilakukan adalah dengan menempatkan tanaman anggur pada lahan dengan saluran drainase yang baik dan terpapar cukup sinar matahari.

Hal ini dapat dilakukan untuk mencegah serangan penyakit yang disebabkan oleh cendawan.

Pengendalian hama secara mekanis

Untuk tahap awal dari serangan hama yang belum parah, pengendalian hama dapat dilakukan secara mekanis dengan membuang bagian tanaman yang terserang hama atau membuang hama tersebut secara langsung.

Namun, jika hama sudah berkembangbiak pesat, maka cara ini saja tidak cukup untuk mengendalikan hama, melainkan harus digunakan pengendalian hama secara kimiawi.

Selain itu, pengendalian secara mekanis juga dapat dilakukan pada penyakit yang disebabkan bakteri seperti Pseudomonas sp.

Membungkus buah anggur

Cara ini dapat Anda lakukan untuk melindungi buah anggur Anda dari hama seperti burung, kelelawar buah, tupai hingga musang.

Anda bisa menyiapkan plastik atau kertas lalu membungkus buah anggur Anda ketika tanaman anggur sudah berumur 50-60 hari sejak pemangkasan.

Sebelum membungkus buah anggur, Anda harus melakukan penjarangan terlebih dahulu terhadap buah anggur yang terserang penyakit agar tidak menginfeksi bagian buah yang sehat.

Cara pembungkusan juga dapat dilakukan untuk mencegah serangan dari hama ulat. Ulat dapat menyerang buah anggur dengan memakannya.

Kemungkinan lain adalah kupu-kupu akan bertelur di buah anggur. Larva kemudian akan tumbuh menjadi ulat.

Menyemprotkan insektisida, pestisida atau nematisida

Jika tanaman anggur Anda diserang oleh hama rayap, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan bahan kimiawi untuk membasminya.

Hal ini karena rayap dapat menyerang akar hingga batang anggur dan menyebabkan tanaman anggur Anda mati.

Anda dapat mencampurkan pestisida dengan media tanam, lalu dimasukan ke dalam wadah untuk menanam anggur.

Apabila tanaman anggur Anda tanam di lahan atau pekarangan, maka Anda dapat menebarkan pestisida di dalam parit di sekitar tanaman.

Apabila hama rayap masih belum mati, maka Anda dapat memberikan pestisida secara berulang di lahan atau di dalam pot.

Jika hama rayap menyerang bagian batang tanaman anggur, maka Anda dapat menyemprotkan insektisida ke bagian batang tanaman anggur.

Jenis insektisida yang dapat digunakan adalah bahan aktif hexiclan 50% sebanyak 20 gram yang dilarutkan dalam  15 liter air. Larutan insektisida ini dituangkan dengan radius penyiraman sekitar 1 meter persegi.

Selain rayap, hama kutu daun yang menyerang daun tanaman anggur juga perlu  dimusnahkan.

Hal ini karena kutu daun dapat merusak daun tanaman anggur sekaligus dapat berperan sebagai vektor virus dan cendawan.

Hama jenis ini juga dapat diberantas dengan menyemprotkan insektisida sistemik atau racun kontak pada bagian tumbuhan yang terserang hama kutu daun.

Kutu akar juga dapat diberantas dengan penggunaan nematisida, namun hama jenis ini relatif lebih sulit dikendalikan.

Penyemprotan bahan-bahan kimiawi memang efektif, namun cenderung tidak ramah lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, penyemprotan bahan kimiawi harus dihentikan selama satu bulan sebelum buah anggur akan dipanen agar tidak mengancam kesehatan.

Penyemprotan fungisida

Bahan kimia lain yang dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit pada tanaman anggur adalah fungisida.

Penyakit Downey Mildew yang disebabkan oleh cendawan Perenospora dapat dibasmi dengan fungisida.

Penyakit ini dapat menyebabkan bercak pada daun tanaman anggur, hingga lama-kelamaan menyebabkan tanaman anggur mati.

Selain cara kimiawi, Anda juga bisa menggunakan cara mekanik sebagai kombinasi agar penyakit tidak menular ke bagian tanaman lain yang masih sehat.

Penyemprotan fungisida dapat dilakukan sebelum pemangkasan, setelah pemangkasan, menjelang pemangkasan dan 40-50 hari setelah pembungaan. Penyemprotan harus dihentikan 2-4 minggu sebelum panen buah anggur dilakukan.

Itu dia beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman anggur.

Jangan sampai tanaman anggur yang Anda budidayakan dengan susah payah terjangkit penyakit atau diserang hama secara berkepanjangan karena akan berakibat buruk pada buah anggur yang dihasilkan.

Baca Juga : Penyebab Rasa Hambar

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *