Pengertian Interaksi Antar Ruang

Diposting pada

Pengertian Interaksi Antar Ruang – Untuk anda pengajar IPS tentu kenal dengan teori-teori manusia. Materi ruang maupun interaksi antar ruang menjadi sub dari ilmu ini. Biasanya, materi diajarkan di SMP kelas 7 pada semester pertama. Dengan materi ini, siswa lebih kenal dengan interaksi komplit masyarakat.

Pengertian Interaksi Antar Ruang
Pengertian Interaksi Antar Ruang

Berikut ini, kami akan menjelaskan pengertian, bentuk dan syarat ruang beserta interaksi antar ruang. Dengan artikel ini, diharapkan pemahaman anda lebih banyak.

Sehingga anda memiliki argumen dan penjelasan tentang pentingnya hubungan antara keduanya. Ini dia penjelasan lengkapnya.

Baca Juga : Pengertian Biosfer Adalah

Pengertian Interaksi Antar Ruang

Pengertian Ruang

Pengertian Ruang adalah satu area di bumi, yang ditempati oleh makhluk hidup termasuk manusia. Tanpa ruang ini, dipastikan tidak ada kehidupan jenis apapun.

Menurut pengertian ini, ruang tidak sebatas materi non fisik saja seperti udara, lapisan atmosfer bumi dan lain sebagainya. Lebih jauh dari itu, ruang diartikan juga sebagai lingkungan fisik kehidupan.

Ruang dalam pengertian fisik meliputi perairan dan daratan seperti laut, sungai, danau serta tanah tempat berpijak lengkap dengan urutannya dari tanah teratas hingga paling dasar.

Pengertian Interaksi Antar ruang

Pengertian antar ruang bisa dilihat dari dua hubungan pengelolaan ruang yaitu pengelolaan berbasis masalah dengan pengelolan berdasar pada interaksi ruang dengan ruang lainnya. Hubungan yang terakhir ini identik dengan interaksi antar ruang yang bisa dijelaskan secara fisik maupun non fisik.

Menurut pengelolaan secara fisikly, ruang pasti bermuatan pembangunan fisik yang berperan penting bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah ruang sebagai tempat berdagang dan selainnya.

Sedangkan pengelolaan secara non fisik bisa dilihat dari aspek psikologi manusia terutama ketika terjadi kesenjangan sosial maupun aktivitas ekonomi yang menurun. Teorinya adalah fenomena ekonomi yang baik akan terpusat pada satu lokasi, jika pelayanan publiknya juga baik.

Karena faktor inilah, masyarakat mulai berpindah ke area ruang yang lebih menguntungkan dari segi ekonomi daripada bertahan di tempat asalnya lalu terjadilah interaksi antar ruang.

Bentuk Interaksi Antar ruang

Bentuk-bentuk interaksi Antar Ruang bisa dijelaskan secara detil yaitu:

1. Mobilitas Penduduk

Bentuk yang pertama adalah mobilitas penduduk. Peristiwa ini bermakna interaksi antar ruang dalam bentuk perpindahan manusia dari ruang satu ke ruang lainnya. Dari definisi bentuk ini muncul istilah transmigrasi, urbanisasi, imigrasi dan yang selainnya.

2. Komunikasi

Komunikasi merupakan interaksi antar ruang dalam bentuk tukar menukar ide, informasi dan gagasan. Yang masuk dalam kategori ini adalah tayangan televisi, koran, internet dan media yang lainnya.

3. Transportasi

Bentuk yang ketiga adalah transportasi. Di dalamnya berisi interaksi antar ruang yang berupa sistem angkutan barang yang berhubungan dengan perdagangan, bisnis dan lain-lain.

Prinsip Interaksi Antar Ruang

Konsep dasar interaksi antar ruang adalah saling menguntungkan. Mencoba menutup celah ruang yang kurang dengan melakukan pertukaran lokasi dengan ruang yang lebih positif.

Karena itulah, interaksi ruang bisa terjadi jika ada prinsip dasar di bawah ini, yaitu:

1. Saling Melengkapi (Complementarity)

Saling melengkapi maksudnya adalah saling memasok kebutuhan ruang yang tidak ada di lokasi lain tetapi berkecupan di lokasi sendiri. Hal ini berhubungan dengan jumlah komoditas yang dihasilkan suatu lokasi (ruang).

Jika ada dua kota yaitu Surabaya dan Bandung lokasinya berjauhan, Surabaya penghasil padi sedangkan Bandung penghasil sayuran.

Maka dengan adanya interaksi antar ruang berbasis saling melengkapi, orang Bandung akan mengirimkan komoditasnya ke Surabaya begitu juga sebaliknya.

2. Kesempatan Antara (Intervening opportunity)

Prinsip dasar yang kedua adalah kesempatan antara. Kesempatan antara, adalah interaksi ruang terjadi karena adanya lokasi yang lebih menjanjikan.

Dari sini, manusia bisa mencari jalur alternatif untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu jejak psikologisnya adalah, manusia selalu memperhitungkan jarak dan biaya untuk membeli sesuatu.

Prinsip ini bisa dilihat dari kecenderungan membeli produk di tempat yang lebih dekat dibandingkan yang jauh selama kualitas produknya sama.

3. Kemudahan Transfer (transferability)

Kemudahan transfer atau perpindahan juga menjadi prinsip terjadinya interaksi antar ruang. Karena interaksi semacam ini, biaya yang dikeluarkan juga diperhitungkan, contohnya adalah biaya angkutan umum. Kalau biaya angkutan murah, manusia akan berpindah maka terjadilah interaksi antar ruang.

Prinsip kemudahan transfer dipengaruhi oleh sarana yang ada. Semakin lengkap angkutan manusia ke suatu wilayah, maka kemungkinan interaksi antar ruang terjadi cukup besar.

Kondisi jalanan juga berpengaruh pada terjadinya interaksi antar ruang. Jika jalanan rusak, suplai barang lebih sulit sehingga harga lebih mahal. Akibatnya orang enggan ke daerah tersebut dan lebih memilih bertahan di lokasi sendiri.

Itulah penjelasan tentang pengertian ruang dan interaksi antar ruang. Sebuah kajian singkat padat tentang manusia dan interaksinya dengan manusia yang lain. Semoga bisa menjadi tambahan ilmu baru untuk anda.

Baca Juga : Karakteristik Planet Yupiter

Gambar Gravatar
Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *