Pengertian Matahari : Fungsi, dan Bagian Matahari

Pengertian Matahari Adalah : Fungsi, dan Bagian Matahari – Kehidupan kita setiap harinya tentu tak terlepas dari keberadaan Matahari.

Pengertian Matahari Adalah : Fungsi, dan Bagian Matahari

Pengertian Matahari Adalah : Fungsi, dan Bagian Matahari

Bahkan pertanda mulainya aktivitas kebanyakan orang pun dari hadirnya matahari.

Baca Juga : Proses Terjadinya Gerhana Matahari

Ya, matahari yang kita ketahui memiliki manfaat utama sebagai sumber energi terutama cahaya.

Sinarnya juga bermanfaat untuk membantu proses fotosintesis tumbuhan. Tapi tentu tak sebatas itu saja, matahari memiliki peran vital lain di alam semesta ini. Lantas, apa sebanarnya Matahari, fungsi, dan bagian-bagian di dalamnya?

Pengertian Matahari

Matahari adalah bintang raksasa sebagai pusat tata surya berbentuk bola yang terbuat dari gas panas dan berpijar.

Memiliki diameter sekitar 1,4 juta km atau 109 kali diameter bumi serta berat 330.000 kali bumi, Matahari memiliki suhu mencapai 6.000 derajat celcius.

Matahari juga merupakan bintang terdekat di bumi, karena itulah, matahari adalah sumber energi terbesar yang dimiliki bumi. Tanpa matahari, kehidupan di bumi juga ajan mati.

Sebagian besar bahan pembentuk matahari adalah gas hidrogen dan helium yang merupakan gas paling ringan di alam semesta.

Matahari dapat mengeluarkan energi dan sinar karena pada bagian intinya terjadi fusi atau reaksi termonuklir.

Reaksi ini terjadi saat dua inti atom bergabung membentuk inti yang lebih besar lalu melepaskan energi. Reaksi inilah yang menyebabkan bintang atau matahari bisa bersinar.

Matahari sendiri dipercaya terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun lalu akibat perubahan gravitasi di dalam sebuah awan molekul besar.

Sebagian besar materi berkumpul di tengah dan sisanya memimipih menjadi cakram beredar yang kita kenal saat ini sebagai Tata Surya. Masa pusat materi tersebut semakin panas dan padat hingga mulai terjadi fusi termonuklir.

Fungsi Matahari

Sebagai pusat tata surya, Matahari memiliki banyak fungsi bagi keberlangsungan tata surya itu sendiri. Beberapa fungsi dari matahari tersebut adalah

  • Sinar Matahari sebagai sumber energi terbesar bagi alam semesta, terutama Bumi, dari mulai untuk penerangan hingga pembangkit listrik
  • Sumber utama bagi tumbuhan dalam melakukan fotosintesis yang penting pula untuk menghasilkan oksigen bagi bumi
  • Mengatur kestabilan Tata Suya karena gaya gravitasi matahari yang menarik planet hingga planet tetap berevolusi mengelilinginya. (Baca Juga : Pengertian Planet)
  • Menjaga temperatur bumi

Selain hal-hal tersebut, matahari juga memiliki manfaat lain bagi manusia dan kehidupan di bumi, sebagian kecilnya adalah

  • Sinar Ultarviolet yang dapat membasmi bibit penyakit
  • Sinar matahari mampu membunuh mikroba
  • Dapat mengobat menyakit insomia dengan menjemur diri di pagi hari
  • Sinar matahari dapat merangsang sintesis endorfin sehingga membantu suasana hati manusia menjadi lebih baik
  • Dapat meringankan penyakit sendi dan arthritis
  • Menghasilkan Vitamin D yang banyak manfaat bagi tubuh
  • Sinar matahari dapat meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat sistem kardiovakuler, tekanan arteri, denyut nadi dan menormalkan jumlah kolestrol dalam tubuh.
  • Sinar matahari bermanfaat dalam mengurangi gula darah karna matahari memberikan kemudahan dalam penyerapan glukosa masuk ke dalam tubuh, matahari dapat menjadi insulin.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Sinar matahari mampu membentuk dan memperbaiki tulang-tulang

Bagian-Bagian Matahari

Matahari jika dilihat seolah hanya sebuah bola api, tapi ternyata matahari terdiri atas beberapa lapisan, yaitu :

  1. Inti Matahari

Seperti namanya, bagian ini berada di bagian pusat terdalam (inti) dari matahari. Bagian ini menjadi sumber utama dari energi matahari dengan pans mencapai 15 juta derajat celcius.

Di dalam inti matahari terdapat proton (atom bermuatan positif), elektron (atom bermuatan negatif), dan neutron (atom bermuatan netral). Neutron inilah yang akan meninggalkan inti ke arah luar matahari.

  1. Zona Radiasi

Merupakan bagian yang melingkupi inti. Zona ini berfungsi sebagai pendistribusi energi dari inti ke segala bagian permukaan matahari melalui foton yang ada di zona ini. Foton adalah radiasi yang dihasilkan dari reaksi antara hidrogen dan helium.

  1. Techoline

Merupakan lapisan pemisah antara zona radiasi dan zona konveksi. Pada zona ini terjadi transisi antara rotasi seragam yang ada di zona radiasi dengan rotasi differensial zona konveksi.

  1. Zona Konvektif

Menjadi tempat arus konveksi yang digunakan untuk membawa energi matahari ke bagian lapisan atmosfer bumi. Arus konveksi ini membawa foton lebih cepat dari transfer radiasi yang terjadi di zona radiasi.

  1. Photosphere

Merupakan pemisah antara zona interior (inti, zona radiasi, dan zona konveksi) dengan atmosfer matahari.

Bagian permukaan inilah yang kita lihat selama ini. Di atas fotosfer, sinar matahari yang tampak bebas berkelana ke angkasa dan energinya terlepas sepenuhnya dari matahari.

  1. Atmosfer

Bagian matahari di atas fotosfer adalah atmosfer. Atmosfer bisa diamati dengan teleskop yang beroperasi di selukur spektrum elektromagnet, mulai dari radio hingga cahaya tampak sampai sinar gamma.

Atmosfer ini terdiri dari lima zona utama yaitu suhu rendah, kromosfer, wilayah transisi, korona, dan heliosfer.

Baca Juga : Proses Terjadinya Badai Matahari

The Author

ilmudasar

Semoga dengan adanya blog ilmudasar.id mempermudah siapapun dalam mendapatkan info yang cepat dan akurat..